UCYUCY
Intersections: Jurnal Pendidikan Matematika Dan MatematikaIntersections: Jurnal Pendidikan Matematika Dan MatematikaBerdasarkan hasil wawancara sebelum penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematika siswa masih lemah. Misalnya pada materi persegi, siswa belum bisa menyampaikan argumennya dengan baik, padahal ide dan konsepnya sudah ada di kepala. Selain itu, siswa kesulitan dalam menginterpretasikan tugas yang berbentuk gambar, dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita masih lemah, mereka kesulitan menerjemahkan kalimat soal ke dalam model matematika dan menyelesaikannya sesuai dengan alur ceritanya. Sementara itu, materi persegi sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, oleh karena itu sebagian besar soal berbentuk cerita. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan posttest only control design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 2 Ceper Kabupaten Klaten yang terdiri dari tujuh kelas dengan jumlah siswa 224 orang. Pengambilan sampel cluster random sampling. Digunakan untuk pengambilan sampel. Berdasarkan pengambilan sampel diketahui bahwa kelas VIIA sebagai kelas eksperimen penelitian (Model PBL) dan kelas VIIB sebagai kelas control (Model Pembelajaran Konvensioanl). Metode pengumpulan data meliputi wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis data meliputi analisis pendahuluan, analisis instrumen tes, dan analisis tahap akhir. Setelah hipotesis diuji, peneliti menggunakan uji perbedaan terukur sisi kanan (uji-t). Berdasarkan perhitungan uji t dan tingkat signifikansi diperoleh nilai karena H0 ditolak. Artinya rata-rata kemampuan komunikasi matematis kelas eksperimen (menggunakan model PBL) lebih baik dibandingkan rata-rata kemampuan komunikasi matematis kelas kontrol. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah (PBL) efektif terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi pokok segiempat semester genap kelas VII SMPN 2 Ceper tahun ajaran 2023/2024.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai pengaruh model PBL terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa pada kompetensi dasar segi empat bisa disimpulkan sebagai berikut.Terdapat pengaruh signifikan penggunaan Model PBL terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa pada kompetensi dasar segi empat pada kelas VII SMPN 2 Ceper.Model PBL lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional (langsung) terhadap kemampuan komunikasi matematika siswa pada kompetensi dasar segi empat kelas VII SMPN 2 Ceper.
Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti kelemahan kemampuan komunikasi matematis siswa, khususnya dalam memecahkan soal cerita dan menginterpretasikan representasi visual, serta hasil penelitian yang menunjukkan efektivitas model PBL, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi pengaruh model PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi-materi matematika lainnya, seperti aljabar atau geometri, untuk menguji generalisasi efektivitas model tersebut. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mendalami proses berpikir siswa dalam memecahkan masalah menggunakan model PBL, dengan fokus pada bagaimana siswa mengkonstruksi pemahaman matematis dan mengkomunikasikan ide-ide mereka. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran faktor-faktor lain, seperti gaya belajar siswa atau karakteristik guru, dalam memoderasi efektivitas model PBL, sehingga dapat memberikan rekomendasi praktis untuk implementasi yang lebih optimal.
| File size | 204.86 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
USIUSI Hasil uji normalitas seluruh data pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan kolmogorov smirnov dan shapiro wilk diperoleh nilaiHasil uji normalitas seluruh data pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan kolmogorov smirnov dan shapiro wilk diperoleh nilai
UPSUPS Hasil dari kuesioner minat belajar siswa menunjukkan skor rata-rata sebesar 77,402 yang masuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil tes kemampuan pemecahanHasil dari kuesioner minat belajar siswa menunjukkan skor rata-rata sebesar 77,402 yang masuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil tes kemampuan pemecahan
UPSUPS Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding yang lebih tinggiPenelitian ini bertujuan untuk: (1) Mendeskripsikan rata-rata hasil belajar siswa pada model pembelajaran superitem berbantuan scaffolding yang lebih tinggi
UM SURABAYAUM SURABAYA Prestasi belajar diukur menggunakan instrumen tes berupa soal isian singkat. Terdapat empat belas soal isian singkat untuk pre-test maupun post-test berdasarkanPrestasi belajar diukur menggunakan instrumen tes berupa soal isian singkat. Terdapat empat belas soal isian singkat untuk pre-test maupun post-test berdasarkan
USIUSI Sementara itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis skor posttest di kelas eksperimen dan kelas kontrol, ditemukan bahwa tcount = 3,022 dengan derajatSementara itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis skor posttest di kelas eksperimen dan kelas kontrol, ditemukan bahwa tcount = 3,022 dengan derajat
UNESAUNESA Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan peningkatan capaian pengetahuan siswa kelas eksperimen sebesar 0,67 dan termasuk dalam kategori sedang ke tinggi.Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan peningkatan capaian pengetahuan siswa kelas eksperimen sebesar 0,67 dan termasuk dalam kategori sedang ke tinggi.
UNESAUNESA Dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis media film pendek efektif diterapkan dalam pembelajaran IPS untuk memberikan peningkatanDengan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbasis media film pendek efektif diterapkan dalam pembelajaran IPS untuk memberikan peningkatan
UNDIKSHAUNDIKSHA Model pembelajaran ini dapat menjadi solusi untuk mencari alternatif lain dalam melaksanakan proses pembelajaran terutama mata pelajaran PPKn pada materiModel pembelajaran ini dapat menjadi solusi untuk mencari alternatif lain dalam melaksanakan proses pembelajaran terutama mata pelajaran PPKn pada materi
Useful /
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Hasil kajian menunjukkan bahwa delik perzinahan dalam Pasal 284 KUHP mensyaratkan unsur kesengajaan, karakter pengaduan, serta pemenuhan unsur yang terkaitHasil kajian menunjukkan bahwa delik perzinahan dalam Pasal 284 KUHP mensyaratkan unsur kesengajaan, karakter pengaduan, serta pemenuhan unsur yang terkait
YOSSOEDARSOYOSSOEDARSO Penelitian ini bertujuan menganalisis serta mengidentifikasi kendala-kendala yang menghambat efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridisPenelitian ini bertujuan menganalisis serta mengidentifikasi kendala-kendala yang menghambat efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis
UM SURABAYAUM SURABAYA Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis korelasi sederhana yang berpatokan pada pedoman interpretasi korelasi Sugiyono tahunMetode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis korelasi sederhana yang berpatokan pada pedoman interpretasi korelasi Sugiyono tahun
UM SURABAYAUM SURABAYA Keakuratan dan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) serta Badan Pusat StatistikKeakuratan dan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) serta Badan Pusat Statistik