SINOMICSJOURNALSINOMICSJOURNAL

International Journal of Social Science, Education, Communication and EconomicsInternational Journal of Social Science, Education, Communication and Economics

Artikel ini menganalisis peran penganggaran politik dalam memperkuat sistem pemerintahan inklusif melalui tinjauan literatur. Temuan utama menunjukkan bahwa penganggaran politik merupakan alat penting yang tidak hanya mendukung fungsi-fungsi pemerintah tetapi juga menjadi pendorong transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola. Partisipasi publik dalam proses penganggaran dan pengawasan dipandang sebagai komponen kunci untuk memastikan inklusivitas dan responsivitas terhadap kebutuhan kelompok-kelompok marginal. Selain itu, penguatan kapasitas kelembagaan dan penegakan hukum yang ketat terhadap penyimpangan anggaran disebutkan sebagai aspek penting dalam meningkatkan penggunaan dana secara efektif. Kesimpulannya, peran penganggaran politik dalam meningkatkan sistem pemerintahan inklusif memerlukan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan dan komitmen terhadap peningkatan berkelanjutan dalam tata kelola keuangan publik.

Peran penganggaran politik dalam memperkuat sistem pemerintahan inklusif menunjukkan bahwa anggaran merupakan instrumen penting tidak hanya untuk mendukung fungsi-fungsi pemerintah tetapi juga untuk mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.Anggaran yang disiapkan dan dilaksanakan dengan baik dapat membuat pemerintah lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama kelompok-kelompok marginal.Oleh karena itu, peran penganggaran politik dalam memperkuat inklusivitas tidak boleh dianggap remeh.Studi ini juga menunjukkan bahwa partisipasi publik dalam proses penganggaran dan pengawasan sangat penting untuk memastikan inklusivitas dan transparansi.

Berdasarkan tinjauan literatur, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam penganggaran partisipatif di berbagai konteks negara, dengan fokus pada bagaimana melibatkan kelompok-kelompok marginal secara efektif. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak konkret dari transparansi anggaran terhadap akuntabilitas dan kepercayaan publik. Ketiga, penelitian kualitatif dapat mengeksplorasi peran lembaga legislatif dalam pengawasan anggaran, serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pengawasan tersebut. Pengembangan penelitian ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana penganggaran politik dapat digunakan untuk memperkuat sistem pemerintahan inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  1. OSF. osf doi.org/10.31227/osf.io/cy9deOSF osf doi 10 31227 osf io cy9de
Read online
File size300.46 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test