UM MetroUM Metro

GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingGUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling

Remaja yang tinggal di panti asuhan biasanya terdiri dari mereka yang telah mengalami kehilangan keluarga, khususnya orang tua karena kematian atau perpisahan. Hal ini seringkali dipengaruhi oleh keadaan ekonomi yang tidak menguntungkan, kondisi keluarga yang tidak harmonis, keterbatasan orang tua dalam memberikan perawatan dan memenuhi kebutuhan dasar anak-anaknya, serta kehancuran unit keluarga, yang mengakibatkan berkurangnya perhatian orang tua. Resiliensi dapat membantu remaja mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam hidup. Resiliensi individu dipengaruhi oleh beberapa keadaan, baik eksternal maupun internal. Dukungan sosial merupakan salah satu pengaruh eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, yaitu menggunakan analisis korelatif, untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan resiliensi pada remaja panti asuhan. Penelitian ini menggunakan Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) dan Dukungan Sosial sebagai alat ukur. Strategi analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji product moment Pearson untuk meneliti korelasi antara dua variabel. Temuan studi menunjukkan korelasi yang signifikan dan positif antara dukungan sosial dan resiliensi pada remaja panti asuhan di kota Ambon. Untuk meningkatkan dan memperluas wilayah studi, perlu dilakukan studi tambahan mengenai masalah yang sama, khususnya memfokuskan pada variabel-variabel yang memengaruhi resiliensi pada remaja.

Studi ini membuktikan adanya hubungan positif signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi pada remaja panti asuhan di Kota Ambon.Mayoritas remaja panti asuhan (74%) memiliki tingkat resiliensi tinggi hingga sangat tinggi, dan 58% memperoleh dukungan sosial tinggi hingga sangat tinggi.Meskipun hasilnya menjanjikan, masih terdapat 18% remaja dengan resiliensi rendah hingga sangat rendah.Oleh karena itu, peran berbagai pihak untuk terus meningkatkan dukungan sosial guna menaikkan tingkat resiliensi remaja panti asuhan sangat penting.

Agaknya perlu ditelusuri lebih dalam bagaimana bentuk dukungan sosial yang paling efektif bagi remaja panti asuhan; misalnya, apakah intervensi pendampingan teman sebaya atau pelatihan kecerdasan emosi dapat meningkatkan resiliensi mereka. Disarankan pula penelitian longitudinal yang mengikuti perubahan dukungan dan resiliensi setidaknya selama dua tahun, agar dapat terlihat pola sebab-akibak jangka panjang. Kajian perbandingan antara panti dengan rasio pengasuh remaja yang berbeda juga menarik, untuk menjawab pertanyaan: apakah penambahan jumlah pengasuh secara signifikan menaikkan dukungan dan ketahanan mental remaja. Temuan ini bisa menjadi basis intervensi berbasis bukti yang lebih tepat sasaran.

  1. Gratitude Can Increase Resilience in Adolescents Who Live in Orphanages | Journal Research of Social... jrssem.publikasiindonesia.id/index.php/jrssem/article/view/119Gratitude Can Increase Resilience in Adolescents Who Live in Orphanages Journal Research of Social jrssem publikasiindonesia index php jrssem article view 119
  2. HUMANITAS. gratitude training improve subjective well adolescents living orphanages humanitas indonesian... doi.org/10.26555/humanitas.v16i1.9196HUMANITAS gratitude training improve subjective well adolescents living orphanages humanitas indonesian doi 10 26555 humanitas v16i1 9196
  3. Resiliensi di LKSA: Perceived Social Support dan Problem Focused Coping pada Remaja | Psyche 165 Journal.... jpsy165.org/ojs/index.php/jpsy165/article/view/206Resiliensi di LKSA Perceived Social Support dan Problem Focused Coping pada Remaja Psyche 165 Journal jpsy165 ojs index php jpsy165 article view 206
  4. HRMARS - Quality of Education Provision for Orphans and Vulnerable Adolescents in The Time of Covid-19... doi.org/10.6007/IJARBSS/v11-i8/10351HRMARS Quality of Education Provision for Orphans and Vulnerable Adolescents in The Time of Covid 19 doi 10 6007 IJARBSS v11 i8 10351
  5. Exposure to COVID-19 patients increases physician trainee stress and burnout | PLOS One. exposure covid... doi.org/10.1371/journal.pone.0237301Exposure to COVID 19 patients increases physician trainee stress and burnout PLOS One exposure covid doi 10 1371 journal pone 0237301
  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #dukungan sosial#dukungan sosial
Read online
File size245.83 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-1FX
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test