STKIP MELAWISTKIP MELAWI
Bestari: Jurnal Pendidikan dan KebudayaanBestari: Jurnal Pendidikan dan KebudayaanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana orang tua memperlakukan anak usia dini mereka dan bagaimana peran orang tua bermain dalam membangun kemandirian anak di Kelurahan Ngedukelu. Penelitian ini harus mengetahui kemandirian anak dan bagaimana parenting yang baik mengajarkan anak untuk melakukan tugas sederhana secara mandiri. Penelitian ini lebih fokus pada cara orang tua mendidik anak sehingga mereka dapat membangun kemandirian mereka sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak belum mencapai tingkat kemandirian yang diharapkan. Kondisi ini ditunjukkan oleh fakta bahwa anak-anak masih memerlukan bantuan dan pendampingan orang tua untuk melakukan kegiatan sehari-hari di rumah. Beberapa aktivitas yang masih membutuhkan bantuan termasuk makan, memakai sepatu, membersihkan alat belajar, dan mencuci alat permainan setelah digunakan.
Hasil diskusi menunjukkan bahwa anak-anak usia dini harus belajar menjadi mandiri sejak dini dari lingkungan keluarga, terutama di rumah, karena rumah adalah tempat pertama dan terpenting bagi mereka.Untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kesiapan untuk mengikuti kegiatan di sekolah, anak-anak perlu melakukan aktivitas sehari-hari seperti makan sendiri, berpakaian, memakai sepatu, dan selalu merapikan rumah.sebaliknya, hal itu memerlukan proses pembiasaan yang terus-menerus antara keluarga dan lingkungan sekolah anak.Anak-anak yang dilatih mandiri di rumah cenderung tidak mampu berperilaku mandiri di sekolah, sementara anak-anak yang terlalu sering menerima bantuan akan mengalami ketergantungan dan kesulitan beradaptasi.Oleh karena itu, pengawasan orang tua sangat penting untuk membangun kemandirian anak usia dini.Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik parenting di Kelurahan Ngedukelu berperan besar dalam membantu anak-anak menjadi lebih mandiri.Melalui pertemuan orang tua, komunikasi intensif antara guru dan orang tua, dan pelatihan tentang pola asuh yang mendukung kemandirian, program parenting dapat meningkatkan kesadaran orang tua untuk memberi anak kesempatan untuk melakukan hal-hal sendiri.Keberhasilan pembentukan kemandirian anak sangat bergantung pada kerja sama yang baik antara guru dan orang tua.
Untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini, penting untuk fokus pada pembiasaan aktivitas sehari-hari di rumah. Orang tua dapat melatih anak melalui pemberian contoh dan pembiasaan aktivitas sederhana seperti makan sendiri, berpakaian, dan merapikan barang. Selain itu, komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak juga berperan penting dalam menumbuhkan kemandirian. Orang tua dapat memberikan arahan, pujian, dan dukungan emosional saat anak menghadapi kesulitan. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga juga sangat penting dalam memperkuat pembentukan karakter mandiri anak usia dini. Dengan sinergi antara praktik di sekolah dan di rumah, anak tidak akan mengalami kebingungan dalam menjalankan perilaku mandiri. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak pola asuh demokratis terhadap kemandirian anak. Pola asuh demokratis yang memberikan keseimbangan antara kebebasan dan bimbingan dapat menjadi pendekatan yang optimal dalam menumbuhkan kemandirian anak. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pola asuh demokratis mempengaruhi inisiatif, pengambilan keputusan, dan kemampuan anak dalam mengelola tanggung jawab dan disiplin diri.
- Peran Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun di Kelurahan Talang Benih... journal.uinjkt.ac.id/jece/article/view/49153Peran Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Kemandirian Anak Usia 5 6 Tahun di Kelurahan Talang Benih journal uinjkt ac jece article view 49153
- The Implementation of Parenting in Fostering Early Childhood Independence in Ngedukelu Village: Pelaksanaan... doi.org/10.46368/bjpd.v7i1.4990The Implementation of Parenting in Fostering Early Childhood Independence in Ngedukelu Village Pelaksanaan doi 10 46368 bjpd v7i1 4990
| File size | 1.17 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Metode yang dipergunakan pada penelitian ini ialah R&D dengan model 4D. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melakukan pengembangan terkait Alat PeragaMetode yang dipergunakan pada penelitian ini ialah R&D dengan model 4D. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melakukan pengembangan terkait Alat Peraga
IAINGAWIIAINGAWI Sehingga ke depan pendidikan kita dapat mencetak insan berilmu berhiaskan akhlak mulia berbasis nilai‑nilai Al‑Quran. Penelitian ini bertujuan menguraikanSehingga ke depan pendidikan kita dapat mencetak insan berilmu berhiaskan akhlak mulia berbasis nilai‑nilai Al‑Quran. Penelitian ini bertujuan menguraikan
UIJUIJ Kedua perbedaan inilah yang menyebabkan guru mampu mengatur strategi dalam pembelajaran yang sesuai dengan keadaan setiap peserta didik. Oleh karena itu,Kedua perbedaan inilah yang menyebabkan guru mampu mengatur strategi dalam pembelajaran yang sesuai dengan keadaan setiap peserta didik. Oleh karena itu,
IAINGAWIIAINGAWI Teknik analisis data yang dipergunakan berbentuk data observasi. Indeks kesuksesan 75% dari seluruh jumlah anak. Berdasarkan peningkatan kemampuan anakTeknik analisis data yang dipergunakan berbentuk data observasi. Indeks kesuksesan 75% dari seluruh jumlah anak. Berdasarkan peningkatan kemampuan anak
UIJUIJ Guru PAI di SD/MI memiliki fungsi strategis sebagai fasilitator transformatif yang menggabungkan kompetensi pedagogis-digital dengan mentoring spiritual.Guru PAI di SD/MI memiliki fungsi strategis sebagai fasilitator transformatif yang menggabungkan kompetensi pedagogis-digital dengan mentoring spiritual.
PELITABANGSAPELITABANGSA Selain itu, guru menciptakan lingkungan kelas yang aman, inklusif, dan partisipatif sebagai bentuk implementasi pendidikan ramah anak. Namun, terdapatSelain itu, guru menciptakan lingkungan kelas yang aman, inklusif, dan partisipatif sebagai bentuk implementasi pendidikan ramah anak. Namun, terdapat
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Teknik multisensori memperkaya pengalaman belajar melalui indra visual, auditori, taktil, dan kinestetik, sementara penggabungan PjBL dengan kearifan lokalTeknik multisensori memperkaya pengalaman belajar melalui indra visual, auditori, taktil, dan kinestetik, sementara penggabungan PjBL dengan kearifan lokal
IAINGAWIIAINGAWI Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung dan produktif, serta memberikanPenelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan guru untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung dan produktif, serta memberikan
Useful /
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Penelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yaitu studi literatur, observasi, dan wawancara pada periode September 2024 menghasilkan satu temuanPenelitian yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif, yaitu studi literatur, observasi, dan wawancara pada periode September 2024 menghasilkan satu temuan
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kosakata dalam tradisi ini meliputi kosakata dasar, kosakata berimbuhan, kata gabung, dan kata ulang dengan dominasiHasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kosakata dalam tradisi ini meliputi kosakata dasar, kosakata berimbuhan, kata gabung, dan kata ulang dengan dominasi
PUBLINEPUBLINE Penelitian ini bertujuan memeriksa efektivitas pendekatan Realistik Matematika (RME) dalam meningkatkan keterampilan numerasi siswa di Sekolah KebangsaanPenelitian ini bertujuan memeriksa efektivitas pendekatan Realistik Matematika (RME) dalam meningkatkan keterampilan numerasi siswa di Sekolah Kebangsaan
IAINGAWIIAINGAWI Mengembangkan kemampuan soft skills siswa yang dipadukan dengan metode CTL diperkirakan dapat menjawab permasalahan yang muncul terkait sensitivitas sosialMengembangkan kemampuan soft skills siswa yang dipadukan dengan metode CTL diperkirakan dapat menjawab permasalahan yang muncul terkait sensitivitas sosial