UNMUNM
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentPenelitian ini menelaah minat belajar siswa dari keluarga broken home dan penanganannya yang dilakukan di salah satu SMK di Soppeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Gambaran minat belajar pada siswa AIS (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar pada siswa AIS (3) Upaya penanganan minat belajar yang dilakukan terhadap siswa AIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini sebanyak satu orang siswa berinisial AIS. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Gambaran minat belajar AIS yaitu kurang ditandai AIS jarang ke sekolah, sering bolos dan terlambat, AIS juga tidak menunjukkan antusiasme terhadap pelajarannya, AIS jarang mengerjakan tugas yang diberikan. (2) Faktor yang mempengaruhi minat belajar yang rendah pada AIS adalah kurangnya minat/motivasi dalam diri AIS, kurangnya dukungan dari orang tua, kurangnya kasih sayang yang diterima karena kondisi keluarga pasca kematian ibunya. (3) Upaya penanganan bagi siswa AIS yang mengalami minat belajar yang rendah adalah melalui pelaksanaan konseling realita dengan sistem WDEP terdiri dari 4 tahap yaitu eksplorasi want, doing, evaluasi, dan planning.
(1) Minat belajarnya rendah, terlihat dari ketidakhadiran, kurang disiplin, dan minimnya antusiasme belajar.(2) Penyebabnya meliputi faktor internal seperti motivasi lemah dan emosi tidak stabil, serta faktor eksternal seperti kurangnya dukungan keluarga.(3) Pendekatan konseling realita dengan teknik WDEP terbukti efektif meningkatkan semangat belajar, rasa tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi masa depan secara positif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka peneliti memberikan beberapa saran berikut: 1) Bagi peneliti selanjutnya perlu memperluas jumlah subjek, menggunakan instrumen yang lebih variatif dan terstandar, serta menjalin koordinasi yang lebih intensif dengan pihak sekolah agar proses penelitian lebih optimal; 2) Bagi guru BK dan sekolah disarankan memberikan layanan konseling rutin bagi siswa dengan minat belajar rendah dan mengadakan program peningkatan motivasi belajar melalui kerja sama antara guru, orang tua, dan siswa; dan 3) Bagi siswa, siswa diharapkan lebih terbuka terhadap bantuan, membangun resiliensi, dan menyusun rencana belajar secara mandiri untuk meningkatkan motivasi dan kesiapan menghadapi masa depan.
| File size | 352.09 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNJUNJ Temuan ini memberikan gambaran tentang kebutuhan mendesak untuk pengelolaan waktu dan sumber daya yang lebih optimal serta program dukungan bagi guru honorerTemuan ini memberikan gambaran tentang kebutuhan mendesak untuk pengelolaan waktu dan sumber daya yang lebih optimal serta program dukungan bagi guru honorer
MACHUNGMACHUNG Penelitian ini menunjukkan bahwa konflik pertemanan pada Generasi Z umumnya disebabkan oleh rasa cemburu, perbedaan pendapat, serta kurangnya pemahamanPenelitian ini menunjukkan bahwa konflik pertemanan pada Generasi Z umumnya disebabkan oleh rasa cemburu, perbedaan pendapat, serta kurangnya pemahaman
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Gaya interaktif, jelas, dan memfasilitasi partisipasi aktif siswa cenderung menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Sebaliknya, gaya monoton yang kurangGaya interaktif, jelas, dan memfasilitasi partisipasi aktif siswa cenderung menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Sebaliknya, gaya monoton yang kurang
UNMUNM Komunikasi interpersonal krusial untuk kohesi sosial dan pengembangan diri di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif denganKomunikasi interpersonal krusial untuk kohesi sosial dan pengembangan diri di lingkungan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
UNESAUNESA Kemampuan mengelola waktu memiliki peran penting dalam kegiatan peserta didik baik di lingkungan sekolah maupun masyarakt. Penelitian ini bertujuan untukKemampuan mengelola waktu memiliki peran penting dalam kegiatan peserta didik baik di lingkungan sekolah maupun masyarakt. Penelitian ini bertujuan untuk
UNESAUNESA Sedangkan di SMK Dharma Bahari menunjukkan guru BK yang mampu berinovasi dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan suatu aplikasi yang fungsinyaSedangkan di SMK Dharma Bahari menunjukkan guru BK yang mampu berinovasi dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan suatu aplikasi yang fungsinya
UNESAUNESA Uji korelasi berganda menunjukkan koefisien korelasi 0,441 dengan Sig. F Change 0,000, mengindikasikan hubungan positif dan signifikan secara simultan.Uji korelasi berganda menunjukkan koefisien korelasi 0,441 dengan Sig. F Change 0,000, mengindikasikan hubungan positif dan signifikan secara simultan.
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Hasilnya menunjukkan bahwa komunikasi efektif antara sekolah dan orang tua serta komunikasi interpersonal antara guru dan siswa menjadi kunci dalam mencegahHasilnya menunjukkan bahwa komunikasi efektif antara sekolah dan orang tua serta komunikasi interpersonal antara guru dan siswa menjadi kunci dalam mencegah
Useful /
UNESAUNESA Proses analisis dilakukan dengan memeriksa dan membaca ulang pustaka, mengkaji keterkaitan antar pustaka, serta memperhatikan komentar dan masukan dariProses analisis dilakukan dengan memeriksa dan membaca ulang pustaka, mengkaji keterkaitan antar pustaka, serta memperhatikan komentar dan masukan dari
UNMUNM Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul sebagai media peningkatan resiliensi bagi anak tunagrahita di salah satu SLBC di kota Makassar denganPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul sebagai media peningkatan resiliensi bagi anak tunagrahita di salah satu SLBC di kota Makassar dengan
UNESAUNESA Guru BK menyatakan bahwa penanganan motivasi belajar yang telah dilakukan kurang efektif. Untuk mengatasi masalah ini, buku panduan dianggap sebagai solusiGuru BK menyatakan bahwa penanganan motivasi belajar yang telah dilakukan kurang efektif. Untuk mengatasi masalah ini, buku panduan dianggap sebagai solusi
UNESAUNESA Guru BK berperan dalam meningkatkan motivasi berprestasi siswa melalui pemberian afirmasi dan kalimat positif untuk membangun kepercayaan diri siswa terhadapGuru BK berperan dalam meningkatkan motivasi berprestasi siswa melalui pemberian afirmasi dan kalimat positif untuk membangun kepercayaan diri siswa terhadap