LENTERANUSALENTERANUSA

Lentera PengabdianLentera Pengabdian

Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mempunyai peranan penting dalam membentuk aktivitas perekonomian Indonesia dan menjadi pilar fundamental perekonomian nasional. Menurut UU No. 20 Tahun 2008, UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki oleh orang atau badan usaha dan memenuhi syarat-syarat tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) roti pisang Bangun Jaya di Dusun 1 Desa Sukaraya yang dibina oleh Pak Nedi. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif untuk mendapatkan pemahaman komprehensif tentang operasional usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Data diperoleh melalui wawancara komprehensif, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem pembuatan roti pisang Bangun Jaya sudah cukup baik. Namun, masih terdapat tantangan dalam hal pemasaran. Keterlibatan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Pelita Bangsa memungkinkan penerapan pendekatan pemasaran yang lebih komprehensif untuk mendongkrak penjualan produk ini.

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia, bertindak sebagai penyerap tenaga kerja utama dan kontributor signifikan terhadap Produk Domestik Bruto.UMKM turut menciptakan lapangan kerja baru, yang membantu mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata sebagai bentuk pengabdian, peneliti membantu pengembangan UMKM roti pisang Bangun Jaya milik Pak Nedi di Desa Sukaraya, terutama dengan perluasan pemasaran agar produk lebih dikenal dan penjualan meningkat.

Untuk melanjutkan penelitian ini, ide pertama yang dapat dikembangkan adalah meneliti bagaimana dampak pemanfaatan platform media sosial seperti Instagram atau Facebook terhadap peningkatan penjualan produk UMKM roti pisang Bangun Jaya, dengan fokus pada apakah strategi digital ini dapat menjangkau konsumen di luar desa. Kedua, penelitian lanjutan bisa mengkaji preferensi konsumen terhadap variasi rasa atau bahan baku roti pisang tersebut, misalnya dengan melakukan survei untuk mengetahui apakah inovasi produk seperti menambahkan topping atau varian baru dapat meningkatkan minat beli di wilayah yang lebih luas. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas program pelatihan pemasaran bagi pemilik UMKM seperti Pak Nedi, dengan mempertanyakan apakah pelatihan tentang branding atau promosi online dapat memperluas jangkauan pasar dan membawa pertumbuhan ekonomi bagi desa sukaraya secara berkelanjutan. Ide-ide ini berkembang dari temuan penelitian yang menunjukkan keterbatasan pemasaran lokal, sehingga penelitian lanjutan ini dapat membantu UMKM menghadapi tantangan globalisasi pasar dengan pendekatan yang lebih modern dan berbasis teknologi. Meskipun metode kualitatif memberikan pemahaman mendalam tentang operasional, penelitian kuantitatif untuk mengukur dampak numerik perubahan pemasaran juga bisa menjadi arahan studi baru. Dengan mempertimbangkan hasil observasi tim KKN, saran ini mendorong eksplorasi lebih lanjut tentang integrasi antara pendidikan tinggi dan pemberdayaan UMKM di pedesaan, yang pada akhirnya berkontribusi pada perekonomian nasional yang lebih inklusif. Kata-kata seperti pendidikan tinggi dan pemberdayaan UMKM tidak hanya relevan, tetapi juga mendorong inovasi melalui penelitian interdisipliner. (252 kata).

  1. #daun kelor#daun kelor
  2. #anak sekolah#anak sekolah
Read online
File size371.66 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1hy
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test