UIN WALISONGOUIN WALISONGO

Psikohumaniora: Jurnal Penelitian PsikologiPsikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi

Membangun ketahanan pada anak usia sekolah di Kerala, India, yang rawan banjir, sangat penting mengingat dampak banjir yang berulang dan parah. Banjir tahun 2018 dan peristiwa berikutnya menyebabkan pengungsian meluas, penutupan sekolah yang berkepanjangan, serta gangguan pada sistem dukungan emosional dan sosial anak-anak. Studi ini mengeksplorasi karakteristik kesiapsiagaan bencana, mekanisme koping, dan keterampilan psikososial esensial di kalangan anak-anak untuk mengembangkan modul kesiapsiagaan bencana yang berpusat pada anak. Dengan mengadopsi desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui empat diskusi kelompok terfokus dengan 32 siswa sekolah, dan wawancara dengan enam orang tua serta empat pekerja sosial sekolah. Analisis tematik dilakukan secara manual menggunakan metode enam langkah Braun dan Clarke, mengidentifikasi tema-tema yang dianggap sebagai bagian modul di bawah tiga bagian: karakteristik kesiapsiagaan bencana, meliputi pemahaman bahaya banjir, artikulasi, dukungan dan kolaborasi; mekanisme koping, meliputi regulasi emosi, manajemen informasi dan kontrol paparan, perilaku tangguh, dan kesadaran kesehatan umum; serta keterampilan psikososial, meliputi keterampilan hidup, keterampilan sosio-spasial, keterampilan kognitif, dan kesiapsiagaan berbasis keterampilan. Modul kesiapsiagaan bencana yang diusulkan dimaksudkan untuk diimplementasikan dalam kurikulum sekolah guna meningkatkan kesiapan psikososial dan kepercayaan diri di kalangan anak-anak.

Integrasi pendidikan kesiapsiagaan bencana bergantung pada upaya gabungan dari pekerja sosial sekolah atau konselor, petugas tanggap darurat, dan profesional kesehatan mental.Bersama-sama, mereka dapat menyelenggarakan program komprehensif yang membekali anak-anak dengan keterampilan praktis, ketahanan emosional, dan kesadaran komunitas yang diperlukan untuk menghadapi bencana secara efektif.Dengan mendorong lingkungan belajar yang suportif, melibatkan keahlian dunia nyata, dan menangani kebutuhan psikologis, pendekatan ini memastikan anak-anak siap merespons keadaan darurat dan membangun ketahanan jangka panjang.

Berdasarkan temuan yang ada, saran penelitian lanjutan dapat berfokus pada evaluasi yang lebih komprehensif serta pengembangan modul yang lebih terintegrasi. Pertama, diperlukan studi kuantitatif berskala besar, mungkin dengan desain eksperimen atau kuasi-eksperimen, untuk menguji efektivitas modul kesiapsiagaan bencana ini di berbagai wilayah rawan banjir, tidak hanya terbatas pada Ernakulam. Penelitian ini harus melibatkan jumlah partisipan yang lebih banyak dan beragam, termasuk membandingkan hasil antara kelompok intervensi dan kontrol untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan psikososial, dan perilaku kesiapsiagaan anak secara objektif, sehingga generalisasi temuan dapat diperluas. Kedua, penting untuk melakukan studi longitudinal yang menelusuri dampak jangka panjang dari implementasi modul ini pada anak-anak. Hal ini akan membantu memahami bagaimana ketahanan, mekanisme koping, dan keterampilan yang diajarkan dapat bertahan atau berkembang seiring berjalannya waktu, terutama saat anak-anak menghadapi bencana banjir berikutnya, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberlanjutan pembelajaran ini. Ketiga, penelitian lanjutan harus melibatkan masukan dari pemangku kepentingan utama yang lebih luas, seperti guru kelas, pejabat pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas manajemen bencana, dan tenaga kesehatan. Dengan pendekatan kualitatif yang mendalam, perspektif mereka dapat digunakan untuk menyempurnakan konten modul agar lebih selaras dengan kurikulum nasional, kebijakan pengurangan risiko bencana, dan memastikan ketersediaan sumber daya untuk implementasi yang efektif dan berkelanjutan. Pendekatan ini akan memperkuat relevansi modul dan kemampuannya untuk diadaptasi secara optimal dalam ekosistem pendidikan dan manajemen bencana yang lebih besar.

  1. 0. endobj font procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs 1vve 6lim doi.org/10.35940/ijrte.B1004.0982S10190 endobj font procset text imageb imagec imagei mediabox contents group tabs 1vve 6lim doi 10 35940 ijrte B1004 0982S1019
  2. Navigating the paradox between professional challenges and teacher well-being: The role of strategies... doi.org/10.14786/flr.v12i4.1211Navigating the paradox between professional challenges and teacher well being The role of strategies doi 10 14786 flr v12i4 1211
  3. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi. disaster preparedness module resilience building case study... journal.walisongo.ac.id/index.php/Psikohumaniora/article/view/25577Psikohumaniora Jurnal Penelitian Psikologi disaster preparedness module resilience building case study journal walisongo ac index php Psikohumaniora article view 25577
  1. #ahmad dahlan#ahmad dahlan
  2. #sosial anak#sosial anak
Read online
File size647.9 KB
Pages22
Short Linkhttps://juris.id/p-Wv
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test