UNIBAUNIBA
KompetensiKompetensiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar persentase dan mendeskripsikan penyebab dari kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi perbandingan senilai dan berbalik nilai berdasarkan prosedur Newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 14 Balikpapan. Teknik analisis data menggunakan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta menggunakan tabel bantuan untuk mengetahui besar persentase kesalahan siswa. Siswa diberikan tes dalam bentuk soal cerita materi perbandingan senilai dan berbalik nilai serta dilakukan wawancara. Hasil pekerjaan subyek dianalisis berdasarkan prosedur Newman. Dalam penelitian ini diperoleh hampir seluruh kesalahan dilakukan oleh siswa meliputi kesalahan memahami sebesar 43,2% yang disebabkan karena kurang memahami dengan apa yang diminta dalam soal, kesalahan transformasi sebesar 75,7% yang disebabkan karena kurang memahami rumus yang harus digunakan, kesalahan keterampilan proses sebesar 78,6% yang terjadi karena kurang teliti dalam melakukan proses perhitungan, dan kesalahan penulisan jawaban sebesar 49,3% yang disebabkan karena terburu buru dalam proses mengerjakan dan tidak terbiasa menuliskan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.1) Besar persentase jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan prosedur Newman meliputi.(a) Kesalahan Memahami, kesalahan ini merupakan kesalahan yang paling rendah terjadi yaitu sebesar 43,2%, (b) Kesalahan Transformasi, kesalahan ini merupakan kesalahan tertinggi kedua yang terjadi yaitu sebesar 75,7%, (c) Kesalahan Keterampilan Proses, kesalahan ini merupakan kesalahan yang paling tinggi terjadi yaitu sebesar 78,6%, (d) Kesalahan Penulisan Jawaban, kesalahan ini terjadi sebesar 49,3%.2) Penyebab terjadinya kesalahan berdasarkan prosedur Newman.Penyebab Kesalahan Memahami antara lain merasa tidak perlu menuliskan kembali karena sudah ada pada soal, kurang teliti dalam memahami apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal, serta terburu-buru dalam mengerjakan soal.(b) Penyebab Kesalahan Transformasi antara lain tidak memahami materi, kurang teliti dalam mengerjakan, lupa dengan rumus yang harus digunakan.(c) Penyebab Kesalahan Keterampilan Proses antara lain belum menentukan langkah-langkah penyelesaian, tidak teliti dan terburu-buru saat melakukan proses perhitungan.(d) Penyebab Kesalahan Penulisan Jawaban antara lain tidak terbiasa dan lupa untuk menuliskan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis kesalahan siswa dalam memahami konsep perbandingan senilai dan berbalik nilai, serta mengembangkan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi ini. 2. Meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi kesalahan transformasi siswa, seperti kurangnya latihan soal cerita dan kesulitan dalam menentukan operasi matematika yang tepat. 3. Mengembangkan metode pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan proses siswa dalam menyelesaikan soal cerita, dengan menekankan pada langkah-langkah penyelesaian yang tepat dan memperhatikan pengetahuan dasar siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi kesalahan yang sering terjadi dalam proses perhitungan.
| File size | 54.42 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Bentuk umum dari perilaku buruk siswa adalah menyebabkan lingkungan kelas menjadi kacau atau tidak teratur dengan menggunakan kata-kata kotor untuk memanipulasiBentuk umum dari perilaku buruk siswa adalah menyebabkan lingkungan kelas menjadi kacau atau tidak teratur dengan menggunakan kata-kata kotor untuk memanipulasi
UIJUIJ Secara spesifik, peningkatan motivasi belajar siswa meningkat dari 60% menjadi 90%, keterlibatan siswa meningkat dari 70% menjadi 95%, dan pemahaman materiSecara spesifik, peningkatan motivasi belajar siswa meningkat dari 60% menjadi 90%, keterlibatan siswa meningkat dari 70% menjadi 95%, dan pemahaman materi
UIJUIJ Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca bukuPenelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca buku
HARPRESSIDHARPRESSID Hasil ini menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam pemahaman bacaan siswa melalui penggunaan buku bacaan digital. Oleh karena itu, media ini dapat dianggapHasil ini menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam pemahaman bacaan siswa melalui penggunaan buku bacaan digital. Oleh karena itu, media ini dapat dianggap
TSBTSB Model pembelajaran multiliterasi berbasis genre terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif murid, kualitas tulisan, minat, dan rasa percayaModel pembelajaran multiliterasi berbasis genre terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif murid, kualitas tulisan, minat, dan rasa percaya
UNIKAMAUNIKAMA Lebih lanjut, pengujian simultan menegaskan bahwa kombinasi motivasi serta kondisi lingkungan kerja memberikan pengaruh nyata terhadap kinerja karyawanLebih lanjut, pengujian simultan menegaskan bahwa kombinasi motivasi serta kondisi lingkungan kerja memberikan pengaruh nyata terhadap kinerja karyawan
IAINGAWIIAINGAWI Subjek penelitian terdiri dari 11 siswa kelas V MI Miftahus Saadah Ngawi. Data dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli desain, praktisi pendidikan,Subjek penelitian terdiri dari 11 siswa kelas V MI Miftahus Saadah Ngawi. Data dikumpulkan melalui validasi ahli materi, ahli desain, praktisi pendidikan,
IAINGAWIIAINGAWI Peningkatan ini mencerminkan efektivitas CTL dalam mengembangkan soft skills dan kecerdasan interpersonal.metode ini dapat dianggap sebagai strategi pembelajaranPeningkatan ini mencerminkan efektivitas CTL dalam mengembangkan soft skills dan kecerdasan interpersonal.metode ini dapat dianggap sebagai strategi pembelajaran
Useful /
HARPRESSIDHARPRESSID kehadiran kognitif dibangun melalui pemahaman aktif, kehadiran sosial melalui interaksi antar teman, dan kehadiran pengajaran melalui bimbingan dan umpankehadiran kognitif dibangun melalui pemahaman aktif, kehadiran sosial melalui interaksi antar teman, dan kehadiran pengajaran melalui bimbingan dan umpan
HARPRESSIDHARPRESSID Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang membuat siswa merasa aman secara psikologis untuk berbicara bahasa Inggris di kelas EFL. PenelitianPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi faktor-faktor yang membuat siswa merasa aman secara psikologis untuk berbicara bahasa Inggris di kelas EFL. Penelitian
TSBTSB Tujuh dimensi berada pada kategori Sangat Tinggi (ST) dan hanya terdapat satu dimensi ada pada kategori Tinggi yang menunjukkan internalisasi nilai yangTujuh dimensi berada pada kategori Sangat Tinggi (ST) dan hanya terdapat satu dimensi ada pada kategori Tinggi yang menunjukkan internalisasi nilai yang
IJBE RESEARCHIJBE RESEARCH Furthermore, findings show that participation in entrepreneurship training and literacy programs significantly increases students confidence in their entrepreneurialFurthermore, findings show that participation in entrepreneurship training and literacy programs significantly increases students confidence in their entrepreneurial