STKIP MODERN NGAWISTKIP MODERN NGAWI

Jurnal Pendidikan ModernJurnal Pendidikan Modern

Penelitian ini dilandasi akibat minimnya motivasi belajar siswa yang ditunjukkan dengan kurangnya semangat ke sekolah, bosan, dan kurang tertarik saat mengikuti kegiatan belajar di kelas. Peristiwa ini disebabkan oleh kurangnya ketersediaan fasilitas prasarana pendukung belajar, seperti kondisi gedung sekolah yang kurang baik, kondisi ruang kelas, dan keberfungsian perpustakaan yang belum maksimal. Tujuan penelitian ini ialah untuk menyadari dampak ketersediaan fasilitas prasarana pendukung belajar terhadap motivasi belajar siswa di SDN 2 Sukorejo Wedi Klaten. Pendekatan penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian ex-post facto. Populasi penelitian yakni siswa kelas IV, V dan VI sebanyak 43 siswa. Pemilihan sampel dilangsungkan dengan teknik stratified random sampling & banyak sampel menjadi 30 siswa. Pengambilan data dilaksanakan memanfaatkan kuesioner serta dokumentasi. Hasil studi ini menunjukkan nilai signifikansi sebanyak 0,000 lebih kecil dari probabilitas 0,05. Koefisien determinasi dari hasil penelitian ini sebanyak 0,463 yang artinya ketersediaan fasilitas prasarana pendukung belajar di SDN 2 Sukorejo Wedi Klaten memberikan sumbangan positif terhadap motivasi belajar siswa sebesar 46,3%, lebihnya didorong karena faktor lain yang tak termasuk pada penelitian ini.

Berdasarkan hasil penelitian & pengkajian studi ini, dapat ditarik garis bawahi, dalam ketersediaan fasilitas prasarana pendukung belajar berdampak baik pada motivasi belajar siswa di SDN 2 Sukorejo.Peristiwa ini dibuktikan pada uji regresi linear sederhana dengan nilai signifikansi < 0,05, yakni 0,000 < 0,05.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai hubungan antara fasilitas belajar yang berbeda-beda dengan motivasi siswa. Studi lanjutan bisa mengeksplorasi bagaimana metode atau model pembelajaran tertentu, yang didukung oleh fasilitas yang memadai, dapat secara signifikan meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana persepsi siswa terhadap fasilitas yang ada mempengaruhi motivasi mereka, mengingat fasilitas yang lengkap belum tentu efektif jika tidak sesuai dengan kebutuhan dan preferensi siswa. Penelitian kualitatif mendalam, seperti studi kasus atau etnografi, dengan mewawancarai siswa, guru, dan tenaga kependidikan bisa memberikan wawasan lebih kaya mengenai dinamika ini, termasuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang berperan dalam hubungan antara fasilitas dan motivasi.

  1. #hasil belajar siswa#hasil belajar siswa
  2. #motorik kasar#motorik kasar
Read online
File size328.5 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Bx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test