UNMUNM
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentRegulasi diri yang tinggi sangat dibutuhkan agar siswa dapat beradaptasi dengan baik di sekolah menengah pertama. Sangat penting untuk melatih siswa memiliki regulasi diri yang tinggi, terutama saat siswa baru memasuki sekolah menengah pertama, yaitu di kelas 7. Metode jurnal dipilih sebagai salah satu alat untuk meningkatkan regulasi diri siswa. Penelitian ini hanya menggunakan 2 (dua) variabel, yaitu: 1) Regulasi diri, 2) Metode penjurnalan; sehingga tujuan penelitiannya adalah untuk memperoleh gambaran penggunaan metode penjurnalan untuk membantu meningkatkan regulasi diri siswa dan memperoleh gambaran efektivitas penggunaan metode penjurnalan untuk membantu meningkatkan regulasi diri siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Metode ini dipilih karena Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk memecahkan masalah nyata yang terjadi di dalam kelas melalui tindakan yang dilakukan di dalam kelas. Penelitian ini dilakukan di SMP Madania Parung, Bogor yang merupakan sekolah inklusi.
Dari hasil penelitian tindakan kelas ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode penjurnalan dapat meningkatkan regulasi diri siswa.Hal ini dapat dilihat dari persentase sebelum intervensi yaitu hanya 13% siswa yang memiliki regulasi diri sangat tinggi, 69% siswa memiliki regulasi diri tinggi, dan 23% siswa memiliki regulasi diri rendah.Namun, setelah diberikan intervensi dengan menggunakan metode penjurnalan selama 2 siklus, persentase regulasi diri siswa menjadi 30,7% siswa memiliki regulasi diri yang sangat tinggi, 53,8% siswa memiliki regulasi diri yang tinggi, dan 15,4% siswa memiliki regulasi diri yang cukup rendah.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas metode penjurnalan dalam meningkatkan regulasi diri siswa pada jenjang pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar atau sekolah menengah atas. Hal ini penting untuk mengetahui apakah metode ini dapat diimplementasikan secara efektif pada berbagai kelompok usia dan tingkat perkembangan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul atau panduan penjurnalan yang lebih komprehensif dan terstruktur, yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa sekolah inklusi. Modul ini dapat mencakup berbagai teknik penjurnalan, contoh-contoh pertanyaan reflektif, dan strategi untuk mengatasi hambatan yang mungkin dihadapi siswa. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran faktor-faktor sosial dan emosional, seperti dukungan orang tua dan teman sebaya, dalam memoderasi efektivitas metode penjurnalan. Dengan memahami bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan metode penjurnalan, kita dapat mengembangkan intervensi yang lebih personal dan efektif untuk meningkatkan regulasi diri siswa.
| File size | 363.54 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMUNM Selain itu, ditemukan adanya perbedaan permasalahan yang dihadapi mahasiswa sesuai dengan program studi masing-masing. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,Selain itu, ditemukan adanya perbedaan permasalahan yang dihadapi mahasiswa sesuai dengan program studi masing-masing. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,
UNMUNM Intervensi restrukturisasi kognitif secara signifikan menurunkan skor perilaku self‑injury pada siswa SMK Negeri XYZ, terlihat dari pergeseran kategoriIntervensi restrukturisasi kognitif secara signifikan menurunkan skor perilaku self‑injury pada siswa SMK Negeri XYZ, terlihat dari pergeseran kategori
UNMUNM Pengelolaan stres yang buruk, ketidakmampuan mengambil keputusan, serta rendahnya kualitas hubungan positif dengan orang lain dapat dianggap indikatorPengelolaan stres yang buruk, ketidakmampuan mengambil keputusan, serta rendahnya kualitas hubungan positif dengan orang lain dapat dianggap indikator
UNESAUNESA Instrumen angket kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 33 peserta didik dari kelas X-3 menjadi subjek penelitian. Dalam penelitian ini,Instrumen angket kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 33 peserta didik dari kelas X-3 menjadi subjek penelitian. Dalam penelitian ini,
UNESAUNESA Supervisi di SMK Negeri 13 Surabaya dan SMK Dharma Bahari dilakukan secara sistematis dan mampu meningkatkan kinerja guru BK melalui teknik kunjungan kelasSupervisi di SMK Negeri 13 Surabaya dan SMK Dharma Bahari dilakukan secara sistematis dan mampu meningkatkan kinerja guru BK melalui teknik kunjungan kelas
UNESAUNESA Nilai R Square (0,195) menunjukkan kontribusi kedua variabel sebesar 19,5%, sementara 80,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Penelitian iniNilai R Square (0,195) menunjukkan kontribusi kedua variabel sebesar 19,5%, sementara 80,5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti. Penelitian ini
UNMUNM Karena jika ada ayah, Fathan akan lebih sering menunjukkan sikap manja. Oleh karena itu, ayah memberi toleransi waktu ibu bersama Fathan dan ayah beraktifitasKarena jika ada ayah, Fathan akan lebih sering menunjukkan sikap manja. Oleh karena itu, ayah memberi toleransi waktu ibu bersama Fathan dan ayah beraktifitas
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Namun sistem pendidikan menghadapi tantangan seperti akses yang tidak merata, kualitas yang bervariasi, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan duniaNamun sistem pendidikan menghadapi tantangan seperti akses yang tidak merata, kualitas yang bervariasi, dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia
Useful /
UNESAUNESA Prosedur pelaksanaan bimbingan kelompok teknik sosiodrama melibatkan dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua tahapan yang dilakukan dalam duaProsedur pelaksanaan bimbingan kelompok teknik sosiodrama melibatkan dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua tahapan yang dilakukan dalam dua
UNMUNM Peneliti berhasil mengembangkan panduan konseling realitas yang efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa. ValiditasPeneliti berhasil mengembangkan panduan konseling realitas yang efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa. Validitas
UNESAUNESA Dengan demikian, pengembangan panduan Motivational Interviewing untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah menengah atas bagi guru BK memenuhi kriteriaDengan demikian, pengembangan panduan Motivational Interviewing untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah menengah atas bagi guru BK memenuhi kriteria
UNESAUNESA Penelitian ini mengambil fokus masalah dan kebutuhan peserta didik terhadap informasi peminatan dan studi lanjut melalui media bimbingan klasikal yangPenelitian ini mengambil fokus masalah dan kebutuhan peserta didik terhadap informasi peminatan dan studi lanjut melalui media bimbingan klasikal yang