IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA
Journal of Education and ResearchJournal of Education and ResearchPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya melalui penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya yang berjumlah 12 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi pengelolaan pembelajaran oleh guru dan aktivitas siswa, tes kemampuan pemahaman matematis pada materi logika, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Pada siklus 1, 58,3% siswa mencapai nilai ≥ 75, sedangkan pada siklus 2 persentase meningkat menjadi 83,33%. Hasil observasi menunjukkan pengelolaan pembelajaran yang dilakukan guru didominasi kategori sangat baik, aktivitas siswa semakin aktif, serta respon siswa terhadap pembelajaran NHT sangat positif. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya pada materi logika.
Penerapan model pembelajaran NHT terbukti dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa, sebagaimana ditunjukkan oleh peningkatan persentase siswa yang mencapai nilai ≥ 75 dari siklus 1 (58,3%) ke siklus 2 (83,33%).Observasi pembelajaran menunjukkan pengelolaan pembelajaran guru dalam kategori sangat baik, dan aktivitas siswa meningkat selama proses pembelajaran.Respon siswa terhadap model NHT juga sangat positif, dengan seluruh pernyataan pada angket memperoleh kategori sangat kuat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas model NHT pada materi matematika yang berbeda, seperti aljabar atau geometri, untuk melihat apakah peningkatan pemahaman matematis juga terjadi pada topik-topik tersebut. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan lebih banyak siswa dari berbagai latar belakang dan tingkat kemampuan untuk menguji generalisasi hasil penelitian ini. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model NHT dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Think-Pair-Share, untuk menentukan model mana yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman matematis siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan model pembelajaran matematika yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan matematika secara keseluruhan. Dengan demikian, siswa dapat lebih mudah memahami konsep-konsep matematika dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
| File size | 331.53 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif untuk membandingkanTeknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Analisis data menggunakan analisis deskriptif komparatif untuk membandingkan
JBASICJBASIC Penelitian ini menegaskan kebaruan berupa pemetaan hubungan antara kesulitan representasional, prosedural, konseptual, dan afektif, sehingga menunjukkanPenelitian ini menegaskan kebaruan berupa pemetaan hubungan antara kesulitan representasional, prosedural, konseptual, dan afektif, sehingga menunjukkan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada pengembangan model pembelajaran PAI berbasis TIK yang lebih sistematis, evaluasi efektivitas media digital,Penelitian selanjutnya dapat diarahkan pada pengembangan model pembelajaran PAI berbasis TIK yang lebih sistematis, evaluasi efektivitas media digital,
UNDHARIUNDHARI Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa model NHT sangat efektif dalam mendorong motivasi siswa, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki pemahamanOleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa model NHT sangat efektif dalam mendorong motivasi siswa, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki pemahaman
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Respon siswa terhadap penggunaan media interaktif sangat positif, ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar, partisipasi dalam diskusi kelas, dan semangatRespon siswa terhadap penggunaan media interaktif sangat positif, ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar, partisipasi dalam diskusi kelas, dan semangat
UNIMEDUNIMED Dari data diagram diketahui bahwa rata-rata tingkat motivasi belajar termasuk dalam kriteria baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa kelas X-10 diDari data diagram diketahui bahwa rata-rata tingkat motivasi belajar termasuk dalam kriteria baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa kelas X-10 di
UNISUNIS Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sebelas SMAN 12 Kabupaten Tangerang. Sampel diambil menggunakan total sampling. Jumlah sampel adalah 35 siswa.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas sebelas SMAN 12 Kabupaten Tangerang. Sampel diambil menggunakan total sampling. Jumlah sampel adalah 35 siswa.
STKYAKOBUSSTKYAKOBUS Aspek masukan meliputi kompetensi dasar pendidikan agama katolik, aspek-aspek kompetensi pendidikan agama katolik, satuan acara sarana pembelajaran, materiAspek masukan meliputi kompetensi dasar pendidikan agama katolik, aspek-aspek kompetensi pendidikan agama katolik, satuan acara sarana pembelajaran, materi
Useful /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan pembelajaran diTeknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan pembelajaran di
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Pelaksanaan kegiatan keagamaan siswa sangat penting dilaksanakan oleh seluruh sekolah, karena dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan siswa menjadiPelaksanaan kegiatan keagamaan siswa sangat penting dilaksanakan oleh seluruh sekolah, karena dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan siswa menjadi
UNHJAMBIUNHJAMBI Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Hasil: Hasil penelitian didapatkan kondisi status gizi lansia berdasarkan MNA-SF sebanyak 46 lansia (75,4%) lansia status gizi normal, 14 lansia (23%)Hasil: Hasil penelitian didapatkan kondisi status gizi lansia berdasarkan MNA-SF sebanyak 46 lansia (75,4%) lansia status gizi normal, 14 lansia (23%)