TSBTSB

JURNAL PENDIDIKAN BAHASAJURNAL PENDIDIKAN BAHASA

Kepemimpinan di perguruan tinggi tidak hanya menuntut kompetensi manajerial dan akademik, tetapi juga integritas moral yang kuat. Di Bima, NTB, terdapat falsafah kepemimpinan lokal Nggusu Waru yang relevan untuk diinternalisasi oleh dosen di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat implementasi nilai-nilai Nggusu Waru dalam diri dosen di Bima. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 32 responden dosen dari berbagai institusi di Bima. Instrumen mengukur 8 dimensi Nggusu Waru yaitu Dou Ma Dei Ro Paja Ilmu, Dou Ma Dahu Di Ruma, Dou Ma Taho Ruku Ro Rawi, Dou Ma Taho Londo Ro Mai, Dou Ma Dodo Tando Tambari Kontu, Dou Ma Mbeca Wombo, Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi, dan Dou Ma Disa Kai Ma Poda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai Nggusu Waru dalam diri dosen berada pada kategori Sangat Tinggi (ST) dengan rata-rata 4,47. Dimensi skor tertinggi adalah Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi dengan 4,69, sedangkan dimensi terendah adalah Dou Ma Dei Ro Paja Ilmu dengan 4,17 yang berada pada kategori Tinggi (T). Temuan ini mengindikasikan bahwa profil dosen di Bima memiliki basis integritas dan etika yang sangat kokoh, namun memerlukan penguatan strategis dalam produktivitas publikasi ilmiah sebagai manifestasi nilai keilmuan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dosen di Bima, Nusa Tenggara Barat, telah menginternalisasi nilai-nilai kepemimpinan Nggusu Waru pada tingkat yang Sangat Tinggi (ST) dengan skor rata-rata keseluruhan 4,47.Penelitian menemukan bahwa aspek integritas (Dou Ma Sabua Nggahi Labo Rawi) adalah aspek yang paling kuat dengan skor tertinggi yaitu rata-rata 4,69, diikuti oleh dimensi reputasi (4,66) dan perilaku/etika (4,63).Skor terendah ada pada aspek produktivitas keilmuan (Dou Ma Dei Ro Paja Ilmu) dengan skor rata-rata 4,17 yang berada pada kategori Tinggi (T).Tujuh dimensi berada pada kategori Sangat Tinggi (ST) dan hanya terdapat satu dimensi ada pada kategori Tinggi yang menunjukkan internalisasi nilai yang komprehensif.Walau demikian, terdapat celah (gap) pada aspek produktivitas keilmuan (Dou Ma Dei Ro Paja Ilmu) dengan skor 4,17 yang berada pada kategori Tinggi (T), di mana aktivitas riset, publikasi, dan partisipasi dalam forum ilmiah masih menjadi aspek yang paling tertinggal dibandingkan aspek moral dan etika lainnya.Item partisipasi dalam forum ilmiah mendapat skor terendah (3,84), mengindikasikan perlunya intervensi strategis untuk meningkatkan produktivitas ilmiah dosen.Temuan ini mengkonfirmasi bahwa filosofi kearifan lokal Nggusu Waru yang mencakup nilai keilmuan, ketakwaan, perilaku baik, reputasi, visi, kedermawanan, integritas, dan keberanian tetap relevan dan dapat menjadi fondasi kepemimpinan akademik di era modern.Kesenjangan antara kesalehan spiritual dan produktivitas ilmiah perlu menjadi perhatian dalam pengembangan kebijakan SDM di perguruan tinggi di Bima, Nusa Tenggara Barat, sehingga perlu dilakukan langkah dan strategi untuk mengikis kesenjangan tersebut.Pimpinan perguruan tinggi perlu mendorong para dosen untuk lebih aktif terlibat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi terutama pada aspek penelitian dan publikasi ilmiah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana mengintegrasikan nilai Nggusu Waru dalam kurikulum pendidikan karakter di perguruan tinggi, terutama dalam aspek pengembangan karakter mahasiswa. Kedua, bagaimana meningkatkan produktivitas ilmiah dosen melalui intervensi strategis, seperti pelatihan penulisan ilmiah, pendanaan riset, dan dukungan institusional. Ketiga, bagaimana mengukur dampak implementasi nilai Nggusu Waru terhadap kinerja dosen dan mahasiswa, serta bagaimana mengintegrasikan nilai-nilai ini dalam sistem penilaian kinerja dosen dan mahasiswa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis budaya di perguruan tinggi wilayah Nusa Tenggara Barat.

  1. Urgensi Filsafat Ilmu dalam Meneguhkan Integritas dan Etika Profesi Dosen | JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/7099Urgensi Filsafat Ilmu dalam Meneguhkan Integritas dan Etika Profesi Dosen JIIP Jurnal Ilmiah Ilmu jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 7099
  2. Strengthening of Student Character Education Through Local Values of Nggusu Waru in Social Studies Learning... doi.org/10.71094/josse.v1i1.87Strengthening of Student Character Education Through Local Values of Nggusu Waru in Social Studies Learning doi 10 71094 josse v1i1 87
  3. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH DASAR-DASAR DESAIN BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN... doi.org/10.21831/imaji.v11i2.3838PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH DASAR DASAR DESAIN BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN doi 10 21831 imaji v11i2 3838
  4. Integrasi Nilai Kearifan Lokal Nggusu Waru dalam Kepemimpinan Akademik: Studi Analisis Deskriptif pada... doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3877Integrasi Nilai Kearifan Lokal Nggusu Waru dalam Kepemimpinan Akademik Studi Analisis Deskriptif pada doi 10 37630 jpb v15i4 3877
Read online
File size344.14 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test