UNIBAUNIBA

KompetensiKompetensi

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara hermeneutika dan teknologi dalam penerjemahan puisi dengan menggunakan Computer-Assisted Translation (CAT) Tool, khususnya Matecat. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan model analisis hermeneutika Ricoeur, yang terdiri dari tiga tahap: pertaruhan, verifikasi, dan transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Matecat memfasilitasi penerjemahan, campur tangan manusia tetap penting dalam mempertahankan makna dan aspek estetika puisi dengan memilih kata-kata yang tepat dalam bahasa sasaran. Keterlibatan manusia untuk membuat terjemahan puisi menjadi akurat, dapat diterima, dan mudah dibaca sangat diperlukan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan penerjemah manusia dalam penerjemahan sastra, khususnya puisi. Oleh karena itu, penelitian di masa depan harus mengeksplorasi perangkat CAT lainnya dan efektivitasnya dalam menerjemahkan teks sastra.

Penerjemahan puisi dengan bantuan CAT tetap memerlukan intervensi manusia karena kompleksitas bahasa puisi.Mesin dapat menyajikan opsi terjemahan, tetapi makna dan estetika asli hanya dapat dipelihara melalui penilaian dan penyesuaian manual.Pengembangan CAT selanjutnya harus dirancang untuk mendukung interaksi manusia, bukan menggantikannya.

Untuk memperluas pemahaman tentang peran manusia dalam penerjemahan puisi dengan teknologi, pertama-tama dapat diteliti bagaimana kendala kultural dan emosional memengaruhi pilihan kata pada translator yang beralih antar bahasa berbeda. Selanjutnya, dapat dieksplorasi efektivitas pelatihan mesin pembelajaran yang terintegrasi dengan model hermeneutika Ricoeur sehingga alat dapat belajar memerhatikan nuansa emosional, bukan hanya literal. Terakhir, penelitian tambahan dapat mencakup studi longitudinal mengenai kepuasan pembaca terhadap terjemahan puisi yang dibuat dengan kombinasi CAT dan intervensi manual untuk mengukur dampak jangka panjang terhadap persepsi estetika dan pemahaman teks.

  1. Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading seeing set anubis protect server against... doi.org/10.7202/011007arMaking sure youre not a bot making sure re bot loading seeing set anubis protect server against doi 10 7202 011007ar
  2. Krytyka przekładu literackiego jako dialog. Model hermeneutyczny. krytyka przek adu literackiego... doi.org/10.4467/16891864PC.21.016.14327Krytyka przekyIACadu literackiego jako dialog Model hermeneutyczny krytyka przek adu literackiego doi 10 4467 16891864PC 21 016 14327
  3. Translation Criticism as a Dialogue. A Hermeneutic Model. translation criticism dialogue hermeneutic... ejournals.eu/en/journal/przekladaniec/article/translation-criticism-as-a-dialogue-a-hermeneutic-modelTranslation Criticism as a Dialogue A Hermeneutic Model translation criticism dialogue hermeneutic ejournals eu en journal przekladaniec article translation criticism as a dialogue a hermeneutic model
  4. Ricœur’s Extended Hermeneutic Translation Theory: Metaphysics, Narrative, Ethics, Politics... ricoeur.pitt.edu/ojs/index.php/ricoeur/article/view/281RiceurAos Extended Hermeneutic Translation Theory Metaphysics Narrative Ethics Politics ricoeur pitt edu ojs index php ricoeur article view 281
Read online
File size320.07 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test