UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan AnakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan 20 orang tua di Kelurahan Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini meliputi pengembangan karakter sejak dini melalui pembiasaan, pengajaran kedisiplinan, pemberian keteladanan, pembimbingan dalam menjalankan ibadah kepada Allah, serta menciptakan hubungan yang baik dengan orang tua dan teman sebaya.
Berdasarkan data, peran orang tua dalam membentuk karakter anak memiliki tujuan seperti membangun kesopanan, sikap positif, sifat pemaaf, kerendahan hati, budi pekerti yang baik, kedisiplinan, serta memberikan bimbingan dalam beribadah dan menjalin hubungan yang harmonis dengan orang tua maupun teman sebaya.Pembentukan karakter sejak dini dianggap sangat penting untuk mempersiapkan anak agar memiliki mental tangguh dalam menghadapi tantangan, perubahan, dan situasi tertentu di masa depan.Keberhasilan pendidikan karakter pada anak usia dini dapat terlihat dari perilaku sehari-hari mereka dalam berbagai aktivitas.Upaya yang dilakukan orang tua dalam mendidik anak agar memiliki karakter baik sudah cukup baik, meskipun masih ada sebagian orang tua yang sibuk dengan pekerjaan mereka.Tantangan dalam menanamkan pendidikan karakter sejak dini dapat menjadi peluang bagi orang tua untuk lebih memahami kepribadian anak mereka dan menjalankan tanggung jawab sebagai pendidik utama dan pertama dalam keluarga, terutama dalam proses pembentukan karakter anak usia dini.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara peran orang tua dalam pendidikan karakter anak di lingkungan keluarga dengan peran guru dalam pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kolaborasi antara orang tua dan guru dapat meningkatkan efektivitas pendidikan karakter anak usia dini. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan strategi pendidikan karakter yang komprehensif dan terintegrasi antara keluarga dan sekolah, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak pendidikan karakter sejak dini terhadap perkembangan sosial-emosional anak dan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi keberhasilan mereka di masa depan.
| File size | 294.57 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
UINSIUINSI Keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber untuk memastikan validitas informasi. Penelitian ini tidak hanya menggambarkan hambatan yangKeabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber untuk memastikan validitas informasi. Penelitian ini tidak hanya menggambarkan hambatan yang
UINSIUINSI Permainan ini memberikan pengalaman nyata yang melatih anak untuk mengambil keputusan, menyusun strategi, dan melakukan refleksi. Dengan demikian, permainanPermainan ini memberikan pengalaman nyata yang melatih anak untuk mengambil keputusan, menyusun strategi, dan melakukan refleksi. Dengan demikian, permainan
UINSIUINSI Kegiatan ini telah memberikan pengalaman yang bermakna bagi anak-anak dan dapat dijadikan sebagai model pembelajaran yang efektif. Implikasi dari penelitianKegiatan ini telah memberikan pengalaman yang bermakna bagi anak-anak dan dapat dijadikan sebagai model pembelajaran yang efektif. Implikasi dari penelitian
UINSIUINSI Penelitian ini menyoroti efektivitas alat digital Smart Hafiz Al Qolam dalam memfasilitasi literasi Qurani pada anak-anak usia dini di Indonesia. SelamaPenelitian ini menyoroti efektivitas alat digital Smart Hafiz Al Qolam dalam memfasilitasi literasi Qurani pada anak-anak usia dini di Indonesia. Selama
UINSIUINSI Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan tradisional tembak tutus pada siklus I, perkembangan kognitif anak belum mencapaiBerdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media permainan tradisional tembak tutus pada siklus I, perkembangan kognitif anak belum mencapai
UINSIUINSI Hasil penelitian bahwa meningkatkan kemampuan berbahasa dengan bermain peran yaitu, bermain peran yang sering dilakukan oleh anak-anak TPA PAUD Wafa HumairaHasil penelitian bahwa meningkatkan kemampuan berbahasa dengan bermain peran yaitu, bermain peran yang sering dilakukan oleh anak-anak TPA PAUD Wafa Humaira
UINSIUINSI Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kemampuan menghafal Rukun Iman pada anak. Metode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan kemampuan berbahasaHal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kemampuan menghafal Rukun Iman pada anak. Metode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan kemampuan berbahasa
UINSIUINSI Pelaksanaan permainan kartu kata terdiri dari enam jenis permainan yang dirancang untuk menstimulasi kemampuan keaksaraan awal anak. Evaluasi dilakukanPelaksanaan permainan kartu kata terdiri dari enam jenis permainan yang dirancang untuk menstimulasi kemampuan keaksaraan awal anak. Evaluasi dilakukan
Useful /
UINSIUINSI Uji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,585 dengan nilai signifikansi 0,028 (< 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positifUji korelasi Spearman menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,585 dengan nilai signifikansi 0,028 (< 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif
UINSIUINSI Data primer diperoleh dari wawancara dan observasi. Sedangkan, data sekunder dari literatur seperti buku dan jurnal. Analisis data menggunakan deskriptifData primer diperoleh dari wawancara dan observasi. Sedangkan, data sekunder dari literatur seperti buku dan jurnal. Analisis data menggunakan deskriptif
UINSIUINSI Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep angka melalui penggunaan permainan stik angka. Sampel penelitian terdiri dari 12 anak di kelompokPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep angka melalui penggunaan permainan stik angka. Sampel penelitian terdiri dari 12 anak di kelompok
UINSIUINSI Hasil penelitian pra siklus menunjukkan kemampuan berbicara anak sebesar 63%. Setelah diberikan perlakuan, terdapat peningkatan sebesar 80% pada siklusHasil penelitian pra siklus menunjukkan kemampuan berbicara anak sebesar 63%. Setelah diberikan perlakuan, terdapat peningkatan sebesar 80% pada siklus