JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduKeberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh pemanfaatan media pembelajaran. Namun, penggunaan media pembelajaran masih belum optimal, salah satunya disebabkan oleh keterbatasan guru dalam memahami dan mengoperasikan media berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan media ular tangga digital yang telah dibuat. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV berjumlah 35 orang. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan dan analisis data dilakukan berdasarkan hasil pembelajaran dan observasi kolaborator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga digital dapat meningkatkan hasil belajar dan perubahan sikap siswa pada materi pembelajaran. Peningkatan dibuktikan dengan rata-rata siklus 1 sebesar 74,42 meningkat menjadi 84,02 pada siklus 2, yang menunjukkan peningkatan sebesar 9,6. Dengan demikian, disimpulkan bahwa media ular tangga digital dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam pembelajaran.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media ular tangga digital efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SDN Pengadilan 2 Kota Bogor.Penggunaan media ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi pembelajaran, tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam proses belajar.Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas media ular tangga digital pada mata pelajaran lain, seperti matematika atau sains, untuk melihat apakah peningkatan hasil belajar juga terjadi pada konteks yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan media ular tangga digital dengan fitur-fitur yang lebih interaktif dan personalisasi pembelajaran, misalnya dengan menyesuaikan tingkat kesulitan soal berdasarkan kemampuan individu siswa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas media ular tangga digital dengan media pembelajaran digital lainnya, seperti aplikasi pembelajaran atau video pembelajaran interaktif, untuk menentukan media mana yang paling efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
| File size | 517.15 KB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-2lS |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Setiap anggota Gereja dipanggil untuk mengintegrasikan dan menghayati peran Maria dalam Gereja. Hal ini melibatkan kerja sama dalam situasi dan kehidupanSetiap anggota Gereja dipanggil untuk mengintegrasikan dan menghayati peran Maria dalam Gereja. Hal ini melibatkan kerja sama dalam situasi dan kehidupan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Peningkatan ini dicapai melalui konsistensi penerapan model dan penyesuaian berdasarkan refleksi siklus sebelumnya. Dengan demikian, model PBL dapat menjadiPeningkatan ini dicapai melalui konsistensi penerapan model dan penyesuaian berdasarkan refleksi siklus sebelumnya. Dengan demikian, model PBL dapat menjadi
JURNALSAINSJURNALSAINS Teknik Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, paparan data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kemampuan berhitung anakTeknik Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, paparan data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan kemampuan berhitung anak
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Sampel 60 siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Palembang tahun 2014/2015 dipilih secara purposif. Data dikumpul melalui pretest–posttest esai 200–250 kata,Sampel 60 siswa kelas XI MIA SMA Negeri 2 Palembang tahun 2014/2015 dipilih secara purposif. Data dikumpul melalui pretest–posttest esai 200–250 kata,
JURNALP4IJURNALP4I Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa, kemampuan berpikir logis, serta kerja sama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia,Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa, kemampuan berpikir logis, serta kerja sama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia,
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU 73 dan 0. 75), dan peningkatan keuntungan sebesar 15%. Program ini memberdayakan ekonomi mitra dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan73 dan 0. 75), dan peningkatan keuntungan sebesar 15%. Program ini memberdayakan ekonomi mitra dan mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Kemampuan berpikir kritis penting dalam perkembangan intelektual siswa. Artikel ini membahas pentingnya berpikir kritis dalam pendidikan, dengan menyorotiKemampuan berpikir kritis penting dalam perkembangan intelektual siswa. Artikel ini membahas pentingnya berpikir kritis dalam pendidikan, dengan menyoroti
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Siklus I memperoleh rata-rata nilai postes sebesar 88,2, namun Siklus II memperoleh rata-rata nilai postes sebesar 96,3. Jika dibandingkan dengan rata-rataSiklus I memperoleh rata-rata nilai postes sebesar 88,2, namun Siklus II memperoleh rata-rata nilai postes sebesar 96,3. Jika dibandingkan dengan rata-rata
Useful /
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimanakah kemampuan menulis iklan sesuai objek siswa kelas IX Semester Genap SMP NegeriTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimanakah kemampuan menulis iklan sesuai objek siswa kelas IX Semester Genap SMP Negeri
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di antaranya 100% peserta menjawab benar mengenai keunggulan sediaan sirup dibandingkanHasil post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, di antaranya 100% peserta menjawab benar mengenai keunggulan sediaan sirup dibandingkan
JBASICJBASIC Hal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi keterlaksanaan belajar dan aktivitas peserta didik dari siklus I ke siklus II, serta peningkatanHal ini dibuktikan dengan peningkatan hasil observasi keterlaksanaan belajar dan aktivitas peserta didik dari siklus I ke siklus II, serta peningkatan
JBASICJBASIC Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa self-regulated learning siswa perempuan lebih baik dibandingkan siswa laki-laki pada pandemi COVID-19. BerdasarkanHasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa self-regulated learning siswa perempuan lebih baik dibandingkan siswa laki-laki pada pandemi COVID-19. Berdasarkan