IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini akan fokus pada Implementasi Program Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila dan Profil Siswa Rahmatan Lil Alamin (P5 dan PPRA) di MTs Islamiyah Kedungjambe Tuban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang mempunyai ciri alami (natural setting) sebagai sumber data deskriptif langsung, proses lebih penting daripada hasil, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian dilakukan melalui penanaman nilai-nilai moderasi beragama dan strategi penerapan agama moderat melalui pengembangan program dan Internalisasi nilai-nilai moderasi beragama dalam mewujudkan Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila (P5) dan Profil Siswa Rahmatan lilalamin (PPRA) di MTs Islamiyah Kedungjambe Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban dilakukan melalui Kegiatan kokurikuler, integrasi dalam kegiatan pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan menitikberatkan pada tiga nilai yaitu nasionalisme, keberagaman dan toleransi melalui transformasi, transinternalisasi dan transaksi nilai. Nilai-nilai moderasi beragama yang ditanamkan pada diri siswa adalah nilai-nilai toleransi dan keadilan yang merupakan prinsip yang ditanamkan pada diri siswa.

Nilai-nilai moderasi beragama di MTs Islamiyah Kedungjambe Kecamatan Singgahan telah terinternalisasi dalam kegiatan kokurikuler, integrasi pembelajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler dengan fokus pada nilai nasionalisme, kebhinekaan, dan toleransi.Implementasi program moderasi beragama dalam mewujudkan P5 dan PPRA dilakukan melalui pendekatan transformasi, transinternalisasi, dan transaksi nilai.Penanaman nilai-nilai tersebut efektif mendukung pembentukan profil pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin.

Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengaruh kegiatan upacara bendera terhadap pembentukan nasionalisme siswa dalam jangka panjang, apakah efeknya bersifat temporer atau benar-benar mengubah sikap dan perilaku secara mendalam. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas metode nasehat dibandingkan metode pembelajaran lain seperti simulasi atau role play dalam menanamkan nilai toleransi di lingkungan madrasah yang majemuk. Ketiga, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana integrasi konsep moderasi beragama dalam berbagai mata pelajaran non-agama, seperti IPS atau Bahasa, dapat memperkuat internalisasi nilai kebhinekaan tanpa mengurangi esensi akademik mata pelajaran tersebut. Studi-studi ini dapat membantu merancang intervensi pendidikan yang lebih sistematis dan berbasis bukti dalam membangun moderasi beragama sejak dini.

  1. Pelaksanaan Program Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan... doi.org/10.21154/maalim.v5i2.9897Pelaksanaan Program Moderasi Beragama dalam Mewujudkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan doi 10 21154 maalim v5i2 9897
  2. Pemahaman Moderasi Beragama dan Tingkat Toleransi pada Milenial Muslim di Perkotaan | Intizar. pemahaman... doi.org/10.19109/intizar.v29i1.13818Pemahaman Moderasi Beragama dan Tingkat Toleransi pada Milenial Muslim di Perkotaan Intizar pemahaman doi 10 19109 intizar v29i1 13818
Read online
File size274.64 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test