UM MetroUM Metro

GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan KonselingGUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling

Perubahan kondisi dalam kehidupan individu menimbulkan berbagai reaksi yang memengaruhi perilaku. Setiap individu perlu kuat menghadapi perubahan, dukungan emosional, dan emosi yang tidak memadai membuat individu tidak menyadari kekuatan yang dimilikinya. Oleh karena itu, diperlukan metode untuk meningkatkan kemampuan resiliensi dalam menghadapi tekanan dan kesulitan hidup, salah satunya melalui layanan konseling kelompok dengan pendekatan konseling singkat berfokus solusi (Solution Focused Brief Counseling). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui cara meningkatkan resiliensi anak yatim piatu di Panti Asuhan Gatot Soebroto Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah 15 anak, dengan sampel 8 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan observasi, dianalisis secara deskriptif dan uji t hipotesis. Hasil menunjukkan efektivitas pendekatan SFBC dalam meningkatkan resiliensi yatim piatu dengan nilai signifikansi 0.000, sehingga hipotesis diterima.

Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok pendekatan solution focused brief counseling (SFBC) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan resiliensi anak yatim piatu.Tujuan penelitian ini adalah memberikan kesempatan bagi guru bimbingan dan konseling atau konselor untuk tetap memfasilitasi konseli dengan konseling kelompok dan pendekatan SFBC untuk mengembangkan kekuatan atau keberdayaan individu.Keterbatasan penelitian ini adalah pelaksanaan layanan konseling pada sebuah komunitas cukup terbatas anggota yang dapat ikut serta, sehingga tidak memungkinkan adanya generalisasi di luar populasi.Selain itu, kurangnya data mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi pada anggota komunitas dan faktor lain yang belum dapat teridentifikasi dalam penelitian sebagai penunjang hasil yang diperoleh.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak kombinasi pendekatan SFBC dengan teknik mindfulness untuk meningkatkan resiliensi anak yatim piatu. Selain itu, studi tentang faktor-faktor eksternal seperti dukungan komunitas dan lingkungan panti asuhan yang memengaruhi tingkat resiliensi juga layak dilakukan. Terakhir, penelitian bisa mengkaji efektivitas pendekatan SFBC dalam konteks keluarga atau melibatkan orang tua anak yatim piatu untuk memperkuat proses peningkatan resiliensi secara holistik.

  1. Efektifitas Konseling Kelompok Pendekatan SFBC untuk Meningkatkan Resiliensi Yatim Piatu di Panti Asuhan... ojs.fkip.ummetro.ac.id/index.php/bk/article/view/10073Efektifitas Konseling Kelompok Pendekatan SFBC untuk Meningkatkan Resiliensi Yatim Piatu di Panti Asuhan ojs fkip ummetro ac index php bk article view 10073
  1. #kesehatan mental#kesehatan mental
  2. #literature review walking#literature review walking
Read online
File size271.74 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-1FU
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test