UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Artikel ini membahas tentang . Etnik Batak Toba memiliki pengetahuan berupa pengobatan tradisional, seseorang yang dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit dengan cara tradisional disebut Parubat huta. Dalam proses pengobatan ini sebagian besar dilakukan dengan cara memanggil roh nenek moyang dan melakukan ritual. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk simbol, fungsi dan makna dalam pengobatan tradisional etnik Batak Toba. Dalam menyelesaikan artikel ini penulis menggunakan teori semiotik dengan metode deskriptif kualitatif dan untuk menunjang hasil dari artikel ini penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan cara (1) wawancara dengan informan, (2) Observasi dan (3) Dokumentasi simbol yang terkait. Lokasi penelitian artikel ini di Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, penulis meneliti simbol yang terdapat pada pengobatan tradisional etnik Batak Toba . Adapun hasil yang ditemukan oleh penulis dalam yang difokuskan pada 3 penyakit yakni kanker payudara (andorabion), terkilir (taralit), penyakit kulit (gadam) terdapat 18 bentuk, fungsi dan makna simbol yang meliputi simbol peralatan, simbol ramuan (pulungan), simbol mantra (tabas). Kanker payudara (andorabion) memiliki 2 jenis simbol peralatan antara lain : pinggan pasu (piring keramik besar), imbuluni manuk (bulu ayam). 4 jenis simbol ramuan (pulungan) antara lain : sira risi (garam kasar), baoran ni aek (air mengalir), jarum, salimbatu (jeringau). Terkilir (taralit) memiliki 3 jenis simbol peralatan antara lain : napuran tiar (ucapan terimakasih), haminjon (kemenyan), sigaret (rokok). 2 jenis simbol ramuan antara lain : gambiri (kemiri), tumba (liter). 1 jenis simbol mantra yaitu tabas tawar mulajadi. Gadam (penyakit kulit) memiliki 3 jenis simbol peralatan antara lain : losung batu (lesung batu), pinggan na bontar (cawan warna putih), pandais (pengoles). 2 jenis simbol ramuan (pulungan) antara lain : pining (pinang), gambiri (kemiri). 1 jenis simbol mantra (tabas) yaitu tabas tawar bisa. Dengan adanya artikel ini penulis mengharapkan generasi muda meningkatkan kepedulian serta membantu meningkatkan eksistensi pengobatan tradisional etnik Batak Toba agar menambah nilai jual dari pengobatan tradisional dan terjaga kelestariannya.

Artikel ini difokuskan pada 3 penyakit yakni kanker payudara (andorabion), terkilir (taralit), penyakit kulit (gadam) yang diobati menggunakan pengobatan tradisional etnik Batak Toba, dalam pengobatan ini terdapat 18 bentuk, fungsi dan makna simbol yang meliputi simbol peralatan, simbol ramuan (pulungan), simbol mantra (tabas).

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efek dan khasiat dari ramuan-ramuan tradisional Batak Toba yang digunakan dalam pengobatan. Kedua, penelitian tentang sejarah dan perkembangan pengobatan tradisional Batak Toba, termasuk peran dan pengaruhnya dalam masyarakat Batak Toba. Ketiga, penelitian tentang efektivitas dan keamanan pengobatan tradisional Batak Toba dibandingkan dengan pengobatan modern, serta bagaimana kedua sistem pengobatan ini dapat saling melengkapi dalam memberikan perawatan kesehatan yang komprehensif.

Read online
File size313.71 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test