JURNALP4IJURNALP4I
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & PengajaranEDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & PengajaranMembaca merupakan salah satu hal yang penting dalam segala macam proses pembelajaran. Melalui membaca berbagai ilmu pengetahuan, yang dapat mengantarkan pada kesuksesan, bisa kita dapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan Strategi guru dalam meningkatkan minat membaca Alkitab terhadap peserta didik SMP YPPGI Tagime. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa guru-guru pada sekolah tersebut masih pasif dalam melaksanakan strategi peningkatan minat membaca. Guru-guru di SMP YPPGI Tagime tersebut belum secara aktif memberi perhatian pada upaya peningkatan minat membaca para peserta didik. Melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan bagi peserta didik, peneliti berusaha untuk menumbuhkan kecintaan membaca peserta didik melalui strategi peningkatan minat baca Ayat Alkitab bergambar. Kegiatan dilaksanakan 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan-kegiatan yang menyenangkan sebagai upaya strategi peningkatan minat membaca, para peserta didik menjadi lebih antusias dan termotivasi untuk lebih meningkatkan minat dalam membaca.
Strategi guru meningkatkan minat baca bagi peserta didik Sekolah menengah Pertama merupakan strategi yang perlu didukung oleh seluruh pihak di sekolah.Dalam penelitian ini, hasil penelitian menunjukan bahwa kegiatan 15 Menit Membaca dengan berbagai cara strategi peningkatan minat baca dan taman Baca merupakan strategi peningkatan minat baca untuk mendukung peningkatan minat Membaca.Dengan mengoptimalkan strategi Membaca, peserta didik dan guru akan mendapatkan banyak manfaat untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar di SMP YPPGI Tagime.
Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan strategi-strategi kreatif dan inovatif dalam meningkatkan minat membaca peserta didik. Strategi yang bervariasi dan menarik dapat membantu peserta didik untuk lebih antusias dan termotivasi dalam membaca. Selain itu, penting untuk melibatkan seluruh pihak di sekolah, termasuk guru, kepala sekolah, dan penanggung jawab, dalam mengoptimalkan strategi peningkatan minat baca. Dengan dukungan dan kolaborasi yang kuat, strategi membaca dapat berjalan dengan sukses dan lancar, sehingga peserta didik dapat mengembangkan minat dan kebiasaan membaca yang baik.
| File size | 293.8 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
BIMABERILMUBIMABERILMU Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas fasilitas pembelajaran dan pencapaian kompetensi dalam pendidikan tata boga. MetodePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas fasilitas pembelajaran dan pencapaian kompetensi dalam pendidikan tata boga. Metode
UKRIDAUKRIDA Peningkatan persentase siswa yang tuntas terjadi secara progresif. 0 % pra‑siklus, 55,56 % siklus I, dan 83,33 % siklus II. Hasil ini memenuhiPeningkatan persentase siswa yang tuntas terjadi secara progresif. 0 % pra‑siklus, 55,56 % siklus I, dan 83,33 % siklus II. Hasil ini memenuhi
BIMABERILMUBIMABERILMU Faktor pendukung utama meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, keteladanan guru, dan budaya disiplin, sedangkan penghambatnya berasal dari perbedaanFaktor pendukung utama meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, keteladanan guru, dan budaya disiplin, sedangkan penghambatnya berasal dari perbedaan
BIMABERILMUBIMABERILMU Selain menyediakan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah, hal ini membantu dalam membentuk generasi muda yang lebih berkualitas, dengan moral yangSelain menyediakan pemahaman yang lebih mendalam tentang sejarah, hal ini membantu dalam membentuk generasi muda yang lebih berkualitas, dengan moral yang
JURNALP4IJURNALP4I Keempat, pendekatan terpadu, yang menggabungkan seluruh aspek sifat, perilaku, dan situasi untuk menciptakan kepemimpinan yang komprehensif dan adaptif.Keempat, pendekatan terpadu, yang menggabungkan seluruh aspek sifat, perilaku, dan situasi untuk menciptakan kepemimpinan yang komprehensif dan adaptif.
JURNALP4IJURNALP4I Konsep Lewins three-stage model (unfreeze, change, refreeze) diidentifikasi sebagai kerangka utama dalam mengimplementasikan perubahan. Selain itu, perubahanKonsep Lewins three-stage model (unfreeze, change, refreeze) diidentifikasi sebagai kerangka utama dalam mengimplementasikan perubahan. Selain itu, perubahan
JURNALP4IJURNALP4I SMA Negeri 1 Tanjung Bintang memiliki visi dan misi untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan disiplin bagi seluruh warga sekolah. Program penanamanSMA Negeri 1 Tanjung Bintang memiliki visi dan misi untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan disiplin bagi seluruh warga sekolah. Program penanaman
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web google sites materi keberagaman budaya negeriku. Model pengembangannya menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis web google sites materi keberagaman budaya negeriku. Model pengembangannya menggunakan
Useful /
JURNALP4IJURNALP4I Budaya yang Program Sabtu adalah kegiatan co‑curriculum yang digunakan di sekolah untuk mempromosikan pembelajaran berbasis budaya. Tujuan dari studiBudaya yang Program Sabtu adalah kegiatan co‑curriculum yang digunakan di sekolah untuk mempromosikan pembelajaran berbasis budaya. Tujuan dari studi
JURNALP4IJURNALP4I Pembelajaran dengan media rangka tubuh mengalami peningkatan yang signifikan bagi kompetensi menggambar desain busana pada mata pelajaran Dasar Desain.Pembelajaran dengan media rangka tubuh mengalami peningkatan yang signifikan bagi kompetensi menggambar desain busana pada mata pelajaran Dasar Desain.
FIP UNGFIP UNG Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan laboratorium religi dalam penguatan karakter siswa di SMP Negeri 1 Kaidipang, Kabupaten BolaangPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan laboratorium religi dalam penguatan karakter siswa di SMP Negeri 1 Kaidipang, Kabupaten Bolaang
FIP UNGFIP UNG Materi ajar mencakup empat aspek penting dalam kemampuan berbahasa, yaitu menulis, mendengarkan, berbicara, dan membaca. Evaluasi ini memberikan gambaranMateri ajar mencakup empat aspek penting dalam kemampuan berbahasa, yaitu menulis, mendengarkan, berbicara, dan membaca. Evaluasi ini memberikan gambaran