UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiData cuaca yang dapat diperoleh melalui institusi pemerintah sangat terbatas, sedangkan untuk meningkatkan akurasi prediksi cuaca dibutuhkan distribusi data yang homogen dan padat. Karena terbatasnya jumlah data pengamatan, evaluasi dapat dilakukan menggunakan data pengamatan cuaca sukarela melalui Google Forms dan didistribusikan melalui aplikasi media sosial paling populer saat ini, yaitu WhatsApp. Namun, data pengamatan semacam itu perlu dikoreksi terkait identitas dan kesalahan ketik, sementara hasilnya dapat digunakan untuk mengevaluasi akurasi prakiraan cuaca. Perbandingan data observasi dan prediksi dapat dilakukan menggunakan metode dikotomus berupa keberadaan atau ketiadaan hujan serta perincian istilah yang digunakan dalam prediksi cuaca. Hasil uji menunjukkan bahwa media sosial berpotensi digunakan untuk mendukung pengumpulan data cuaca sukarela. Formulir yang dikembangkan cukup jelas bagi responden sehingga kesalahan isi terkait konten utama relatif sedikit. Kesalahan yang sering dilakukan responden meliputi pengisian identitas dan penulisan nama kecamatan yang memerlukan koreksi manual. Berdasarkan hasil observasi sukarela yang tersebar hampir di seluruh provinsi Indonesia, sebagian besar data berasal dari provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Berdasarkan hasil evaluasi selama 4 bulan pengujian, variasi cuaca dan prediksinya dapat diidentifikasi dengan distribusi yang akurat, serta rata-rata akurasi sebesar 0,79. Perbedaan metode verifikasi yang digunakan dapat memengaruhi tingkat akurasi.
Kemajuan teknologi, terutama popularitas media sosial, berpotensi digunakan dalam pengamatan cuaca sukarela.Hasil verifikasi menunjukkan bahwa prediksi hujan secara umum memiliki akurasi lebih tinggi dibanding prediksi detail, dengan rata-rata akurasi 0,79 dan 0,49.Jumlah observasi memengaruhi akurasi, di mana wilayah dengan data lebih banyak seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur menunjukkan nilai akurasi tinggi, sementara prediksi hujan di daerah muson cenderung lebih akurat dibandingkan daerah ekuatorial yang pola hujannya lebih bervariasi.
Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas penggunaan media sosial lain selain WhatsApp, seperti Instagram atau Telegram, dalam mengumpulkan data pengamatan cuaca sukarela dari masyarakat umum, terutama di luar kalangan mahasiswa atau pelajar. Kedua, sebaiknya dikembangkan penelitian tentang penerapan sistem otomatisasi koreksi data identitas dan lokasi berbasis kecerdasan buatan untuk mengurangi kesalahan pengisian dan menghemat waktu koreksi manual. Ketiga, perlu dilakukan studi lanjutan yang membandingkan akurasi prediksi cuaca BMKG berdasarkan data sukarela dari wilayah dengan kerapatan pengamat tinggi dan rendah, guna mengevaluasi dampak distribusi data terhadap kualitas prediksi jangka pendek, khususnya selama musim transisi atau cuaca ekstrem.
- Satellite and In Situ Observations for Advancing Global Earth Surface Modelling: A Review. satellite... mdpi.com/2072-4292/10/12/2038Satellite and In Situ Observations for Advancing Global Earth Surface Modelling A Review satellite mdpi 2072 4292 10 12 2038
- Application of the Simple Verification Method to Estimate the Weather at Makassar Maritime Station, Indonesia... doi.org/10.48048/wjst.2021.9542Application of the Simple Verification Method to Estimate the Weather at Makassar Maritime Station Indonesia doi 10 48048 wjst 2021 9542
- Verification of Weather Predictions Using Voluntary Weather Observations Via WhatsApp and Google Forms... doi.org/10.23917/forgeo.v36i1.16333Verification of Weather Predictions Using Voluntary Weather Observations Via WhatsApp and Google Forms doi 10 23917 forgeo v36i1 16333
| File size | 551.11 KB |
| Pages | 9 |
| Short Link | https://juris.id/p-FS |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
OJSOJS Metode yang digunakan oleh penulis untuk membuat jurnal ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara,Metode yang digunakan oleh penulis untuk membuat jurnal ini adalah dengan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data: observasi, wawancara,
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana guru mengajar dengan memperhatikan kemampuannya sebagai pengajar serta perilaku siswa selama proses pembelajaranPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana guru mengajar dengan memperhatikan kemampuannya sebagai pengajar serta perilaku siswa selama proses pembelajaran
ETDCIETDCI Pelaksanaan pembelajaran di SMP Krida Utama meliputi tiga tahapan. Namun, pengajaran belum efektif karena kendala guru dan siswa yang mempengaruhi hasilPelaksanaan pembelajaran di SMP Krida Utama meliputi tiga tahapan. Namun, pengajaran belum efektif karena kendala guru dan siswa yang mempengaruhi hasil
EDUPEDEDUPED Selain itu, persentase ketuntasan kelas XII sebesar 42%, sebaliknya yang belum tuntas sebesar 58%. Problematika pembelajaran daring pada mata pelajaranSelain itu, persentase ketuntasan kelas XII sebesar 42%, sebaliknya yang belum tuntas sebesar 58%. Problematika pembelajaran daring pada mata pelajaran
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengembangan profesional guru di Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Selatan. DiharapkanPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pengembangan profesional guru di Sekolah Dasar Negeri 34 Pontianak Selatan. Diharapkan
MAHADEWAMAHADEWA Kondisi ini ingin diubah melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan metode outdoor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkatKondisi ini ingin diubah melalui penerapan model pembelajaran discovery learning dengan metode outdoor. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat
MAHADEWAMAHADEWA Kriteria keberhasilan adalah sebagai berikut: (1) nilai rata-rata ulangan harian minimal sebesar KKM=70, dan (2) ketuntasan belajar klasikal minimal 85%.Kriteria keberhasilan adalah sebagai berikut: (1) nilai rata-rata ulangan harian minimal sebesar KKM=70, dan (2) ketuntasan belajar klasikal minimal 85%.
PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA Sampel penelitian sebanyak 66 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok kontrol terdiri dari 33 siswa dan kelompok eksperimen terdiri dari 33 siswa.Sampel penelitian sebanyak 66 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok kontrol terdiri dari 33 siswa dan kelompok eksperimen terdiri dari 33 siswa.
Useful /
GOMITGOMIT Hipertensi dapat didefinisikan sebagai kondisi dimana tekanan darah seseorang menjadi terlalu tinggi atau yang umum disebut tekanan darah tinggi. HipertensiHipertensi dapat didefinisikan sebagai kondisi dimana tekanan darah seseorang menjadi terlalu tinggi atau yang umum disebut tekanan darah tinggi. Hipertensi
GOMITGOMIT This community service aims to provide early detection training to determine the health status of the RW 09 community of North Margahayu Village, BandungThis community service aims to provide early detection training to determine the health status of the RW 09 community of North Margahayu Village, Bandung
EDUPEDEDUPED Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai mata pelajaran wajib pada jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti hendaknyaPembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebagai mata pelajaran wajib pada jenjang sekolah dasar. Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti hendaknya
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Perolehan skor pretest dan posttest dari penggunaan multimedia siswa diukur melalui t-test menunjukkan t_o ≥ t_table, yaitu 7,600 ≥ 2,045. PembelajaranPerolehan skor pretest dan posttest dari penggunaan multimedia siswa diukur melalui t-test menunjukkan t_o ≥ t_table, yaitu 7,600 ≥ 2,045. Pembelajaran