ISTAZISTAZ

PUDAK: Local Wisdom Community JournalPUDAK: Local Wisdom Community Journal

Program kegiatan pendampingan guru PAUD di wilayah Kabupaten Gresik di setiap Kecamatan memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri, terdapat 2 - 5 satuan pada masing-masing Kecamatan di Kabupaten Gresik memiliki persoalan yang hampir sama dengan satuan lainnya yakni dalam hal kurang memiliki semangat dalam daya saing antara satuan satu dengan satuan yang lain, kurang teraturnya tata administrasi, serta kurangnya pemahaman guru PAUD terhadap pengembangan media pembelajaran Anak Usia Dini. Tujuan dari kegiatan pendampingan guru PAUD di masing-masing Kecamatan ini adalah untuk; 1) Menguatkan dan memberdayakan, 2) Melaksanakan promosi terintegrasi satuan, 3) Memberikan workshop dan pelatihan berupa pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) yang disesuaikan dengan Kurikulum 13 dan model pembelajaran pendidikan anak usia dini. Sasaran kegiatan pendampingan guru PAUD ini adalah mengelola satuan PAUD yang berlokasi di setiap Kecamatan. Pengabdian ini menggunakan metode deskriptif mengenai gambaran yang nyata di satuan pendidikan yang berupa penyampaian materi, penugasan, tanya jawab dan diskusi, workshop pembagian ke dalam kelompok kecil, pelatihan pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) yang fokus utama untuk Anak Usia Dini (AUD). Hasil yang diharapkan adalah terlaksananya program Manajemen Berbasis Satuan (MBS) dari kegiatan pemberdayaan, program promosi diintegrasikan dengan satuan serta meningkatnya pemahaman guru-guru terhadap pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE) bagi Anak Usia Dini. Kegiatan pendampingan guru PAUD ini harapannya mendapatkan apresiasi yang baik dari pihak satuan di Kabupaten Gresik dan seluruh pendidik maupun tenaga pendidik memiliki makna strategis berkaitan dengan peningkatan kualitas PAUD di Kabupaten Gresik tersebut.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan.Terlaksananya kegiatan Manajemen Berbasis Satuan (MBS) dengan terpenuhinya data profil sekolah, potensi, kendala, dan kebutuhan serta sistem database yang lengkap di satuan PAUD Kabupaten Gresik.Kegiatan promosi terintegrasi berhasil dilaksanakan dan meningkatkan kemampuan guru dalam membuat Alat Permainan Edukatif (APE) melalui workshop yang sesuai dengan Kurikulum 13 dan model pembelajaran anak usia dini.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pendampingan MBS terhadap kinerja manajerial kepala satuan PAUD dan kualitas administrasi sekolah setelah satu tahun pelaksanaan, agar dapat diketahui keberlanjutan perubahan yang terjadi. Kedua, sebaiknya dikembangkan studi tentang efektivitas media promosi terintegrasi berbasis budaya lokal dalam menarik minat masyarakat, dengan membandingkan satuan yang menggunakan tema lokal dan yang tidak, untuk mengukur relevansi dan daya tarik promosi terhadap komunitas sekitar. Ketiga, perlu dirancang penelitian tentang pengaruh penggunaan APE hasil pelatihan terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini, dengan pendekatan observasi kelas jangka panjang untuk melihat hubungan antara kreativitas guru dalam membuat media dan capaian perkembangan anak, sehingga dapat diperoleh bukti empiris tentang manfaat pelatihan bagi kualitas pembelajaran.

Read online
File size374.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test