UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Diskriminasi terhadap perempuan menjadi satu hal yang rumit karena menjadi kekhasan bagi perempuan. Salah satu bentuk diskriminasi adalah diskriminasi gender. Diskriminasi gender khususnya pelecehan seksual mencerminkan ketimpangan kekuasaan antara laki‑laki dan perempuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan diskriminasi terhadap perempuan dalam berita mengenai pelecehan seksual di portal berita online. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitiannya berasal dari portal berita online Tribunnews.com dan Liputan6.com yang memuat empat berita yang terkait dengan pelecehan seksual terhadap perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menyimak dan mencatat. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah adanya diskriminasi gender khususnya perempuan dalam bentuk kekerasan fisik dan non‑fisik. Kekerasan fisik dalam empat berita tersebut adalah adanya sentuhan fisik dari laki‑laki terhadap perempuan. Selain itu, bentuk kekerasan non‑fisik adalah tuturan verbal berupa sindiran terhadap perempuan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada pembaca terkait kekerasan seksual sehingga dapat diambil tindakan yang efektif untuk melindungi hak‑hak perempuan dan mengatasi permasalahan diskriminasi yang terjadi.

Penelitian ini menegaskan bahwa diskriminasi perempuan dalam berita pelecehan seksual di portal berita online memanifestasikan diri melalui bentuk kekerasan fisik dan non‑fisik, di mana sentuhan fisik dari laki‑laki dan komentar verbal yang bersifat sindiran menjadi pola utama.Penemuan ini menyoroti peran media sebagai fasilitator reproduksi norma patriarkis dan menegaskan perlunya regulasi serta penegakan etika jurnalistik yang lebih ketat untuk melindungi korban dan mengekang reproduksi ketidaksetaraan gender.

Bagaimana dampak jangka panjang pencitraan perempuan sebagai objek di platform berita online dapat mempengaruhi persepsi publik tentang peran gender? Apa peran algoritma rekomendasi konten dalam memperkuat or pembajakan narasi diskriminatif terhadap perempuan? Bagaimana kolaborasi antara regulator media dan lembaga perempuan dapat meningkatkan akuntabilitas pemberitaan seksual dengan menetapkan standar etika digital yang lebih jelas dan dapat diukur?.

  1. Login | Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar. primary jurnal pendidikan guru sekolah required... doi.org/10.33578/jpfkip.v9i1Login Primary Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar primary jurnal pendidikan guru sekolah required doi 10 33578 jpfkip v9i1
Read online
File size239.79 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test