IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamDi era digital ini, perkembangan teknologi berkembang sangat pesat. Masyarakat sangat mudah untuk mendapatkan hal-hal yang disuka hingga muncul efek negatif dan positif. Melihat perkembangan tersebut bisa berdampak negatif yang tidak kalah banyak dari dampak positif. Generasi yang rentan pada pengaruh-pengaruh negatif adalah remaja dan berakibat degradasi moral. Perkembangan teknologi yang sangat pesat ini bisa memicu celah untuk melakukan hal-hal yang merugikan orang lain dan hal-hal kejahatan. Degradasi moral ini sangat sulit jika hanya mengandalkan teori-teori tertentu. Dalam agama Islam terdapat ajaran akidah akhlak yang diharapkan mampu memberikan solusi terhadap masalah degradasi moral tersebut. Strategi ini dapat berupa pemahaman terhadap remaja tentang akidah akhlak dan bimbingan dalam menyelesaikan persoalan diri. Generasi digital ini juga harus bisa merubah dirinya menjadi pribadi yang unggul dengan memiliki mental yang baik.
Era digital menimbulkan degradasi moral terutama di kalangan remaja karena kemudahan akses dan ketergantungan terhadap teknologi.Faktor utama degradasi moral meliputi kurangnya pendidikan moral awal, individualisasi yang berlebihan, dan pengaruh media yang tidak sehat.Solusi yang disarankan adalah memperkuat pendidikan moral melalui akidah akhlak Islam, melibatkan keluarga dan lingkungan sosial, serta menerapkan regulasi dan pembatasan penggunaan media digital bagi remaja.
Pertanyaan penelitian berikut dapat menjadi arah studi lanjutan: Bagaimana pengaruh pendekatan pendidikan moral berbasis akidah akhlak terhadap peningkatan kesadaran etika digital pada remaja di sekolah menengah? Bagaimana interaksi antara regulasi penggunaan media digital dan keterlibatan keluarga memitigasi perilaku kriminal online di kalangan remaja? Apakah model intervensi berbasis komunitas yang menggabungkan nilai-nilai tradisional dan teknologi dapat secara signifikan menurunkan tingkat konflik sosial dan perilaku menunggakan di antara pelajar? Penelitian-penelitian ini akan memperkaya pemahaman tentang mekanisme sosial dan budaya yang memengaruhi moralitas digital serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih terarah.
| File size | 452.53 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Pendidikan modern dituntut untuk mencetak individu yang matang secara emosional dan moral, mengingat tantangan seperti degradasi moral dan peningkatanPendidikan modern dituntut untuk mencetak individu yang matang secara emosional dan moral, mengingat tantangan seperti degradasi moral dan peningkatan
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Abdul Halim merupakan tokoh modern pembaharu pendidikan Islam di Indonesia yang pemikirannya berlandaskan konsep al‑Salam, yakni membimbing manusia mencapaiAbdul Halim merupakan tokoh modern pembaharu pendidikan Islam di Indonesia yang pemikirannya berlandaskan konsep al‑Salam, yakni membimbing manusia mencapai
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Dengan menanamkan konsep penerimaan diri, remaja diajarkan untuk menghargai keunikan diri mereka dan tidak mudah terpengaruh oleh standar sosial yang tidakDengan menanamkan konsep penerimaan diri, remaja diajarkan untuk menghargai keunikan diri mereka dan tidak mudah terpengaruh oleh standar sosial yang tidak
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada studi Islam, menghadapi kebutuhan untuk menyediakanInstitut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi yang berfokus pada studi Islam, menghadapi kebutuhan untuk menyediakan
UMBUMB 0 di Pondok Pesantren Ar-Raudhah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan mengacu pada studi kasus. Pengumpulan data dilakukan0 di Pondok Pesantren Ar-Raudhah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan mengacu pada studi kasus. Pengumpulan data dilakukan
ALFITHRAHALFITHRAH Tujuan penanaman nilai‑nilai tersebut meliputi pembangunan kebangsaan multikultural, peradaban bangsa yang cerdas dan berbudaya, serta pembentukan wargaTujuan penanaman nilai‑nilai tersebut meliputi pembangunan kebangsaan multikultural, peradaban bangsa yang cerdas dan berbudaya, serta pembentukan warga
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kegiatan-kegiatan ini membentuk nilai-nilai karakter seperti religiusitas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, kemandirian, komunikasi, rasaKegiatan-kegiatan ini membentuk nilai-nilai karakter seperti religiusitas, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian, kemandirian, komunikasi, rasa
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Hasil penelitian menunjukkan bahwa landasan syariah sistem pembayaran cashless di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar didasarkan pada prinsip amanah sebagaimanaHasil penelitian menunjukkan bahwa landasan syariah sistem pembayaran cashless di Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar didasarkan pada prinsip amanah sebagaimana
Useful /
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Tujuan dari kajian diantaranya untuk mengetahui dasar-dasar sumber daya manusia dalam al quran dan hadist, untuk mengetahui karakteristik sumber daya manusiaTujuan dari kajian diantaranya untuk mengetahui dasar-dasar sumber daya manusia dalam al quran dan hadist, untuk mengetahui karakteristik sumber daya manusia
INSANPRIMAMUINSANPRIMAMU Penelitian ini dilaksanakan dalam rentang waktu ± lima bulan. Dari hasil observasi dapat dilihat bahwa pelaksanaan pendidikan akhlak melalui kegiatanPenelitian ini dilaksanakan dalam rentang waktu ± lima bulan. Dari hasil observasi dapat dilihat bahwa pelaksanaan pendidikan akhlak melalui kegiatan
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pendidikan Islam tidak perlu berjalan dalam jalur eksklusif, melainkan terbuka untuk dikembangkan melalui pendekatan keilmuan modern seperti neurosains,Pendidikan Islam tidak perlu berjalan dalam jalur eksklusif, melainkan terbuka untuk dikembangkan melalui pendekatan keilmuan modern seperti neurosains,
JOURNALMPCIJOURNALMPCI Metode: Desain kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional dilakukan pada periode Januari–Agustus 2023. Populasi penelitian adalah seluruh pasienMetode: Desain kuantitatif dengan pendekatan cross‑sectional dilakukan pada periode Januari–Agustus 2023. Populasi penelitian adalah seluruh pasien