DHARMAWANGSADHARMAWANGSA

SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu KependidikanSABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data dan informasi tentang peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Longkip Kota Madya Subulussalam. Penelitian ini merumuskan pertanyaan apakah pendekatan penemuan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematika materi keliling dan luas segitiga siswa kelas VII SMP Negeri 2 Longkip Kota Madya Subulussalam Tahun 2018/2019. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP Negeri 2 Longkip Kota Madya Subulussalam dengan jumlah 22 orang siswa yang teridentifikasi mengalami hambatan belajar dan hasil belajar rendah. Hasil penelitian melalui penerapan metode siklus spiral menunjukkan bahwa nilai rata-rata aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa meningkat per siklus. Pada siklus pertama, skor aktivitas guru adalah 3,64, aktivitas siswa 3,42, dan hasil belajar siswa 60,45. Pada siklus II, skor aktivitas guru 4,36, aktivitas siswa 4,25, dan hasil belajar siswa 68,18. Rata-rata hasil belajar siswa sudah di atas KKM yang ditetapkan sekolah. Penerapan pendekatan penemuan terbimbing dengan fokus dan terarah dapat memecahkan masalah pembelajaran matematika pada materi luas segitiga dan relevan diterapkan di kelas VI Sekolah Dasar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematika materi keliling dan luas segitiga siswa kelas VII SMP Negeri 2 Longkip Kota Madya Subulusalam sangat rendah pada awalnya.Penerapan pendekatan penemuan terbimbing berhasil meningkatkan aktivitas siswa dan guru, serta hasil belajar matematika siswa.Peningkatan terlihat dari siklus I ke siklus II, dengan hasil belajar dan ketuntasan belajar siswa yang memenuhi target indikator kinerja penelitian.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas pendekatan penemuan terbimbing pada materi matematika yang lebih kompleks, seperti trigonometri atau geometri ruang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih valid dan reliabel untuk mengukur kemampuan penalaran matematika siswa secara komprehensif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pendekatan penemuan terbimbing terhadap motivasi belajar dan kepercayaan diri siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama, terutama dalam mengembangkan kemampuan penalaran siswa agar lebih siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan kemajuan teknologi. Dengan demikian, siswa tidak hanya menguasai konsep matematika secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan memecahkan masalah secara kreatif dan inovatif.

Read online
File size1.27 MB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test