UNMUNM
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif teknik restrukturisasi kognitif dalam mengurangi perilaku melukai diri pada siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri XYZ. Penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kuantitatif, menggunakan desain quasi eksperimen dan menggunakan kelompok kontrol nonekuivalen. Sepuluh siswa yang terlibat dipilih secara purposif berdasarkan indikator perilaku menyakiti diri dan dibagi ke dalam dua kelompok, masing-masing lima siswa pada kelompok eksperimen dan kontrol. Setelah data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipasi dan skala perilaku melukai diri, uji Mann–Whitney digunakan untuk menganalisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menerima intervensi restrukturisasi kognitif mengalami penurunan perilaku melukai diri yang signifikan, dengan pergeseran kategori dari tinggi ke lebih rendah. Sebaliknya, tidak ada perubahan yang signifikan dalam kelompok kontrol. Analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,009, yang menandakan adanya perbedaan nyata antara kedua kelompok. Temuan ini memperlihatkan bahwa restrukturisasi kognitif efektif dalam membantu siswa mengenali, menantang, dan mengubah pola pikir negatif yang mendorong perilaku melukai diri, sehingga mendukung regulasi emosi yang lebih sehat serta keterampilan coping yang adaptif.
Intervensi restrukturisasi kognitif secara signifikan menurunkan skor perilaku self‑injury pada siswa SMK Negeri XYZ, terlihat dari pergeseran kategori perilaku tinggi menjadi sedang setelah perawatan.Uji Mann‑Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0,009 yang mendukung hipotesis bahwa teknik ini efektif.Hal ini menegaskan bahwa konseling kelompok berbasis CBT dapat menjadi strategi pencegahan dan penanganan perilaku merugikan diri di lingkungan sekolah.
Pertama, studi lanjutan dapat menyelidiki efektivitas kombinasi restrukturisasi kognitif dengan terapi perilaku dialektik (DBT) dalam mengurangi perilaku self‑injury, dengan pertanyaan penelitian apakah pendekatan gabungan memberikan hasil yang lebih kuat dibandingkan satuan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi jangka panjang dampak restrukturisasi kognitif pada kesejahteraan emosional siswa, misalnya menanyakan apakah reduksi perilaku self‑injury berlanjut satu tahun setelah intervensi. Ketiga, disarankan meneliti pengaruh peran keluarga dan dukungan sosial dalam proses konseling kelompok, dengan mengajukan pertanyaan apakah keterlibatan orang tua dapat memperkuat hasil intervensi restrukturisasi kognitif dan menurunkan risiko relapse perilaku self‑injury.
| File size | 385.65 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJUNJ Penelitian ini mengungkap pengalaman subjektif para guru honorer terkait konflik antara tuntutan profesional dan peran di ranah keluarga, dengan fokusPenelitian ini mengungkap pengalaman subjektif para guru honorer terkait konflik antara tuntutan profesional dan peran di ranah keluarga, dengan fokus
MACHUNGMACHUNG Hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas komunikasi dalam suatu pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konflik dapat terjadi dalamHal tersebut dapat mempengaruhi kualitas komunikasi dalam suatu pertemanan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana konflik dapat terjadi dalam
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Sebaliknya, gaya mengajar yang monoton atau kurang fleksibel dapat menurunkan minat belajar siswa dan berdampak negatif pada prestasi mereka. Hasil penelitianSebaliknya, gaya mengajar yang monoton atau kurang fleksibel dapat menurunkan minat belajar siswa dan berdampak negatif pada prestasi mereka. Hasil penelitian
UNMUNM Pengambilan sampel dilakukan dengan tujuan khusus (purposive sampling) melibatkan 117 mahasiswa yang tinggal di pesantren. Data dikumpulkan menggunakanPengambilan sampel dilakukan dengan tujuan khusus (purposive sampling) melibatkan 117 mahasiswa yang tinggal di pesantren. Data dikumpulkan menggunakan
UNESAUNESA Sebanyak 33 peserta didik dari kelas X-3 menjadi subjek penelitian. Dalam penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa layanan bimbingan klasikal metodeSebanyak 33 peserta didik dari kelas X-3 menjadi subjek penelitian. Dalam penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa layanan bimbingan klasikal metode
UNESAUNESA Sedangkan guru BK di SMK Dharma Bahari, diketahui bahwa tidak adanya buku konseling karena jumlah peserta didik berjumlah 2. 244 dan hanya terdapat 6 guruSedangkan guru BK di SMK Dharma Bahari, diketahui bahwa tidak adanya buku konseling karena jumlah peserta didik berjumlah 2. 244 dan hanya terdapat 6 guru
UNESAUNESA Terdapat pula hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan kemandirian santri (r = 0,272, p = 0,000). Uji korelasi berganda menunjukkan koefisienTerdapat pula hubungan positif dan signifikan antara dukungan sosial dan kemandirian santri (r = 0,272, p = 0,000). Uji korelasi berganda menunjukkan koefisien
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk meneliti upaya pencegahan kenakalan remaja di sekolah menengah atas melalui interaksiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk meneliti upaya pencegahan kenakalan remaja di sekolah menengah atas melalui interaksi
Useful /
UNMUNM Metode ini dipilih karena Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk memecahkan masalah nyata yang terjadi di dalam kelas melalui tindakan yang dilakukanMetode ini dipilih karena Penelitian Tindakan Kelas bertujuan untuk memecahkan masalah nyata yang terjadi di dalam kelas melalui tindakan yang dilakukan
UNMUNM Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS 20 dengan uji independent t-test menunjukkan nilai signifikansi (2‑tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,002Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS 20 dengan uji independent t-test menunjukkan nilai signifikansi (2‑tailed) < 0,05 yaitu sebesar 0,002
UNMUNM Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe pretest–posttest satu kelompok. Data dikumpulkan melalui angket pemahamanPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe pretest–posttest satu kelompok. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman
UNESAUNESA Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan lima tahapan utama: pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk,Metode yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan lima tahapan utama: pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft produk,