IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi, ruang lingkup pengembangan assessment kompetensi sikap terhadap pembelajaran PAI di SMP. Penilaian sikap tersebut memiliki beberapa teknik yang meliputi aspek spiritual dan sosial. Beberapa teknik tersebut diantaranya ialah teknik observasi, penilaian diri, penilaian teman sejawat, dan jurnal yang ditulis oleh guru. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan segala informasi mengenai aspek-aspek yang mendukung penelitian baik dari sumber naskah-naskah dan beberapa realitas. Alat-alat yang digunakan adalah informasi dari kegiatan pengamatan yang dilakukan peneliti pada SMP serta sumber referensi dari berbagai penelitian jurnal, skripsi, artikel ilmiah atau teks ilmiah yang berhubungan dengan judul penelitian yang dilakukan. Ada dua macam sumber dalam penelitian ini yakni sumber primer berupa hasil penelitian. Kedua ialah sumber sekunder, dimana sumber berasal dari sumber-sumber internet, artikel ilmiah, buku ataupun naskah dan lain sebagainya. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni penilaian terhadap kompetensi sikap pada pembelajaran PAI memiliki beberapa teknik yang diperlukan. Diantaranya, observasi, yakni hal yang menjadi kebutuhan pendidik. Artinya, pendidik melakukan pengamatan terhadap sikap yang menjadi kebiasaan peserta didik. Kedua, penilaian antar-teman yang mengetahui keseharian peserta didik karena teman ialah seseorang yang ditemui setiap harinya dan mengetahui karakter teman lainnya. Kemudian, penilaian diri untuk mengimplementasikan nilai kejujuran yang dibangun untuk menjadi identitas yang melekat terhadap peserta didik tersebut. Dan terakhir ialah jurnal guru. Hal tersebut dilakukan terhadap aspek sosial dan spiritual peserta didik.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penilaian kompetensi sikap dalam pembelajaran PAI memerlukan beberapa teknik yang esensial, termasuk observasi, penilaian antar-teman, penilaian diri, dan jurnal guru.Teknik-teknik ini penting untuk mengamati dan mengevaluasi aspek spiritual dan sosial peserta didik.Penerapan teknik-teknik ini membutuhkan pendidik untuk melakukan pengamatan terhadap kebiasaan peserta didik, memanfaatkan pengetahuan teman sebaya, mendorong kejujuran melalui penilaian diri, dan mencatat perkembangan peserta didik melalui jurnal guru.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan instrumen penilaian sikap yang lebih valid dan reliabel, khususnya yang mempertimbangkan konteks budaya dan karakteristik peserta didik di berbagai daerah. Kedua, perlu dilakukan penelitian komparatif untuk membandingkan efektivitas berbagai teknik penilaian sikap, seperti observasi, penilaian diri, dan penilaian antar-teman, dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan bagi guru PAI untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam melaksanakan penilaian sikap secara efektif dan komprehensif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas penilaian sikap dalam pembelajaran PAI, sehingga dapat membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan beriman serta bertaqwa kepada Allah SWT. Dengan demikian, pendidikan agama Islam dapat berperan optimal dalam membentuk generasi muda yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.

Read online
File size1.01 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test