UKSWUKSW
AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan AnakAUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan AnakThis study aims to improve Listening and Speaking Skills in Group B 3 of Nusawungu State Kindergarten, Nusawungu District, Cilacap Regency through conversation activities using picture story books in the second semester of the 2021/2022 academic year. This study was conducted in 2 cycles. Each cycle includes the stages of planning, action, observation, evaluation and reflection. The data collection techniques used were observation and documentation methods. The data analysis method used in this study was descriptive analysis. Improvements occurred in each cycle, in the initial condition, children who were not yet able to listen and speak well were 14 children (70%), children who were able to listen and speak well were 6 children (30%). In cycle I, children who were not yet able to listen and speak well were 8 children (40%), children who were able to listen and speak well were 12 children (60%). In cycle II, children who were not yet able to listen and speak well were 4 children (20%), children who were able to listen and speak well were 16 children (80%). This improvement shows that the method of talking with picture books is effective in developing childrens language skills, especially in listening and speaking. Behavioral changes are also seen, where children who were initially less enthusiastic become more active and interested in communicating.. . Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Menyimak dan Berbicara pada Kelompok B 3 TK Negeri Nusawungu Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap melalui kegiatan bercakap-cakap menggunakan media buku cerita bergambar pada semester dua tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus meliputi tahapan perencanaan, tindakan, observasi, evaluasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Peningkatan terjadi pada setiap siklus, pada kondisi awal anak yang belum mampu menyimak dan berbicara dengan baik 14 anak (70%), anak mampu menyimak dan berbicara dengan baik 6 anak (30%). Pada siklus I anak yang belum mampu menyimak dan berbicara dengan baik 8 anak (40%), anak mampu menyimak dan berbicara dengan baik 12 anak (60%). Pada Siklus II anak yang belum mampu menyimak dan berbicara dengan baik 4 anak (20%), anak mampu menyimak dan berbicara dengan baik 16 anak (80%). Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode bercakap-cakap dengan buku cerita bergambar efektif dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak, khususnya dalam menyimak dan berbicara. Perubahan perilaku juga terlihat, di mana anak-anak yang awalnya kurang antusias menjadi lebih aktif dan tertarik untuk berkomunikasi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode bercakap-cakap menggunakan alat peraga edukatif berupa buku cerita bergambar secara signifikan meningkatkan kemampuan menyimak dan berbicara anak.Penerapan metode ini secara konsisten, disesuaikan dengan tema pembelajaran, serta menggunakan bahasa ibu pada awal kegiatan, terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak.Peningkatan mencapai 40%, menunjukkan dampak positif yang signifikan dan perubahan perilaku siswa yang positif.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai variasi teknik dan pendekatan dalam metode bercakap-cakap dengan buku cerita bergambar, misalnya dengan membandingkan efektivitas penggunaan buku cerita bergambar dengan media visual lainnya seperti video animasi atau boneka tangan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengaruh jangka panjang metode ini terhadap perkembangan keterampilan bahasa anak-anak, termasuk kemampuan membaca dan menulis di jenjang pendidikan selanjutnya. Ketiga, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, mencakup berbagai latar belakang sosial ekonomi dan budaya, untuk memastikan generalisasi hasil yang lebih luas dan relevan bagi berbagai konteks pendidikan anak usia dini. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan strategi pembelajaran bahasa yang efektif dan inovatif bagi anak-anak usia dini.
| File size | 265.65 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Subjek penelitian satu orang dengan empat aspek yaitu pelafalan, kosakata, struktur dan percaya diri. Data dikumpulkan melalui tes lisan dan alat yangSubjek penelitian satu orang dengan empat aspek yaitu pelafalan, kosakata, struktur dan percaya diri. Data dikumpulkan melalui tes lisan dan alat yang
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Kebudayaan Nusantara merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang kaya dan beragam, namun terjadi tantangan besar yang disebabkan arus globalisasi danKebudayaan Nusantara merupakan warisan budaya bangsa Indonesia yang kaya dan beragam, namun terjadi tantangan besar yang disebabkan arus globalisasi dan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran berbagai referensi berupa buku danPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan melalui penelusuran berbagai referensi berupa buku dan
UKSWUKSW Kreativitas ini yang dibangun dalam diri orang tua untuk mendukung asupan gizi anak.orang tua juga perlu untuk merencanakan dan menyusun menu makan yangKreativitas ini yang dibangun dalam diri orang tua untuk mendukung asupan gizi anak.orang tua juga perlu untuk merencanakan dan menyusun menu makan yang
UnmulUnmul Berdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks. Jenis afiksBerdasarkan pembahasan yang dilakukan dalam penelitian ini, dapat disimpulkan anak usia 6-7 tahun sudah dapat menguasai beragam jenis afiks. Jenis afiks
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Pemberian materi disampaikan oleh dosen pengampu media pembelajaran. Kedua, pengenalan Busy Book sebagai media pembelajaran yang dapat diterapkan dalamPemberian materi disampaikan oleh dosen pengampu media pembelajaran. Kedua, pengenalan Busy Book sebagai media pembelajaran yang dapat diterapkan dalam
JQWHJQWH Hasil penelitian menunjukkan bahwa 81,3% anak memiliki perkembangan bahasa normal, 61,3% menerima stimulasi tinggi, 78,7% memiliki pola asuh positif, danHasil penelitian menunjukkan bahwa 81,3% anak memiliki perkembangan bahasa normal, 61,3% menerima stimulasi tinggi, 78,7% memiliki pola asuh positif, dan
UYPUYP Secara umum, kegiatan pelatihan pengurusan jenazah berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana, didukung oleh dukungan penuh dari pihak sekolah, kekompakanSecara umum, kegiatan pelatihan pengurusan jenazah berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana, didukung oleh dukungan penuh dari pihak sekolah, kekompakan
Useful /
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Permainan ini menggunakan elemen visual ilustratif dan komponen permainan beragam, serta melalui uji coba terbukti mampu menarik minat dan memotivasi belajar.Permainan ini menggunakan elemen visual ilustratif dan komponen permainan beragam, serta melalui uji coba terbukti mampu menarik minat dan memotivasi belajar.
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Pendekatan kreatif melalui kombinasi vlog dan motion graphic berhasil menyampaikan informasi secara ringan dan relevan dengan kehidupan remaja. Karya iniPendekatan kreatif melalui kombinasi vlog dan motion graphic berhasil menyampaikan informasi secara ringan dan relevan dengan kehidupan remaja. Karya ini
COMPARTDIGITALCOMPARTDIGITAL Pengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan metode waterfall dan menggunakan bahasa pemrograman PHP serta database MySQL. Hasil implementasi menunjukkanPengembangan sistem dilakukan dengan pendekatan metode waterfall dan menggunakan bahasa pemrograman PHP serta database MySQL. Hasil implementasi menunjukkan
UKSWUKSW Penggunaan media boneka tangan dalam pembelajaran membantu menciptakan proses belajar yang tidak hanya terpusat pada guru, serta memberikan kesempatanPenggunaan media boneka tangan dalam pembelajaran membantu menciptakan proses belajar yang tidak hanya terpusat pada guru, serta memberikan kesempatan