POLTEKBAPOLTEKBA
JIP ( Jurnal Ilmiah Politeknik )JIP ( Jurnal Ilmiah Politeknik )Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah belajar kooperatif atau cooperative learning dengan metode Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar matematika pada mahasiswa program Diploma III, Teknik Mesin Politeknik Balikpapan. Diharapkan hasil penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa dalam rangka peningkatan prestasi, dan bagi dosen dalam rangka peningkatan kompetensi profesional. Penelitian ini dilaksanakan selama dua siklus. Adapun tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah belajar kooperatif atau cooperative learning dengan metode Jigsaw. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian tindakan kelas ini, belajar kooperatif atau cooperative learning dengan metode Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar matematika pada mahasiswa program Diploma III, Poltekba. Hal ini terbukti dari adanya peningkatan skor motivasi belajar matematika mahasiswa dari 2,919 menjadi 3,193 pada siklus pertama dan dari 3,193 menjadi 3,33 pada siklus kedua setelah implementasi tindakan.
Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning khususnya metode Jigsaw dapat meningkatkan motivasi belajar matematika mahasiswa.Metode ini mendorong mahasiswa menjadi lebih aktif, kreatif serta meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi.Penerapan Jigsaw pada kelas 1 TM1 Prodi Teknik Mesin Politeknik Negeri Balikpapan berhasil meningkatkan tingkat motivasi dan prestasi belajar matematika mahasiswa.
Berangkat dari temuan bahwa instrumen angket yang digunakan masih kurang valid, peneliti selanjutnya dapat merancang dan menguji instrumen validitas dan reliabilitas yang lebih tinggi untuk mengevaluasi motivasi belajar secara akurat. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti efektivitas kombinasi pembelajaran kooperatif Jigsaw dengan teknologi digital interaktif guna memfasilitasi diskusi dan kolaborasi mahasiswa secara real‑time, dan membandingkan hasilnya dengan metode tradisional. Terakhir, studi lanjutan dapat memperluas jangkauan aplikasi Jigsaw ke mata pelajaran lain di tingkat diploma dan program sarjana, serta menilai dampaknya terhadap motivasi dan prestasi belajar mahasiswa secara longitudinal untuk memahami perubahan jangka panjang.
| File size | 181.23 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UPMSUPMS Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami materi pembelajaran di kelas meliputi guru sebagai fasilitator dan proses kegiatan pembelajaran.Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami materi pembelajaran di kelas meliputi guru sebagai fasilitator dan proses kegiatan pembelajaran.
ZAMRONEDUZAMRONEDU Semakin sering dan berarti penggunaan dialog mendalam dalam pengajaran fiqh, semakin tinggi motivasi siswa untuk belajar. Hal ini menekankan pentingnyaSemakin sering dan berarti penggunaan dialog mendalam dalam pengajaran fiqh, semakin tinggi motivasi siswa untuk belajar. Hal ini menekankan pentingnya
UNIMUDASORONGUNIMUDASORONG Berdasarkan hasil penelitian, data pretest menunjukkan rata-rata nilai 48.00 dengan rentang 15 hingga 70, sedangkan posttest rata-rata 69. Uji normalitasBerdasarkan hasil penelitian, data pretest menunjukkan rata-rata nilai 48.00 dengan rentang 15 hingga 70, sedangkan posttest rata-rata 69. Uji normalitas
UPMSUPMS Kemampuan siswa tertinggi dalam pemahaman kosa kata dengan persentase 62,85%, dan ide pokok mendapatkan persentase terendah 60%. Hasil nilai signifikansiKemampuan siswa tertinggi dalam pemahaman kosa kata dengan persentase 62,85%, dan ide pokok mendapatkan persentase terendah 60%. Hasil nilai signifikansi
UNESPADANGUNESPADANG Peningkatan ini terlihat dari hasil nilai tes dan perubahan sikap siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan tes sebagai bagian dariPeningkatan ini terlihat dari hasil nilai tes dan perubahan sikap siswa selama proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan tes sebagai bagian dari
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Pengembangan pembelajaran PAI dengan model Student Facilitator and Explaining berpotensi meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Selanjutnya, diperlukanPengembangan pembelajaran PAI dengan model Student Facilitator and Explaining berpotensi meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Selanjutnya, diperlukan
UMUSUMUS Dengan melalui dua tahapan, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Proses pengabdian kepada masyarakat di mulai dengan berdoa, ice breaking, penjelasanDengan melalui dua tahapan, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Proses pengabdian kepada masyarakat di mulai dengan berdoa, ice breaking, penjelasan
STKIP BUDIDAYASTKIP BUDIDAYA Penelitian ini menerapkan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner dan observasi. Analisis data penelitian ini menggunakan wawancara,Penelitian ini menerapkan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen kuesioner dan observasi. Analisis data penelitian ini menggunakan wawancara,
Useful /
PBSI UPRPBSI UPR Salah satu cerita rakyat dari pesisir Melayu Bengkalis yang sarat makna adalah Merbau Bersiram Darah, sebuah legenda tentang pengkhianatan, fitnah, danSalah satu cerita rakyat dari pesisir Melayu Bengkalis yang sarat makna adalah Merbau Bersiram Darah, sebuah legenda tentang pengkhianatan, fitnah, dan
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Sumber data yang digunakan adalah data primer utama yang diperoleh langsung dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Metode analisis data yang digunakanSumber data yang digunakan adalah data primer utama yang diperoleh langsung dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Metode analisis data yang digunakan
BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED Eksekutif perempuan memberikan perspektif unik yang meningkatkan kemampuan manajemen, sedangkan struktur tata kelola, khususnya dewan yang beragam danEksekutif perempuan memberikan perspektif unik yang meningkatkan kemampuan manajemen, sedangkan struktur tata kelola, khususnya dewan yang beragam dan
STITRADENWIJAYASTITRADENWIJAYA Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami hadis sesuai konteksnya; ketika dipahami secara tekstual, kontekstual, universal, berdasarkan situasi danOleh karena itu, sangat penting untuk memahami hadis sesuai konteksnya; ketika dipahami secara tekstual, kontekstual, universal, berdasarkan situasi dan