STKIP MELAWISTKIP MELAWI

Bestari: Jurnal Pendidikan dan KebudayaanBestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengeksplorasi fungsi kurikulum sebagai acuan dalam proses belajar di lembaga pendidikan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan tipe penelitian berupa kajian pustaka. Data diambil melalui analisis terhadap sepuluh referensi yang terdiri dari tujuh jurnal ilmiah dan tiga buku yang berkaitan dengan studi kurikulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sementara analisis data dilakukan dengan metode analisis isi yang mencakup langkah-langkah pengurangan data, penyajian data, dan penyimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kurikulum berperan sebagai acuan utama yang mengarahkan tujuan pendidikan, pemilihan materi, metode pengajaran, dan penilaian hasil belajar dalam sistem pendidikan yang terpadu. Namun, dalam penerapannya masih ada berbagai tantangan, seperti keterbatasan kemampuan guru, minimnya fasilitas dan sarana, serta ketidakcocokan kurikulum dengan kebutuhan peserta didik. Oleh karena itu, keberhasilan pelaksanaan kurikulum sangat tergantung pada kesiapan para pendidik, adanya dukungan fasilitas yang memadai, serta evaluasi yang menerus.

Kurikulum berfungsi vital sebagai panduan inti dalam proses pengajaran dengan menutupi tujuan didaktis, konten, metodologi, dan sistem penilaian yang terintegrasi.Walaupun demikian, pelaksanaannya masih dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan kompetensi guru, minimnya fasilitas, dan ketidakcocokan dengan kebutuhan siswa.Keberhasilan penerapan kurikulum memerlukan kolaborasi lintas pihak dan evaluasi berkelanjutan guna menyesuaikan dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Untuk memperkuat penerapan kurikulum, studi harus meneliti bagaimana teknologi pendidikan dapat dikombinasikan dengan modul pelatihan guru secara berkelanjutan, mengukur dampak integrasi tersebut pada kualitas pembelajaran dan kinerja siswa. Penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi model kolaborasi antara sekolah, kementerian, dan masyarakat dalam penyediaan fasilitas pendidikan, sehingga dapat diidentifikasi strategi yang relevan untuk mengurangi ketidakcocokan kurikulum dengan kebutuhan peserta didik secara konteksual. Selain itu, perlu dilakukan riset longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang dari evaluasi berkelanjutan kurikulum, termasuk perubahan pola kompetensi guru, peningkatan infrastruktur, dan adaptasi kurikulum terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

  1. Identifikasi Tantangan dan Strategi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tingkat Sekolah Dasar |... doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.877Identifikasi Tantangan dan Strategi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka pada Tingkat Sekolah Dasar doi 10 51169 ideguru v9i2 877
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.71382/aa.v1i02.142One moment please one moment please wait request verified doi 10 71382 aa v1i02 142
  3. Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Bina Taruna Kabupaten Bandung | Miladiah | Jurnal Ilmiah... ejournal.mandalanursa.org/index.php/JIME/article/view/4589Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka di SMP Bina Taruna Kabupaten Bandung Miladiah Jurnal Ilmiah ejournal mandalanursa index php JIME article view 4589
Read online
File size1.02 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test