UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Komunikasi dengan strategi kesantunan berbahasa sangat mempengaruhi kenyamanan dalam tuturan antara penutur dan mitra tutur. Penelitian ini berfokus pada realisasi dengan tujuan untuk mendefinisikan dan mendeskripsikan strategi kesantunan muka positif dan negatif para calon dan wakil presiden dalam acara debat 2019, yang nantinya akan menjadi acuan dalam masyarakat tentang pentingnya kesantunan berbahasa di kalangan generasi muda. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian linguistik sinkronis. Adapun data yang didapat dari penelitian ini berupa tuturan yang mengandung strategi kesantunan muka positif dan negatif antara para calon dan wakil presiden yang diakses melalui situs media Youtube. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah peneliti dengan bantuan alat tulis, kartu data dan transkip percakapan. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Padang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya data dominan pada strategi kesantunan muka positif dengan jenis menggunakan penanda solidaritas dan pada muka negatif jenis memberikan penghormatan, hal ini dikarenakan kata ganti persona sebagai wujud kekerabatan dan penghormatan sebagai wujud menghargai akan sering ditemui dalam acara formal seperti debat, sedangkan jenis pada muka positif yaitu mengintensifkan ketertarikan, menunjukkan pengertian dan perhatian, memberikan penawaran atau janji dan memberikan alasan, serta pada muka negatif jenis tuturan yang berpotensi mengancam muka sebagai aturan umum dan nominalisasi merupakan jenis yang tidak memiliki data karena tidak relevan terhadap konteks di dalam debat.

Pada acara debat calon dan wakil presiden 2019 terdapat banyak strategi kesantunan berbahasa yang digunakan, dimana dominan strategi kesantunan muka positif berupa penanda solidaritas (46,7 %) dan strategi kesantunan muka negatif berupa penghormatan (26,9 %).Strategi lainnya seperti ungkapan tidak langsung, bertanya, bersikap pesimis, meminimalkan beban, memberikan penghormatan, meminta maaf, impersonal bagi penutur dan mitra tutur, serta bersifat lugas tapi tidak diarahkan kepada mitra tutur juga teridentifikasi meskipun kurang dominan.Kesimpulannya penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi kesantunan berbahasa yang beragam berperan penting dalam menjaga muka positif dan negatif para debitur di acara debat formal.

1. Meneliti pengaruh penggunaan strategi kesantunan berbahasa pada persepsi kepercayaan publik terhadap calon presiden dan wakil presiden selama debat, sehingga dapat diidentifikasi hubungan antara jenis strategi dan tingkat kepercayaan pemilih. 2. Memperluas studi ke debat calon legislatif dan gubernur guna mengetahui apakah pola strategi kesantunan berbahasa berbeda pada arena politik selain tingkat kepresidenan dan bagaimana hal tersebut memengaruhi dinamika ruangan publik. 3. Mengembangkan latihan praktikum berbasis simulasi debat yang memfokuskan pada penerapan strategi kesantunan muka positif dan negatif agar mahasiswa dan calon pemimpin dapat melatih keterampilan komunikasi bermakna secara terstruktur, sehingga memperkuat kompetensi bahasa dalam konteks politik di Indonesia.

Read online
File size187.91 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test