UNTADUNTAD
Preventif : Jurnal Kesehatan MasyarakatPreventif : Jurnal Kesehatan MasyarakatPenggunaan rokok elektrik semakin umum di kalangan dewasa muda, menimbulkan kekhawatiran mengenai potensi hubungannya dengan hasil kesehatan pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara pola penggunaan rokok elektrik dan kejadian gejala bronkitis berulang di kalangan dewasa muda. Studi analitik kuantitatif dengan desain potong lintang dilakukan melibatkan 150 responden berusia 18–25 tahun yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur frekuensi penggunaan rokok elektrik dan insiden gejala bronkitis berulang. Uji Chi-square dan korelasi Spearman diterapkan untuk menilai hubungan antara pola penggunaan vape dan keluhan pernapasan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan rokok elektrik yang sering (≥4 kali per minggu) dan gejala bronkitis berulang, dengan estimasi OR (95% CI) = 4.0 (1.9–8.3), didukung oleh korelasi Spearman positif yang kuat. Pengguna sering lebih mungkin melaporkan gejala bronkitis berulang dibandingkan dengan pengguna sesekali atau bukan pengguna. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan rokok elektrik yang sering dikaitkan dengan kemungkinan gejala bronkitis berulang yang lebih tinggi. Kesimpulannya, penelitian ini menyoroti hubungan yang signifikan antara pola penggunaan vape dan keluhan pernapasan, menggarisbawahi perlunya peningkatan perhatian kesehatan masyarakat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan rokok elektrik yang sering di kalangan dewasa muda memiliki hubungan signifikan dengan kejadian gejala bronkitis berulang, yang kemungkinan disebabkan oleh iritasi dan peradangan saluran napas akibat paparan aerosol.Meskipun desain potong lintang membatasi inferensi kausalitas dan generalisasi, temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan vape berisiko terhadap kesehatan pernapasan.Oleh karena itu, diperlukan inisiatif promosi kesehatan yang kuat dan kebijakan regulasi yang lebih ketat untuk melindungi kelompok rentan ini dari potensi bahaya rokok elektrik.
Mengingat keterbatasan desain penelitian saat ini yang bersifat potong lintang dan tidak dapat menunjukkan hubungan sebab-akibat, studi di masa depan sangat disarankan untuk mengadopsi pendekatan longitudinal. Penelitian semacam ini dapat secara proaktif memantau sekelompok dewasa muda pengguna rokok elektrik selama periode waktu yang lebih lama, misalnya beberapa tahun, untuk mengamati perkembangan gejala bronkitis berulang dan perubahan fungsi paru-paru secara objektif. Pertanyaan kunci yang bisa dijawab adalah bagaimana frekuensi dan pola penggunaan rokok elektrik, termasuk jenis perangkat dan konsentrasi nikotin, berkorelasi dengan munculnya dan memburuknya kondisi pernapasan dari waktu ke waktu.. . Selain itu, karena penelitian ini menunjukkan hubungan yang kuat antara penggunaan rokok elektrik dan iritasi saluran napas, ada kebutuhan untuk menyelidiki lebih dalam mekanisme biologis di tingkat seluler dan molekuler. Studi eksperimental atau klinis dapat dirancang untuk mengidentifikasi biomarker peradangan spesifik atau kerusakan jaringan paru yang diakibatkan oleh paparan berulang terhadap berbagai komponen aerosol rokok elektrik, seperti zat perasa tertentu (misalnya diacetyl atau cinnamaldehyde) yang disebut berbahaya dalam diskusi. Ini akan memberikan bukti kuat tentang jalur patologis dan membantu dalam pengembangan intervensi yang lebih bertarget.. . Terakhir, untuk mendapatkan gambaran risiko yang lebih komprehensif, penelitian lanjutan perlu mempertimbangkan dan secara ketat mengendalikan faktor-faktor pengganggu (confounders) yang potensial. Misalnya, meneliti bagaimana paparan polusi udara di perkotaan, riwayat alergi, atau faktor gaya hidup lainnya berinteraksi dengan penggunaan rokok elektrik dalam memicu bronkitis. Dengan demikian, kita bisa memahami secara lebih jelas kontribusi spesifik rokok elektrik terhadap kesehatan pernapasan, terlepas dari variabel lain yang mungkin memengaruhi, sehingga rekomendasi kebijakan dan pencegahan menjadi lebih tepat sasaran bagi masyarakat umum.
| File size | 323.91 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Dalam pelaksanaannya, tim layanan mengadakan kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, konseling, dan pelatihan keterampilan hidup sehat bagi masyarakat.Dalam pelaksanaannya, tim layanan mengadakan kegiatan edukasi, pemeriksaan kesehatan, konseling, dan pelatihan keterampilan hidup sehat bagi masyarakat.
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Hasil: Pelaksanaan integrasi UKBM berjalan dengan baik dengan melibatkan elemen masyarakat (tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan kader).Hasil: Pelaksanaan integrasi UKBM berjalan dengan baik dengan melibatkan elemen masyarakat (tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan kader).
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Perkembangan kasus DBD yang cendrung meningkat dari tahun ke tahun, diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian terhadap vektor untuk menurunkan populasiPerkembangan kasus DBD yang cendrung meningkat dari tahun ke tahun, diperlukan upaya pencegahan dan pengendalian terhadap vektor untuk menurunkan populasi
UNBITAGOUNBITAGO Perilaku merokok pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius melalui strategi promosi kesehatan yang efektifPerilaku merokok pada mahasiswa merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan serius melalui strategi promosi kesehatan yang efektif
UNBITAGOUNBITAGO Penelitian ini menegaskan perlunya governance komunikasi kesehatan digital yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan publik.Penelitian ini menegaskan perlunya governance komunikasi kesehatan digital yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan publik.
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Gedungan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep pada Bulan April 2025. Materi disampaikan menggunakanKegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Balai Desa Gedungan Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep pada Bulan April 2025. Materi disampaikan menggunakan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Ada sekitar 50 warga masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan diketahui terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah sosialisasiAda sekitar 50 warga masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan diketahui terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah sosialisasi
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Kedua jenis peraturan tersebut sangat berguna dalam hal mengantisipasi kedaruratan kesehatan yang pada akhirnya menjurus pada kekarantinaan kesehatan masyarakatKedua jenis peraturan tersebut sangat berguna dalam hal mengantisipasi kedaruratan kesehatan yang pada akhirnya menjurus pada kekarantinaan kesehatan masyarakat
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Tegangan ijin pada material ASTM A36 sebesar 160 N/mm2. Defleksi pada perhitungan manual ditemukan sebesar 0. 120 mm, sedangkan menggunakan simulasi adalahTegangan ijin pada material ASTM A36 sebesar 160 N/mm2. Defleksi pada perhitungan manual ditemukan sebesar 0. 120 mm, sedangkan menggunakan simulasi adalah
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Berdasarkan hasil pengumpulan data didapatkan bahwasanya tingkat pengetahuan baik tentang implementasi terapi komplementer menggunakan kompres hangat untukBerdasarkan hasil pengumpulan data didapatkan bahwasanya tingkat pengetahuan baik tentang implementasi terapi komplementer menggunakan kompres hangat untuk
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil ini secara tidak langsung menunjukkan bahwasanya terjadi perubahan pengetahuan tentang korelasi antara IMT (Indeks Massa Tubuh) dengan peningkatanHasil ini secara tidak langsung menunjukkan bahwasanya terjadi perubahan pengetahuan tentang korelasi antara IMT (Indeks Massa Tubuh) dengan peningkatan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil penyuluhan penggunaan Aplikasi Mobile JKN berupa poster sederhana diberikan kepada peserta pengabdian masyarakat. Poster berisi tentang cara pendaftaranHasil penyuluhan penggunaan Aplikasi Mobile JKN berupa poster sederhana diberikan kepada peserta pengabdian masyarakat. Poster berisi tentang cara pendaftaran