BASECAMPECOPUBMEDBASECAMPECOPUBMED

InJEBA : International Journal of Economics, Business and AccountingInJEBA : International Journal of Economics, Business and Accounting

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, independensi, profesionalisme, pengalaman kerja, dan tekanan anggaran waktu terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel pemoderasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik Kota Pekanbaru dan sampelnya adalah auditor di Kantor Akuntan Publik Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh atau yang sering disebut total sampling (sensus). Sumber data yang digunakan adalah data primer utama yang diperoleh langsung dari kuesioner yang dibagikan kepada responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Partial Least Square (PLS) untuk menguji enam hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini. Masing-masing hipotesis akan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS 4 untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, independensi, dan tekanan anggaran waktu memiliki pengaruh positif terhadap kualitas audit, serta etika auditor dapat memoderasi pengalaman kerja terhadap kualitas audit. Sementara itu, profesionalisme dan pengalaman kerja tidak terbukti memiliki pengaruh positif terhadap kualitas audit.

Kompetensi auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit karena kemampuan profesional yang memadai membantu dalam mendeteksi ketidaksesuaian dalam laporan keuangan.Independensi dan tekanan anggaran waktu juga berpengaruh positif terhadap kualitas audit, menunjukkan pentingnya objektivitas dan manajemen waktu dalam audit.Etika auditor tidak berperan sebagai variabel pemoderasi antara pengalaman kerja dan kualitas audit, yang menunjukkan bahwa aspek etika tidak memperkuat atau melemahkan hubungan tersebut dalam konteks penelitian ini.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh budaya organisasi di kantor akuntan publik terhadap penerapan etika auditor dalam praktik sehari-hari, karena faktor internal kantor mungkin memengaruhi keputusan etis auditor secara lebih mendalam daripada faktor individu semata. Kedua, penting untuk mengkaji dampak penerapan teknologi audit seperti sistem kecerdasan buatan terhadap tekanan anggaran waktu dan bagaimana teknologi ini dapat membantu atau justru memperparah kualitas audit di tengah tuntutan efisiensi waktu. Ketiga, perlu dilakukan studi tentang dinamika hubungan antara pengalaman kerja auditor dengan kualitas audit dalam konteks spesifik sektor industri tertentu, mengingat bahwa kompleksitas bisnis berbeda antar sektor dan dapat mengubah makna dari pengalaman dalam menentukan kualitas audit. Pelibatan variabel-variabel kontekstual ini dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang faktor-faktor yang sebenarnya mendorong atau menghambat kualitas audit di lapangan. Penelitian lanjutan sebaiknya dirancang dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif secara kombinasi agar dapat menangkap nuansa praktik audit yang kompleks. Dengan demikian, hasil penelitian dapat memberikan kontribusi yang lebih bernuansa bagi pengembangan standar profesi dan pelatihan auditor di masa depan.

Read online
File size683.26 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test