UKSWUKSW
Satya WidyaSatya WidyaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran diferensiasi dalam materi pengamalan nilai-nilai Pancasila pada siswa Sekolah Dasar, dengan fokus pada masalah kurangnya keterlibatan aktif dan variasi pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa dalam pembelajaran PPKn. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran, wawancara guru, dan dokumentasi hasil belajar siswa di tiga SD yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru konsisten menerapkan pembelajaran diferensiasi dengan menyesuaikan materi, proses, produk, dan lingkungan belajar sesuai kebutuhan peserta didik. Pembelajaran ini berhasil meningkatkan keterlibatan aktif siswa, motivasi belajar, serta pengembangan karakter yang sesuai nilai-nilai Pancasila. Pembelajaran diferensiasi memiliki karakteristik yang selaras dengan teori-teori yang mendukung pembelajaran seperti teori kognitif dari Piaget, teori ZPD dari Vygotsky, teori perkembangan moral dari Kohlberg, dan teori konstruktivisme dari Bruner yang menunjukkan bahwa pembelajaran diferensiasi dapat diterapkan dalam pengembangan kognitif, afektif, psikomotorik, dan karakter yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila melalui pembelajaran PPKn.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan guru mampu menyesuaikan materi, proses, produk, dan lingkungan belajar dengan karakteristik dan kebutuhan belajar peserta didik secara efektif.Melalui pendekatan ini, guru berhasil memberikan pengalaman belajar yang relevan dan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan belajar masing-masing peserta didik.Pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam berbagai aktivitas belajar, serta berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan motivasi belajar.Selain itu, pembelajaran diferensiasi mendukung pengembangan aspek karakter yang mencerminkan sila-sila Pancasila dalam perilaku sebagai upaya mewujudkan warga negara yang berkarakter sejak dini.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas pembelajaran diferensiasi terhadap pemahaman konsep Pancasila pada siswa dengan karakteristik belajar yang berbeda, seperti siswa berkebutuhan khusus atau siswa dengan tingkat kemampuan akademik yang beragam. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pendekatan pembelajaran diferensiasi benar-benar mampu mengakomodasi kebutuhan belajar semua siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran diferensiasi yang lebih terstruktur dan sistematis, dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti ketersediaan sumber daya, pelatihan guru, dan dukungan dari pihak sekolah. Model pembelajaran yang terstruktur akan memudahkan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran diferensiasi secara efektif dan efisien. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung pembelajaran diferensiasi di rumah, dengan melibatkan orang tua dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan belajar, serta memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa. Keterlibatan orang tua akan memperkuat proses pembelajaran dan membantu siswa mencapai hasil belajar yang optimal.
- Sage Reference - Encyclopedia of Educational Theory and Philosophy. sage reference encyclopedia educational... doi.org/10.4135/9781483346229Sage Reference Encyclopedia of Educational Theory and Philosophy sage reference encyclopedia educational doi 10 4135 9781483346229
- Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan:... doi.org/10.24114/jk.v21i1.52850Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan doi 10 24114 jk v21i1 52850
- Analisis Kesulitan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Materi Bagian Tubuh Tumbuhan di Sekolah Dasar |... ejournal.indo-intellectual.id/index.php/imeij/article/view/302Analisis Kesulitan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Materi Bagian Tubuh Tumbuhan di Sekolah Dasar ejournal indo intellectual index php imeij article view 302
- 0. system maintenance cv rayyan dwi bharata publishing journal services currently undergoing scheduled... doi.org/10.57235/jetish.v4i1.50750 system maintenance cv rayyan dwi bharata publishing journal services currently undergoing scheduled doi 10 57235 jetish v4i1 5075
| File size | 205.58 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UKSWUKSW Rerata penilaian kelayakan media mencapai angka 97,75%, terutama pada aspek tampilan visual, kejernihan audio, dan relevansi materi. Hasil ini menandakanRerata penilaian kelayakan media mencapai angka 97,75%, terutama pada aspek tampilan visual, kejernihan audio, dan relevansi materi. Hasil ini menandakan
UKSWUKSW Penilaian pre-test dan post-test mengarah pada pemahaman dasar mengenai ekosistem yang meliputi: 1) peserta didik mampu mengetahui pemahaman dasar mengenaiPenilaian pre-test dan post-test mengarah pada pemahaman dasar mengenai ekosistem yang meliputi: 1) peserta didik mampu mengetahui pemahaman dasar mengenai
UNTADUNTAD Hasil menunjukkan bahwa ventilasi kamar tidur, kelembapan kamar tidur, tinggi plafon kamar tidur, serta pencahayaan kamar tidur dan ruang keluarga memilikiHasil menunjukkan bahwa ventilasi kamar tidur, kelembapan kamar tidur, tinggi plafon kamar tidur, serta pencahayaan kamar tidur dan ruang keluarga memiliki
UNTADUNTAD Penelitian ini dilakukan secara cross‑sectional pada 297 lansia di Yogyakarta Kota menggunakan data purposive sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa 57,9 %Penelitian ini dilakukan secara cross‑sectional pada 297 lansia di Yogyakarta Kota menggunakan data purposive sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa 57,9 %
UNTADUNTAD Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini berfokus pada Desa Bulo, yang memiliki karakteristik geografis, sosial, dan budaya yang unik dan mencerminkanBerbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini berfokus pada Desa Bulo, yang memiliki karakteristik geografis, sosial, dan budaya yang unik dan mencerminkan
UNTADUNTAD Disarankan agar sekolah meningkatkan program pendidikan gizi yang melibatkan aktif guru dan orang tua, seperti melalui konseling rutin dan kebiasaan membawaDisarankan agar sekolah meningkatkan program pendidikan gizi yang melibatkan aktif guru dan orang tua, seperti melalui konseling rutin dan kebiasaan membawa
UNTADUNTAD Evaluasi sistem pengawasan campak di Dinas Kesehatan Kota Palu menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, terdapat beberapa kendala dalam aspek input,Evaluasi sistem pengawasan campak di Dinas Kesehatan Kota Palu menunjukkan beberapa temuan penting. Pertama, terdapat beberapa kendala dalam aspek input,
169169 Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan keterampilan bernyanyi yang adaptif dan terstruktur memiliki dampak positif yang signifikan terhadapPenelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan keterampilan bernyanyi yang adaptif dan terstruktur memiliki dampak positif yang signifikan terhadap
Useful /
UNTADUNTAD Balita yang tidak mendapatkan kunjungan ANC, Posyandu, dan imunisasi memiliki risiko stunting yang lebih tinggi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnyaBalita yang tidak mendapatkan kunjungan ANC, Posyandu, dan imunisasi memiliki risiko stunting yang lebih tinggi. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya
169169 Diharapkan, penelitian ini dapat berkontribusi pada pelestarian budaya Sunda dan memperkaya pemahaman tentang warisan budaya Indonesia. Penelitian mengenaiDiharapkan, penelitian ini dapat berkontribusi pada pelestarian budaya Sunda dan memperkaya pemahaman tentang warisan budaya Indonesia. Penelitian mengenai
169169 Terdapat sistem relasi kekuasaan dalam pernikahan masyarakat Makassar, yang dapat dilihat dari penggunaan bebunyian kultural ganrang paballe. KeberadaannyaTerdapat sistem relasi kekuasaan dalam pernikahan masyarakat Makassar, yang dapat dilihat dari penggunaan bebunyian kultural ganrang paballe. Keberadaannya
UBTUBT Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi Tween 80 sebesar 2%, 4% dan 6%, sedangkanPenelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi Tween 80 sebesar 2%, 4% dan 6%, sedangkan