UNIVEDUNIVED
Early Childhood Research and PracticeEarly Childhood Research and PracticeTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui kegiatan bermain peran dapat meningkatkan nilai kedisiplinan pada anak kelompok B di PAUD LENTERA ILMU Bengkulu Tengah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek utama dalam penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 19 anak di PAUD LENTERA ILMU Bengkulu Tengah. Hasil peningkatan karakter kedisiplinan anak pada siklus I sebesar 44%, pada siklus II meningkat menjadi 65%, dan pada siklus III peningkatan persentase sudah sesuai harapan yaitu sebesar 82%. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa melalui metode bermain peran pada anak kelompok B di PAUD LENTERA ILMU Bengkulu Tengah, terjadi peningkatan signifikan pada siklus III dengan persentase pencapaian sebesar 82% dan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).
Metode bermain peran terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan anak di PAUD LENTERA ILMU Bengkulu Tengah.Peningkatan ditunjukkan dari kenaikan persentase dari 44% pada siklus I menjadi 65% pada siklus II, dan mencapai 82% pada siklus III dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB).Karakter kedisiplinan yang berkembang meliputi kebiasaan datang tepat waktu, memakai seragam, membereskan mainan, dan mengantri tertib saat masuk kelas dan mencuci tangan.
Pertama, perlu diteliti efektivitas metode role playing dengan tema-tema lain selain menjadi guru dan murid, seperti bermain peran di keluarga atau masyarakat, untuk melihat pengaruhnya terhadap aspek kedisiplin yang lebih luas. Kedua, sebaiknya dilakukan penelitian lanjutan yang menggabungkan metode bermain peran dengan sistem reward non-material secara terstruktur, untuk mengevaluasi dampaknya terhadap motivasi internal anak dalam menaati aturan. Ketiga, penting untuk menguji penerapan metode ini di berbagai konteks lembaga PAUD dengan latar belakang sosial ekonomi berbeda, guna menilai tingkat transferabilitas dan adaptasi strategi dalam meningkatkan kedisiplin anak secara lebih inklusif.
| File size | 127.27 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepalaInforman penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kebaruan: Program ini secara efektif membantu siswa dalam mengatasi tantangan terkait karir dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi pasar kerja yangKebaruan: Program ini secara efektif membantu siswa dalam mengatasi tantangan terkait karir dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi pasar kerja yang
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Di sisi lain, penerapan teknologi digital dalam pemerintahan juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan siber, kesenjangan akses digital antarwilayah,Di sisi lain, penerapan teknologi digital dalam pemerintahan juga menghadapi berbagai tantangan, seperti keamanan siber, kesenjangan akses digital antarwilayah,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Di tengah pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, serta keragaman budaya dan agama yang semakin kompleks, pendidikan agama dituntut lebih dari sekadarDi tengah pengaruh globalisasi, perkembangan teknologi, serta keragaman budaya dan agama yang semakin kompleks, pendidikan agama dituntut lebih dari sekadar
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dan solutif dalam mencegah serta mengatasi perilaku phubbing dengan mengelaborasikan berbagai peran sentralPendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dan solutif dalam mencegah serta mengatasi perilaku phubbing dengan mengelaborasikan berbagai peran sentral
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu mendorong kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif, danGaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu mendorong kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif, dan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu menggerakkan kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif,Gaya kepemimpinan yang visioner, partisipatif, dan komunikatif terbukti mampu menggerakkan kolaborasi guru, membangun budaya organisasi yang kondusif,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Program coaching menghadapi beberapa hambatan signifikan. Kendala utama meliputi kurangnya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja. Selain itu, keterbatasanProgram coaching menghadapi beberapa hambatan signifikan. Kendala utama meliputi kurangnya dukungan dan kolaborasi dari rekan kerja. Selain itu, keterbatasan
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Metode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif cross‑sectional dengan 112 responden wanita berusia 18–59 tahun yang dipilih melaluiMetode penelitian yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif cross‑sectional dengan 112 responden wanita berusia 18–59 tahun yang dipilih melalui
UNIVEDUNIVED 05 Kel. Talang Benih. Peneliti menggunakan teori Yaumil Achir, CA yang membahas tiga pola pengasuhan, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan05 Kel. Talang Benih. Peneliti menggunakan teori Yaumil Achir, CA yang membahas tiga pola pengasuhan, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan
PANCASILAPANCASILA Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi peningkatan produktivitas karyawan. Dari temuanHasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan praktis bagi pihak manajemen dalam menyusun strategi peningkatan produktivitas karyawan. Dari temuan
UNIVEDUNIVED Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus dilakukan dua kali pertemuan.Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus dilakukan dua kali pertemuan.