UKSWUKSW
AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan AnakAUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan AnakPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak-anak di Kelompok B TK Salafiyah Moga I, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang. Hal ini didorong oleh masalah rendahnya kemampuan motorik halus anak di kelompok tersebut. Strategi pembelajaran yang kurang bervariasi dan stimulasi yang kurang optimal terhadap kemampuan motorik halus menjadi penyebab utama, di mana pembelajaran cenderung tidak memberi anak kesempatan untuk berekspresi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa Kelompok B TK Salafiyah Moga I. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan yang signifikan setelah tindakan dilakukan. Setiap siklus pembelajaran yang menerapkan teknik kolase dari bahan alam menunjukkan peningkatan. Pengamatan terhadap rata-rata hasil tes kemampuan motorik halus anak secara keseluruhan menunjukkan bahwa pada observasi pra siklus, hanya sekitar 20% anak yang mencapai kemampuan motorik halus yang diharapkan. Persentase ini meningkat menjadi 40% pada siklus I, dan naik lagi menjadi 80% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknik kolase efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di Kelompok B TK Salafiyah Moga I, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.
Berdasarkan hasil yang diperoleh diketahui bahwa kegiatan pembelajaran dengan permainan kolase, Aktivitas membuat bentuk kolase dengan bahan alam mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak, pada pra siklus baru sekitar 20% pada penelitian tindakan kelas mulai meningkat dari siklus I menjadi 40% dan meningkat pada siklus II menjadi 80%.Melalui kegiatan ini, mampu meningkatkan ketrampilan peserta didik di TK Salafiyah Moga I, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang naik secara signifikan.Kesempatan membuat, meralat dan mencoba yang telah di berikan oleh guru dalam pembelajaran menggunakan media yang dapat di bentuk ulang telah memicu kreatifitas anak.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh teknik kolase dengan berbagai jenis bahan (misalnya, bahan daur ulang, tekstil, atau bahan alam lainnya) terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Hal ini penting untuk mengetahui apakah jenis bahan tertentu lebih efektif dalam merangsang keterampilan motorik halus. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak teknik kolase terhadap aspek perkembangan anak lainnya, seperti kreativitas, kemampuan problem-solving, dan kemampuan berbahasa. Dengan demikian, dapat diketahui manfaat holistik dari penerapan teknik kolase dalam pembelajaran anak usia dini. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas teknik kolase dalam konteks inklusi, yaitu bagaimana teknik ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan anak dengan kebutuhan khusus, seperti anak dengan gangguan motorik atau anak dengan disabilitas belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi guru dan praktisi pendidikan dalam merancang pembelajaran yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan individu anak.
- Kegiatan Bermain Plastisin dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini | Journal of Educational... doi.org/10.56436/jer.v2i1.200Kegiatan Bermain Plastisin dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Journal of Educational doi 10 56436 jer v2i1 200
- Pemanfaatan Kain Perca dalam Kegiatan Menganyam untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun... murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/611Pemanfaatan Kain Perca dalam Kegiatan Menganyam untuk Mengembangkan Motorik Halus Anak Usia 5 6 Tahun murhum ppjpaud index php murhum article view 611
- Manfaat Seni Rupa dalam Merangsang Kreativitas Anak Usia Dini | Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia... doi.org/10.47861/khirani.v2i1.920Manfaat Seni Rupa dalam Merangsang Kreativitas Anak Usia Dini Khirani Jurnal Pendidikan Anak Usia doi 10 47861 khirani v2i1 920
- Meningkatkan Kemampuan Kognitif melalui Alat Permainan Edukatif Kereta Api Pintar pada Anak | Murhum... murhum.ppjpaud.org/index.php/murhum/article/view/512Meningkatkan Kemampuan Kognitif melalui Alat Permainan Edukatif Kereta Api Pintar pada Anak Murhum murhum ppjpaud index php murhum article view 512
| File size | 293.05 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
USNSJUSNSJ Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive samplingPopulasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako sebanyak 56 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
OJSOJS Pasir kinetik merupakan media efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut karena menarik, menyenangkan, dan membantu melatih koordinasi tangan sertaPasir kinetik merupakan media efektif untuk meningkatkan kemampuan tersebut karena menarik, menyenangkan, dan membantu melatih koordinasi tangan serta
UNDHARIUNDHARI Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV secara signifikan.Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) terbukti mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV secara signifikan.
UNESAUNESA Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima yang membuktikan bahwa media Ludo Edukatif terbukti berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan groupDengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima yang membuktikan bahwa media Ludo Edukatif terbukti berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan group
UKSWUKSW Penuaan yang terjadi pada lansia menghasilkan berbagai perubahan fungsi dan struktur pembuluh darah arteri sehingga meningkatkan risiko hipertensi. OlehPenuaan yang terjadi pada lansia menghasilkan berbagai perubahan fungsi dan struktur pembuluh darah arteri sehingga meningkatkan risiko hipertensi. Oleh
UKSWUKSW Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisisTeknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Bahasa Indonesia di SMP relevan dengan pendidikan Paulo Freire, artinya pendidikan Bahasa Indonesia di SMPHasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Bahasa Indonesia di SMP relevan dengan pendidikan Paulo Freire, artinya pendidikan Bahasa Indonesia di SMP
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Alasan dilakukan pembuatan Busy Book karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan masih belum sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini karenaAlasan dilakukan pembuatan Busy Book karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan masih belum sesuai dengan karakteristik pendidikan anak usia dini karena
Useful /
UKSWUKSW Penyuluhan juga menginformasikan keberadaan bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu. Oleh karena itu, program PkM dapat menjadi model efektif penyuluhanPenyuluhan juga menginformasikan keberadaan bantuan hukum gratis bagi warga kurang mampu. Oleh karena itu, program PkM dapat menjadi model efektif penyuluhan
UKSWUKSW 5%) responden menyetujui bahwa kegiatan promosi kesehatan hipertensi dan demonstrasi pembuatan jus MESEM ini meningkatkan pengetahuan mereka terkait hipertensi5%) responden menyetujui bahwa kegiatan promosi kesehatan hipertensi dan demonstrasi pembuatan jus MESEM ini meningkatkan pengetahuan mereka terkait hipertensi
UKSWUKSW Lagu tersebut memuat materi di setiap pertemuan dan dinyanyikan bersama dengan anak-anak di kelas. Hasil analisa menunjukkan bahwa lagu merupakan mediaLagu tersebut memuat materi di setiap pertemuan dan dinyanyikan bersama dengan anak-anak di kelas. Hasil analisa menunjukkan bahwa lagu merupakan media
OJSOJS Peningkatan kemampuan siswa terlihat dari kualitas hasil gambar yang semakin baik, terutama pada aspek proporsi, komposisi, pencahayaan, serta ketepatanPeningkatan kemampuan siswa terlihat dari kualitas hasil gambar yang semakin baik, terutama pada aspek proporsi, komposisi, pencahayaan, serta ketepatan