UNMUNM

Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development

Penelitian ini bertujuan untuk mendukung keluarga dengan anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan Down Syndrome, melalui penerapan terapi bermain theraplay. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus, penelitian ini melibatkan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan keluarga anak berkebutuhan khusus. Asesmen dilakukan berdasarkan sembilan aspek Family Quality of Life (FQoL), mengidentifikasi masalah seperti perbedaan pola asuh antara orangtua, keterbatasan waktu, dan penolakan terhadap anak berkebutuhan oleh saudara kandung. Intervensi mencakup dua sesi: diskusi keluarga untuk membahas masalah dan sesi theraplay untuk membangun interaksi positif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan komunikasi dan kerja sama antara orang tua, pemahaman yang lebih baik antar anggota keluarga, serta terciptanya lingkungan keluarga yang positif. Melalui kegiatan bermain bersama, keluarga membangun hubungan yang lebih erat dan suasana yang hangat serta mendukung. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan terapi berbasis permainan seperti theraplay dalam memperbaiki dinamika keluarga dan mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman tentang intervensi holistik untuk keluarga dengan tantangan serupa.

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan terhadap anak dan orang tua, kelompok maka dapat disimpulkan bahwa keluarga tersebut memiliki permasalahan sebagai berikut.(1) Pola asuh kedua orang tua dimana Ibu lebih cenderung menerapkan pola asuh demokratis, sementara Ayah lebih cenderung menerapkan pola asuh permisif.Tidak adanya kesepakatan pola asuh terhadap anak menyebabkan kurangnya komunikasi dan kebersamaan di keluarga, (2) Sedikitnya waktu anak dan orang tua beraktifitas di luar rumah karena kesibukan orangtua pada pembagian tugasnya masing-masing, serta (3) Penolakan atas kondisi Fathan yang memiliki kebutuhan khusus oleh kakak kedua.Berangkat dari permasalah yang di dapat berdasarkan hasil asesmen, kelompok mencoba membantu keluarga tersebut dengan cara malakukan konseling keluarga.Terapi yang digunakan dalam pelaksanaan konseling keluarga adalah “theraplay.Hasil dari pelaksanaan konseling keluarga yaitu ayah dan ibu belajar untuk bekerjasama dalam menghadapi anak seperti pada permainan yang dilakukan.Ayah dan ibu yang sebelumnya hampir tidak pernah bersama melakukan kegiatan dengan Fathan pada saat bermain dalam sesi terapi ayah dan ibu terlihat mau belajar untuk bekerjasama.Selama ini, ayah berasumsi bahwa ketika ayah ada dirumah, Fathan tidak bisa belajar bersama ibu yang tegas.Karena jika ada ayah, Fathan akan lebih sering menunjukkan sikap manja.Oleh karena itu, ayah memberi toleransi waktu ibu bersama Fathan dan ayah beraktifitas diluar rumah.Dari kegiatan tersebut, team konselor berupaya membangun interaksi dan komunikasi yang postif dalam keluarga.Melalui kegiatan bermain bersama, keluarga dapat merasakan suasana keakraban dan kehangatan dalam keluarga.Fathan juga terlihat antusias bermain bersama ayah dan ibu.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi bagaimana theraplay dapat diterapkan pada keluarga dengan latar belakang budaya yang beragam atau dalam masyarakat dengan sistem sosial yang berbeda. Kedua, penelitian dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang theraplay terhadap perkembangan anak dan dinamika keluarga. Ketiga, penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar diperlukan untuk meningkatkan kekuatan statistik dan generalisasi hasil. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami efektivitas theraplay dalam mendukung keluarga dengan anak berkebutuhan khusus.

  1. Penerapan Metode Bimbingan Konseling Theraplay Pada Keluarga Anak Down Syndrom | Mutahara B | Indonesian... doi.org/10.26858/ijosc.v4i3.68759Penerapan Metode Bimbingan Konseling Theraplay Pada Keluarga Anak Down Syndrom Mutahara B Indonesian doi 10 26858 ijosc v4i3 68759
  2. Self-Acceptance Stage Ibu yang memilili Anak Down Syndrome | Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial.... doi.org/10.38035/jmpis.v6i1.3475Self Acceptance Stage Ibu yang memilili Anak Down Syndrome Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial doi 10 38035 jmpis v6i1 3475
  3. Penerapan Metode Bimbingan Konseling Theraplay Pada Keluarga Anak Down Syndrom | Mutahara B | Indonesian... ojs.unm.ac.id/ijosc/article/view/68759Penerapan Metode Bimbingan Konseling Theraplay Pada Keluarga Anak Down Syndrom Mutahara B Indonesian ojs unm ac ijosc article view 68759
  4. Comparison of the Effectiveness of Parent-Child Relationship-Based Play Therapy and Attachment-Based... doi.org/10.61838/kman.aftj.6.1.3Comparison of the Effectiveness of Parent Child Relationship Based Play Therapy and Attachment Based doi 10 61838 kman aftj 6 1 3
Read online
File size244.28 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test