IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI
Comm-EduComm-EduInterpersonal Skill menjadi keterampilan seseorang yang melekat pada setiap pribadi dalam persentuhannya dengan masyarakat (baik individu maupun kelompok) termasuk bagi para siswa Diktuk Polri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak dari pelatihan keterampilan Interpersonal Skill siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Metode deskriptif ini digunakan untuk mendeskripsikan hasil dari penelitian yang telah ditemukan dari lapangan dan dianalisis dengan menggunakan beberapa teori yang relevan. Penelitian ini dilaksanakan di SPN POLDA Jawa Barat dengan partisipan 150 siswa Diktuk BA Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Interpersonal Skill dapat membentuk polisi yang mahir, terpuji, patuh hukum dan unggul dengan evaluasi hasil pelatihan yang menunjukkan distribusi nilai siswa antara kurang memuaskan hingga sangat memuaskan.
Pelatihan keterampilan Interpersonal Skill merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan nonformal Polri.Kegiatan pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi peserta pelatihan, terwujud dalam peningkatan performa siswa yang menunjukkan rata‑rata hasil sangat memuaskan.Keterampilan Interpersonal Skill yang terasah mampu menambah kompetensi komunikasi, kematangan emosional, serta kemampuan adaptasi di lingkungan kerja, sehingga kontribusi pemangku kepentingan Polri menjadi lebih efektif dan patuh hukum.
Sesuai kondisi saat ini, dapat dilakukan penelitian lanjutan dengan menanyakan: (1) bagaimana persepsi dan kepuasan peserta pelatihan terhadap metode dan materi pelatihan Interpersonal Skill? (2) apakah ada hubungan signifikan antara skor pelatihan Interpersonal Skill dengan kinerja operasional di lapangan setelah lulus? (3) bagaimana penerapan hasil pelatihan Interpersonal Skill pada situasi konflik atau interaksi publik, dan apakah hasilnya dapat meningkatkan tingkat kepuasan publik terhadap kepolisian?.
| File size | 184.79 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN Berdasarkan hasil uji validitas, video pembelajaran yang dibuat dengan Camtasia Studio terbukti layak dan efektif untuk mata pelajaran matematika kelasBerdasarkan hasil uji validitas, video pembelajaran yang dibuat dengan Camtasia Studio terbukti layak dan efektif untuk mata pelajaran matematika kelas
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Sebaliknya, penerapan pendekatan kontekstual dan pembelajaran diferensiasi melalui model permainan Snack Market Challenge pada Siklus 2 berhasil meningkatkanSebaliknya, penerapan pendekatan kontekstual dan pembelajaran diferensiasi melalui model permainan Snack Market Challenge pada Siklus 2 berhasil meningkatkan
DIGLOSIA UNMULDIGLOSIA UNMUL Tingkat ketuntasan belajar naik dari 25% menjadi 91,7%. Uji t menghasilkan 0,000 menandakan adanya perbedaan bermakna antarsiklus. Aplikasi E-SrambahanTingkat ketuntasan belajar naik dari 25% menjadi 91,7%. Uji t menghasilkan 0,000 menandakan adanya perbedaan bermakna antarsiklus. Aplikasi E-Srambahan
UMSUUMSU Secara kuantitatif, terjadi peningkatan rata-rata nilai siswa dari 72,1 menjadi 84,7 setelah penerapan model, dengan hasil uji t menunjukkan signifikansiSecara kuantitatif, terjadi peningkatan rata-rata nilai siswa dari 72,1 menjadi 84,7 setelah penerapan model, dengan hasil uji t menunjukkan signifikansi
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Terpenuhinya kebutuhan pangan setelah adanya program ini disebabkan oleh bantuan dan penyaluran bibit yang merata sehingga meningkatkan ketersediaan hasilTerpenuhinya kebutuhan pangan setelah adanya program ini disebabkan oleh bantuan dan penyaluran bibit yang merata sehingga meningkatkan ketersediaan hasil
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan penyajian berupa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan BahasaPenelitian ini menggunakan metode literature review dengan penyajian berupa deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Bahasa
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Terkahir dilakukan verifikasi dan penarikan kesimpulan agar mendapatkan data yang sesuai dan akurat sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkanTerkahir dilakukan verifikasi dan penarikan kesimpulan agar mendapatkan data yang sesuai dan akurat sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penggerakan dilakukan melalui upaya motivasi yang dilakukan oleh pamong dan tutor pada kegiatan sosialisasi, pembelajaran intrakurikuler/akademik, secaraPenggerakan dilakukan melalui upaya motivasi yang dilakukan oleh pamong dan tutor pada kegiatan sosialisasi, pembelajaran intrakurikuler/akademik, secara
Useful /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Elemen mendasar dari suatu kelompok adalah tokoh. Tokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakanElemen mendasar dari suatu kelompok adalah tokoh. Tokoh masyarakat, sebagaimana kita pahami secara kolektif, merupakan sebuah kelompok yang dapat digunakan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Metode penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan hasil mengamati, mendampingi, mendokumentasi serta wawancara terdapat hasilMetode penelitian kali ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan hasil mengamati, mendampingi, mendokumentasi serta wawancara terdapat hasil
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi danTeknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengecekan data menggunakan triangulasi dan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari di Desa Girimukti masih dikatakan belum optimal, sehingga perlu dilakukan peningkatan Pemanfaatan Program PekaranganPemanfaatan Pekarangan Pangan Lestari di Desa Girimukti masih dikatakan belum optimal, sehingga perlu dilakukan peningkatan Pemanfaatan Program Pekarangan