UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi masyarakat suku Batak Toba di Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Selain itu, penelitian ini akan menganalisis sistem silsilah dan sistem kekerabatan masyarakat suku Batak Toba di Kelurahan Belawan Sicanang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan gambaran mengenai kehidupan sosial budaya dari suku Batak Toba di Kelurahan Belawan Pulau Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri khas yang membedakan suku Batak Toba ini berbeda dengan yang lain seperti dari segi salam “horas, rumah adat yang awalnya digunakan untuk sebagai tempat tinggal penduduk suku Batak Toba, ikan mas arsik (dekke simudur-udur), beras (boras sipir ni tondi), ulos batak hasil tenunan masyarakat Batak Toba, dan daging babi. Dalam sistem silsilah, panggilan untuk sesama masyarakat Batak Toba berbeda-beda sesuai dengan marga yang ia bawakan, dan di daerah perantauan sesama masyarakat Batak Toba bila bertemu dapat akrab karena adanya marga dan asal daerah yang sama-sama dari wilayah Batak Toba. Masyarakat Batak Toba memiliki filsafat hidup yang dikenal dengan “dalihan na tolu yang berisikan somba marhula-hula, elek marboru, dan manat mardongan tubu.

Manfaat penelitian menunjukkan bahwa masyarakat suku Batak Toba memiliki banyak ciri khas yang membedakan seperti salam “horas, rumah adat, ikan mas arsik, beras boras sipir ni tondi, ulos batak, serta daging babi.Sistem silsilah dan panggilan kekerabatan yang berhubungan dengan marga meningkatkan kedekatan antar sesama Batak Toba di daerah perantauan.Filsafat hidup “dalihan na tolu menjadi landasan perilaku sosial yang dirawat oleh masyarakat Batak Toba.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana tradisi Batak Toba terjaga di kalangan generasi muda yang tinggal di perantauan dengan meneliti peran media sosial sebagai sarana penyebaran nilai budaya. Selain itu, studi komparatif antara komunitas Batak Toba yang terletak di daerah pesisir dan pegunungan dapat diadakan untuk mengidentifikasi faktor eksternal apa saja yang mempengaruhi adaptasi tradisi dan sistem kekerabatan. Terakhir, penelitian dapat dilanjutkan dengan menilai dampak migrasi dan globalisasi terhadap persepsi generasi Z Batak Toba tentang identitas kekerabatan, serta mengusulkan program pelestarian kebudayaan berbasis komunitas yang melibatkan partisipasi aktif anggota keluarga multigenerasi.

  1. PERBEDAAN POLA PENGASUHAN ORANG TUA PADA ANAK USIA DINI DITINJAU DARI BERBAGAI SUKU DI INDONESIA: KAJIAN... doi.org/10.21009/jiv.1601.3PERBEDAAN POLA PENGASUHAN ORANG TUA PADA ANAK USIA DINI DITINJAU DARI BERBAGAI SUKU DI INDONESIA KAJIAN doi 10 21009 jiv 1601 3
  2. Satwika : Jurnal Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. gambaran nilai kebiasaan budaya jawa batak... doi.org/10.22219/satwika.v7i1.25225Satwika Jurnal Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial gambaran nilai kebiasaan budaya jawa batak doi 10 22219 satwika v7i1 25225
  3. Konsep Berpikir Suku Batak Toba: Anakkon Hi Do Hamoraon di Au | Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan... doi.org/10.32884/ideas.v8i3.896Konsep Berpikir Suku Batak Toba Anakkon Hi Do Hamoraon di Au Ideas Jurnal Pendidikan Sosial dan doi 10 32884 ideas v8i3 896
Read online
File size537 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test