NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE
Journal of Profession EducationJournal of Profession EducationPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PKG), faktor pendukung, dan faktor penghambat PKG pada SMK Muhammadiyah 3 Surakarta. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan PKG dilaksanakan setahun sekali dengan dua periode: evaluasi diri guru dan periode penilaian. Metode PKG melibatkan pengamatan dan pemantauan, membawa peningkatan kategori kinerja dari Cukup menjadi Baik pada tahun 2017–2018. Faktor pendukung meliputi koordinasi baik antara kepala sekolah, tim penilai, dan guru, efektivitas guru dalam mengajar, serta partisipasi guru dalam kegiatan penyetaraan pendidikan. Faktor penghambat termasuk minimnya bantuan biaya operasional pendidikan dari pemerintah, jadwal PKG yang berbenturan dengan kegiatan lain, dan keterbatasan waktu.
Penilaian kinerja guru di SMK Muhammadiyah 3 Surakarta dilaksanakan satu tahun sekali, terbagi menjadi periode evaluasi diri guru dan penilaian.Metode penilaian memanfaatkan pengamatan dan pemantauan, sementara tindak lanjut meliputi pemberian nilai dan peningkatan kompetensi baik secara personal maupun kelompok.PKG pada tahun 2017–2018 menunjukkan peningkatan dari kategori Cukup menjadi Baik.Faktor pendukung terdiri atas koordinasi baik antara kepala sekolah, tim penilai, dan guru, efektivitas guru, serta partisipasi penyetaraan pendidikan.Faktor penghambat meliputi minimnya dana operasional pendidikan, jadwal PKG yang bertabrakan dengan kegiatan lain, dan keterbatasan waktu.
Saran penelitian lanjutan menyoroti tiga arah utama. Pertama, mengeksplorasi dampak jangka panjang PKG terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi siswa dengan menggunakan desain longitudinal dan analisis kuantitatif untuk menilai hubungan antara peningkatan kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Kedua, mengkaji strategi optimal penjadwalan PKG melalui pendekatan partisipatif, melibatkan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan, guna meminimalkan konflik dengan kegiatan lain dan mengoptimalkan waktu evaluasi. Ketiga, menilai efektivitas program In‑House Training dengan membandingkan model pelatihan berbasis teknologi (misalnya e‑learning atau blended learning) dan model tatap‑muka, serta menilai dampaknya terhadap pemahaman guru tentang standar penilaian dan peningkatan kompetensi profesional.
| File size | 179.76 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID (a) pemutakhiran data peta secara berkala setiap dua tahun mengingat dinamika perubahan tutupan lahan. (b) pelatihan dasar SIG bagi perangkat desa agar(a) pemutakhiran data peta secara berkala setiap dua tahun mengingat dinamika perubahan tutupan lahan. (b) pelatihan dasar SIG bagi perangkat desa agar
IDID Kegiatan dilaksanakan di Oemah Jamur Tangerang, Kabupaten Tangerang, pada tanggal 12–14 Oktober 2025 dengan metode pelatihan berbasis demonstrasi danKegiatan dilaksanakan di Oemah Jamur Tangerang, Kabupaten Tangerang, pada tanggal 12–14 Oktober 2025 dengan metode pelatihan berbasis demonstrasi dan
IDID Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru dan perubahan praktik pembelajaran, ditandai dengan kemampuan menyusun soal analitis dan studi kasus kontekstual.Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru dan perubahan praktik pembelajaran, ditandai dengan kemampuan menyusun soal analitis dan studi kasus kontekstual.
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE 2) Pelaksanaan kedisplinan siswa dilakukan dengan menata kehidupan bersama melalui sosialisasi program, guru memberikan contoh taat tata tertib sekolah2) Pelaksanaan kedisplinan siswa dilakukan dengan menata kehidupan bersama melalui sosialisasi program, guru memberikan contoh taat tata tertib sekolah
SINTHOPSINTHOP Namun, proses internalisasi nilai spiritual menghadapi sejumlah tantangan, termasuk variasi motivasi siswa, pengawasan yang terbatas, pengaruh media sosialNamun, proses internalisasi nilai spiritual menghadapi sejumlah tantangan, termasuk variasi motivasi siswa, pengawasan yang terbatas, pengaruh media sosial
USIUSI Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penggunaan permainan Scattergories dapat meningkatkan keterampilan kosakata siswa kelas VII‑1 pada SMPPenelitian ini bertujuan untuk menguji apakah penggunaan permainan Scattergories dapat meningkatkan keterampilan kosakata siswa kelas VII‑1 pada SMP
UNUHAUNUHA Terakhir peneliti akan menarik kesimpulan. Penerapan materi khutbah menggunakan strategi GASING, melibatkan peserta didik secara utuh dengan melaksanakanTerakhir peneliti akan menarik kesimpulan. Penerapan materi khutbah menggunakan strategi GASING, melibatkan peserta didik secara utuh dengan melaksanakan
UINSAIDUINSAID Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis pendekatan penelitian yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kunjungan rumah dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan
Useful /
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Penelitian ini bertujuan untuk menemukan. Komunikasi merupakan sarana hubungan antara anggota komunitas pendidikan, yaitu siswa, guru, orang tua, dan pemangkuPenelitian ini bertujuan untuk menemukan. Komunikasi merupakan sarana hubungan antara anggota komunitas pendidikan, yaitu siswa, guru, orang tua, dan pemangku
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Metode penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama 3 bulan dengan dua siklus, menggunakan observasi dan tes hasil belajar, serta analisis deskriptifMetode penelitian tindakan kelas dilaksanakan selama 3 bulan dengan dua siklus, menggunakan observasi dan tes hasil belajar, serta analisis deskriptif
SAINSSAINS Pertemuan antara sistem hukum nasional Indonesia dan sistem hukum FIFA dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional mengakibatkan sinergi yangPertemuan antara sistem hukum nasional Indonesia dan sistem hukum FIFA dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola profesional mengakibatkan sinergi yang
USIUSI Populasi penelitian adalah siswa kelas X sebanyak 68 orang, dengan sampel sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis danPopulasi penelitian adalah siswa kelas X sebanyak 68 orang, dengan sampel sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis dan