UNPABUNPAB

Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik (JEpa)Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik (JEpa)

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh desentralisasi fiskal di Kota Pematangsiantar selama periode 2006-2020. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan model analisis linier sederhana dengan variabel pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat dan derajat desentralisasi fiskal sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih rendah, yaitu 8%. Derajat desentralisasi fiskal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan peramalan (trend) pertumbuhan ekonomi di Pematangsiantar untuk periode 2021-2025 menunjukkan penurunan setiap tahun.

Kesimpulan penelitian ini adalah derajat desentralisasi fiskal di Pematangsiantar masih sangat rendah, yaitu hanya 8% dan tergolong sangat kurang.Derajat desentralisasi fiskal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi.Koefisien determinasi menunjukkan bahwa proporsi pengaruh variabel derajat desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 59,34%.Perkiraan pertumbuhan ekonomi di Pematangsiantar untuk 5 tahun ke depan menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun.

Untuk meningkatkan derajat desentralisasi fiskal, pemerintah Pematangsiantar dapat melakukan upaya intensif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah, terutama dari pajak dan retribusi. Pemerintah juga perlu menetapkan kebijakan pembangunan dengan prioritas produk unggulan dan sektor unggulan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, pemerintah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan melengkapi sarana dan prasarana, mendukung jalannya kurikulum, menambah tenaga didik berpengalaman, dan melakukan berbagai kegiatan pendidikan lainnya.

Read online
File size1.43 MB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test