UNRAMUNRAM

AGROTEKSOSAGROTEKSOS

Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas air limbah pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Puskesmas Gunungsari, Lombok Barat dengan sistem biofilter aerob, anaerob, dan membran bioreaktor (MBR). Parameter yang diujikan adalah keasaman (pH), Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), dan total coliform sesuai baku mutu Permen Lingkungan Hidup Nomor 11 Tahun 2025. Serta mengevaluasi efektivitas penambahan kaporit (Ca(ClO)₂) dalam menurunkan total coliform pada outlet IPAL.

IPAL Puskesmas Gunungsari berhasil menurunkan parameter limbah sesuai baku mutu yang berlaku secara umum.BOD turun drastis dari 10,8 menjadi 1,53–1,55 mg/L, jauh di bawah standar 30 mg/L.COD stabil 3,90–14,1 mg/L memenuhi batas 100 mg/L dengan baik.TSS tetap stabil 2,50 mg/L sejak inlet hingga outlet, menunjukkan filtrasi efektif.pH netral 6–9 mendukung proses biologis optimal yang berjalan lancar.000, namun lonjakan stunting menjadi tantangan sendiri.Kaporit dosis 1,5 g/L efektif mencapai <1,8 MPN/100 mL dengan ANOVA F = 320, bukti ilmiah yang sangat signifikan.

Untuk meningkatkan pengelolaan limbah fasilitas kesehatan berkelanjutan, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem desinfeksi terkontrol yang lebih efektif dan efisien. Selain itu, studi tentang variasi waktu kontak dan dosis kaporit dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam proses desinfeksi dan optimasi kinerjanya. Pendekatan berbasis risiko juga dapat diterapkan untuk memastikan keamanan lingkungan masyarakat di Kabupaten Lombok Barat dalam jangka panjang.

Read online
File size290.29 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test