UNMUNM

Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development

Keterampilan komunikasi interpersonal adalah aspek penting dalam perkembangan pribadi, sosial, dan akademik siswa. Bimbingan pribadi-sosial memiliki peran signifikan dalam membantu siswa mengatasi masalah pribadi dan sosial serta menyesuaikan diri dengan lingkungan keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bimbingan pribadi-sosial dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa, khususnya dalam membangun komunikasi efektif dan hubungan yang sehat. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan meninjau literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan pribadi-sosial berkontribusi positif terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Layanan ini membantu siswa dalam aspek pertumbuhan pribadi, pemahaman diri, komunikasi sehat, pembentukan perilaku baru, ekspresi diri, ketahanan, dan pengembangan kompetensi. Dengan bimbingan pribadi-sosial, siswa mampu mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik, yang berdampak positif pada hubungan sosial dan mengurangi risiko kegagalan dalam tugas perkembangan individu. Oleh karena itu, konselor disarankan untuk memaksimalkan layanan bimbingan pribadi-sosial demi meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa.

Bimbingan pribadi-sosial membantu siswa menghadapi masalah pribadi dan sosial, beradaptasi dengan lingkungan keluarga dan masyarakat, serta memilih grup sosial dan aktivitas sosial yang bermanfaat.Penggunaan bimbingan pribadi-sosial bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, membangun hubungan, dan menumbuhkan rasa hormat terhadap diri sendiri dan orang lain.Bimbingan pribadi-sosial berperan signifikan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa, yang pada gilirannya dapat berdampak positif pada perkembangan pribadi, sosial, dan akademik siswa, serta mengurangi risiko terjadinya kegagalan dalam tugas perkembangan individu.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik dalam layanan bimbingan pribadi-sosial yang paling efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik siswa seperti usia, jenis kelamin, dan latar belakang sosial-ekonomi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak intervensi bimbingan pribadi-sosial terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa secara lebih objektif, menggunakan instrumen yang terstandarisasi dan valid. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam mengikuti layanan bimbingan pribadi-sosial, serta bagaimana layanan tersebut membantu mereka mengatasi tantangan komunikasi interpersonal dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggabungkan hasil penelitian kuantitatif dan kualitatif, pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran bimbingan pribadi-sosial dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa dapat diperoleh, sehingga dapat memberikan dasar bagi pengembangan program bimbingan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa.

  1. Peran Bimbingan Pribadi-Sosial dalam Keterampilan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik | Rahman | Indonesian... doi.org/10.26858/ijosc.v4i3.68769Peran Bimbingan Pribadi Sosial dalam Keterampilan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik Rahman Indonesian doi 10 26858 ijosc v4i3 68769
Read online
File size203.91 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test