UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Upacara ritual Mangan na Paet merupakan praktik penting dalam kepercayaan masyarakat Parmalim, yang secara harfiah berarti makan yang pahit. Ritual ini mengajarkan filosofi hidup Parmalim tentang menerima kesulitan dan penderitaan sebagai bagian dari proses spiritual, serta menegaskan nilai-nilai seperti penghormatan terhadap leluhur, gotong royong, pelestarian tradisi, seni budaya lokal, serta nilai spiritual dan moral. Penelitian kualitatif menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi mengungkapkan bahwa kearifan lokal kedamaian dalam ritual ini mencakup etika, kebenaran, solidaritas, kedamaian, mediasi, dan konsistensi, sementara kearifan lokal kesejahteraan menyoroti kerja keras dan pendidikan.

Kearifan lokal dalam ritual Mangan Na Paet terbagi menjadi dua kategori utama.Nilai kedamaian meliputi etika, kebenaran, solidaritas, kedamaian, mediasi, dan konsistensi, yang memfasilitasi harmoni sosial.Nilai kesejahteraan menekankan kerja keras dan pendidikan, menjadikan ritual sebagai sarana pelestarian nilai luhur dan penguatan identitas budaya.

Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana generasi muda Parmalim mengadaptasi nilai-nilai kearifan lokal Mangan Na Paet dalam konteks modern, sehingga dapat menilai dampak globalisasi pada praktik ritual ini. Studi komparatif antara ritual Mangan Na Paet dan ritual serupa di komunitas Batak Toba lainnya dapat memperluas pemahaman tentang variasi dan kesamaan nilai kearifan lokal, sekaligus menilai faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan praktik tersebut. Penelitian juga dapat mengkaji mekanisme pelestarian kearifan lokal melalui pendidikan formal, menilai efektivitas integrasi nilai tradisional dalam kurikulum sekolah agar generasi penerus tetap terhubung dengan warisan budaya.

  1. Kearifan Lokal Tradisi Marharoan Bolon Masyarakat Simalungun | Kompetensi. kearifan lokal tradisi marharoan... doi.org/10.36277/kompetensi.v16i1.107Kearifan Lokal Tradisi Marharoan Bolon Masyarakat Simalungun Kompetensi kearifan lokal tradisi marharoan doi 10 36277 kompetensi v16i1 107
  2. Kajian Ekolinguistik Metaforis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Upacara Pernikahan Adat Manggarai, Flores,... jurnal.ugj.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/3283Kajian Ekolinguistik Metaforis Nilai Nilai Kearifan Lokal Upacara Pernikahan Adat Manggarai Flores jurnal ugj ac index php Deiksis article view 3283
Read online
File size329.76 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test