UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Ulos Harungguan Muara (UHM) adalah salah satu ulos etnik Batak Toba yang memiliki motif yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat Batak Toba di sekitar Danau Toba. Motif motif pada UHM tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, melambangkan keberanian dan semangat juang dalam menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk simbol, fungsi, makna yang terdapat pada UHM serta mengidentifikasi komodifikasi yang ada. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui penelitian lapangan dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan adanya 22 bentuk simbol motif, dua fungsi (simbolis dan praktis), dua makna (konotasi dan denotasi), serta dua jenis komodifikasi (fungsi dan bentuk).

Penelitian ini menemukan bahwa Ulos Harungguan Muara terdiri dari 22 simbol motif yang membawa makna konotatif dan denotatif serta dua fungsi utama.UHM juga mengalami dua macam komodifikasi, yakni komodifikasi fungsi serta komodifikasi bentuk, yang memengaruhi cara pembuatan dan penggunaan ulos.Penelitian ini menegaskan pentingnya pemeliharaan nilai budaya UHM melalui dukungan pemerintah, penggiat budaya, dan peningkatan kesadaran masyarakat.

Ada baiknya diteliti lebih lanjut bagaimana persepsi generasi muda terhadap nilai simbolik Ulos Harungguan Muara dalam konteks kehidupan modern, serta apakah faktor digitalisasi (misalnya media sosial) dapat memengaruhi penciptaan dan penyebaran motif baru pada ulos tersebut. Selain itu, perlu dianalisis pengaruh kebijakan pelestarian budaya lokal terhadap ketahanan ekonomi para penenun ulos, dan apakah dukungan kebijakan dapat meningkatkan nilai jual tanpa mengorbankan integritas tradisional. Juga dianjurkan untuk mengevaluasi model kolaborasi antara penenun secara langsung dengan platform e‑commerce, sehingga dapat menilai bagaimana distribusi ulos lewat pasar global dapat memperluas pasar sekaligus menjaga hak atas kekayaan intelektual tradisional.

  1. Tradisi Upacara Saur Matua Etnik Batak Angkola/Mandailing: Kajian Semiotika Sosial | Kompetensi. tradisi... doi.org/10.36277/Kompetensi.V15i2.77Tradisi Upacara Saur Matua Etnik Batak Angkola Mandailing Kajian Semiotika Sosial Kompetensi tradisi doi 10 36277 Kompetensi V15i2 77
  2. ANALISIS SEMIOTIKA FILM MIMPI ANANDA RAIH SEMESTA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN SASTRA | Kompetensi.... kompetensi.fkip.uniba-bpn.ac.id/index.php/jurnal-kompetensi/article/view/47ANALISIS SEMIOTIKA FILM MIMPI ANANDA RAIH SEMESTA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN SASTRA Kompetensi kompetensi fkip uniba bpn ac index php jurnal kompetensi article view 47
Read online
File size568.61 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test