UNMUNM

Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan layanan kunjungan rumah dalam bimbingan dan konseling di SMAN 12 Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua guru bimbingan dan konseling, tiga wali kelas, dan satu kepala sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi, dengan instrumen berupa panduan wawancara terstruktur dan format pencatatan dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan kunjungan rumah dilaksanakan oleh guru BK bekerja sama dengan wali kelas untuk memahami masalah siswa dan menjalin komunikasi dengan orang tua. Kendala yang ditemukan meliputi komunikasi awal yang kurang baik dengan siswa, tidak adanya surat tugas resmi dari kepala sekolah, dan keterbatasan dana operasional untuk pelaksanaan kunjungan rumah. Faktor pendukung, seperti sambutan hangat dari orang tua dan lingkungan yang mendukung, berkontribusi pada keberhasilan program tersebut. Kebaruan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan layanan kunjungan rumah tidak hanya bergantung pada dukungan administratif formal, tetapi juga pada keterlibatan emosional dan komunikasi aktif antara guru, siswa, dan orang tua. Inisiatif guru BK dalam membangun hubungan interpersonal sangat penting dalam pelaksanaan layanan.

Layanan kunjungan rumah merupakan salah satu layanan pendukung di SMAN 12 Banda Aceh yang dilaksanakan oleh guru BK bersama-sama dengan wali kelas untuk memahami lebih jelas penyebab atau latar belakang permasalahan siswa, serta mengkomunikasikan permasalahan ke orang tua.Pelaksanaan kunjungan rumah berjalan sesuai dengan prinsip layanan bimbingan yang sistematis dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik, melibatkan kolaborasi dengan berbagai pihak.Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dokumentasi formal, pendekatan psikologis terhadap siswa, dan pemanfaatan hasil kunjungan rumah untuk pengembangan layanan bimbingan dan konseling yang lebih komprehensif.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai teknik komunikasi yang digunakan guru BK dalam kunjungan rumah, khususnya dalam membangun kepercayaan dan keterbukaan dengan orang tua. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan bagi guru BK terkait strategi mengatasi kendala-kendala yang muncul selama kunjungan rumah, seperti keterbatasan dana atau alamat siswa yang tidak jelas. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas layanan kunjungan rumah di sekolah-sekolah dengan karakteristik sosio-ekonomi yang berbeda, untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan program. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan dan konseling di sekolah, serta membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan yang mereka hadapi, sehingga dapat mencapai perkembangan optimal dalam aspek akademik, sosial, dan emosional. Dengan demikian, layanan bimbingan dan konseling dapat menjadi bagian integral dari sistem pendidikan yang berpihak pada kebutuhan dan kesejahteraan siswa.

  1. Pengembangan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Home Visit (Studi Kasus Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten... doi.org/10.22219/jp2sd.v8i2.11734Pengembangan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Home Visit Studi Kasus Tingkat Sekolah Dasar di Kabupaten doi 10 22219 jp2sd v8i2 11734
Read online
File size357.4 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test