GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER

Eduversity : Journal of Future Interdisciplinary EducationEduversity : Journal of Future Interdisciplinary Education

Minat belajar Bahasa Inggris pada siswa sekolah menengah kejuruan masih menjadi persoalan fundamental yang berpengaruh terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMK Negeri 1 Sikur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik survei, observasi, dan wawancara terhadap 40 siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 7 siswa yang menyukai pelajaran Bahasa Inggris, sementara 33 siswa lainnya menyatakan tidak menyukainya. Faktor utama penyebab rendahnya minat adalah persepsi siswa terhadap tingkat kesulitan materi dan tingginya tuntutan hafalan, sedangkan faktor motivasi dan kendala biaya kursus hanya muncul pada sebagian kecil siswa. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya bahwa tantangan kognitif, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan minimnya relevansi vokasional menjadi determinan rendahnya minat belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan minat belajar memerlukan intervensi pedagogis yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan vokasional siswa.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan minat belajar memerlukan intervensi pedagogis yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan vokasional siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 7 siswa yang menyukai pelajaran Bahasa Inggris, sementara 33 siswa lainnya menyatakan tidak menyukainya.Faktor utama penyebab rendahnya minat adalah persepsi siswa terhadap tingkat kesulitan materi dan tingginya tuntutan hafalan, sedangkan faktor motivasi dan kendala biaya kursus hanya muncul pada sebagian kecil siswa.Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya bahwa tantangan kognitif, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan minimnya relevansi vokasional menjadi determinan rendahnya minat belajar.

Untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris pada siswa SMK, diperlukan intervensi pedagogis yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan vokasional siswa. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang variatif dan menarik, serta mengintegrasikan materi Bahasa Inggris dengan bidang studi vokasional. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan motivasi siswa dengan memberikan pemahaman tentang relevansi Bahasa Inggris dalam karir mereka di masa depan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi untuk mengurangi ketakutan siswa dalam menggunakan Bahasa Inggris, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berkomunikasi.

Read online
File size297.13 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test