JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subyek pada penelitian ini yaitu siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 59 orang. Siswa kelas eksperimen berjumlah 30 orang dan siswa kelas kontrol berjumlah 29 orang. Instrumen keterampilan berpikir kritis berupa tes pilihan ganda yang divalidasi melalui validitas ahli. Pengambilan data yang dilakukan menggunakan instrumen penelitian berupa Tes Pilihan Ganda, dan Analisis data menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas serta pengujian hipotesis menggunakan uji Independent sampel t-test yang dianalisis menggunakan SPSS Statistics versi 25. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan nilai signifikan 0,02 < 0,005 maka menerima hipotesis 𝐻𝑎 dan menolak 𝐻𝑜 , artinya bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis fenomena terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Berdasarkan pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis fenomena berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik SMA Negeri 1 Parigi Tengah.Hal ini didukung oleh nilai signifikansi Independent Sample T Test (0,02 < 0,05) yang menunjukkan penerimaan Ha.Oleh karena itu, terjadi peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan pada peserta didik yang diajarkan dengan model ini dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Penelitian yang telah dilakukan ini memberikan bukti kuat tentang manfaat model pembelajaran berbasis fenomena dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis. Untuk mengembangkan pemahaman lebih lanjut, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, akan sangat menarik untuk menyelidiki apakah model pembelajaran berbasis fenomena ini juga efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada mata pelajaran lain di luar fisika, seperti biologi, kimia, atau bahkan ilmu sosial, serta melihat penerapannya pada jenjang pendidikan yang berbeda, misalnya di sekolah dasar atau tingkat perguruan tinggi. Ini akan membantu kita memahami generalisasi model tersebut. Kedua, studi di masa depan dapat difokuskan pada pengukuran dampak jangka panjang dari model ini terhadap retensi keterampilan berpikir kritis siswa, serta bagaimana model ini memengaruhi pengembangan keterampilan abad ke-21 lainnya seperti kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, atau kolaborasi dalam tim. Penelitian semacam ini dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kontribusi model. Ketiga, mengingat pentingnya implementasi yang tepat, penelitian kualitatif atau studi kasus dapat dilakukan untuk menggali persepsi guru dan tantangan yang mereka hadapi saat menerapkan model pembelajaran berbasis fenomena ini di kelas. Selain itu, mengidentifikasi kompetensi guru kunci yang paling mendukung keberhasilan model ini dalam meningkatkan berpikir kritis siswa juga merupakan area yang berharga untuk diteliti. Dengan demikian, kita dapat merancang strategi pelatihan guru yang lebih efektif.
| File size | 340.31 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Berdasarkan hasil penelitian, hasil validasi ahli pembelajaran sebesar 93%, hasil validasi ahli media sebesar 96%, dan hasil validasi ahli materi sebesarBerdasarkan hasil penelitian, hasil validasi ahli pembelajaran sebesar 93%, hasil validasi ahli media sebesar 96%, dan hasil validasi ahli materi sebesar
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Data dikumpulkan melalui lembar pretest dan posttest. Berdasarkan analisis data siswa diperoleh nilai rata-rata dengan pretetst adalah 44, sedangkan rata-rataData dikumpulkan melalui lembar pretest dan posttest. Berdasarkan analisis data siswa diperoleh nilai rata-rata dengan pretetst adalah 44, sedangkan rata-rata
UNISSULAUNISSULA Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Inpres Lawua 1 yang berjumlah 25 orang, terdiri dari 13 siswa kelas eksperimen dan 12 siswa kelas kontrol. PengambilanSampel penelitian adalah siswa kelas V SD Inpres Lawua 1 yang berjumlah 25 orang, terdiri dari 13 siswa kelas eksperimen dan 12 siswa kelas kontrol. Pengambilan
STKIP JBSTKIP JB Teknik sampel bertujuan digunakan peneliti karena didasarkan oleh pertimbangan peneliti dan guru kelas. Adapan pertimbangan yang diperoleh adalah satuTeknik sampel bertujuan digunakan peneliti karena didasarkan oleh pertimbangan peneliti dan guru kelas. Adapan pertimbangan yang diperoleh adalah satu
STKIP JBSTKIP JB Dari undian sampel pertama dijadikan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X-3 yang berjumlah 37 peserta didik dengan pembelajaran menggunakan strategiDari undian sampel pertama dijadikan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas X-3 yang berjumlah 37 peserta didik dengan pembelajaran menggunakan strategi
UADUAD Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes berupa pilihan ganda sebanyak 20 item. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakanInstrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes berupa pilihan ganda sebanyak 20 item. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan
UNIDAUNIDA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pembelajaran dalam peningkatan penguasaan pada kosakata bahasa Arab menggunakan teknik flashcard.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya pembelajaran dalam peningkatan penguasaan pada kosakata bahasa Arab menggunakan teknik flashcard.
MAHADEWAMAHADEWA Data yang diperoleh akan diuji menggunakan uji ANAVA Dua Jalur dan uji lanjut yaitu uji Tukey. Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikanData yang diperoleh akan diuji menggunakan uji ANAVA Dua Jalur dan uji lanjut yaitu uji Tukey. Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan
Useful /
CITRABAKTICITRABAKTI Selain meningkatkan keterampilan teknis, pembelajaran ini juga menumbuhkan motivasi, antusiasme, dan kepercayaan diri siswa. Disimpulkan bahwa pembelajaranSelain meningkatkan keterampilan teknis, pembelajaran ini juga menumbuhkan motivasi, antusiasme, dan kepercayaan diri siswa. Disimpulkan bahwa pembelajaran
MAHADEWAMAHADEWA Prosedur penelitian ini adalah (1) latar belakang perancangan, (2) konsep perancangan, (3) hasil eksplorasi, (4) desain produk, (5) produk akhir, (6) ringkasanProsedur penelitian ini adalah (1) latar belakang perancangan, (2) konsep perancangan, (3) hasil eksplorasi, (4) desain produk, (5) produk akhir, (6) ringkasan
UNIVEDUNIVED Hasil menunjukkan bahwa kegiatan gerak dan lagu dapat meningkatkan motorik kasar anak usia dini di Paud Dahlia II. Gerak dan lagu dapat meningkatkan motorikHasil menunjukkan bahwa kegiatan gerak dan lagu dapat meningkatkan motorik kasar anak usia dini di Paud Dahlia II. Gerak dan lagu dapat meningkatkan motorik
MAHADEWAMAHADEWA Literature yang diperoleh disintesakan sehingga dapat menjelaskan pemanfaatan dan bioaktivitas SC. Tanaman SC memiliki bunga yang indah sehingga mudahLiterature yang diperoleh disintesakan sehingga dapat menjelaskan pemanfaatan dan bioaktivitas SC. Tanaman SC memiliki bunga yang indah sehingga mudah