UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Kecamatan Penajam merupakan wilayah terluas di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan luas sebesar 1.207,234 km2. Ibukota Kabupaten PPU ini memiliki jumlah penduduk sebesar 86.040 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,45%. Pertambahan jumlah penduduk yang meningkat setiap tahunnya mengarah pada munculnya permasalahan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk aktivitas domestik dan non domestik. Pada tahun 2021, terdapat 64% penduduk Kecamatan Penajam yang belum mampu dilayani oleh Perumda Air Minum Danum Taka. Untuk meningkatkan presentase cakupan pelayanan air bersih tentunya perlu dilakukan analisis terkait proyeksi penambahan jumlah penduduk di Kecamatan Penajam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi kebutuhan air bersih jangka pendek dan jangka menengah di Kecamatan Penajam. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan beberapa tahapan analisis yaitu pengumpulan data, analisis proyeksi jumlah penduduk, analisis proyeksi kebutuhan air, analisis kapasitas produksi dan potensi air di Kecamatan Penajam. Hasil yang diperoleh dari analisis proyeksi jumlah penduduk Kecamatan Penajam pada tahun 2041 mencapai 179.661 jiwa dan dibutuhkan air bersih guna memenuhi kegiatan domestik dan non domestik mencapai 257,61 liter/detik. Kondisi ini belum sebanding dengan kapasitas produksi air bersih di Kecamatan Penajam yang hanya mencapai 76,09 liter/det. Kondisi ini seharusnya dapat diatasi dengan meningkatkan kapasitas produksi, melihat potensi sumber air di Kecamatan Penajam yang mencapai 350 liter/detik. Apabila dibandingkan antara kebutuhan dan potensi air bersih di Kecamatan Penajam, diperoleh titik seimbang pada tahun 2041.

Berdasarkan analisis proyeksi peningkatan jumlah penduduk, pada tahun 2041 jumlah penduduk Kecamatan Penajam mencapai 179.661 jiwa, dengan kebutuhan air bersih sebesar 257,61 liter/detik.Kebutuhan ini belum sebanding dengan kapasitas produksi air bersih yang hanya 76,09 liter/detik.Kondisi ini dapat diatasi dengan meningkatkan kapasitas produksi air bersih, memanfaatkan potensi sumber air yang ada di Kecamatan Penajam.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efisiensi penggunaan air pada sektor domestik dan non-domestik di Kecamatan Penajam, termasuk potensi penerapan teknologi hemat air untuk mengurangi konsumsi air. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi dan evaluasi sumber-sumber air alternatif yang belum dimanfaatkan secara optimal, seperti air hujan atau air limbah yang diolah kembali, untuk diversifikasi sumber air bersih. Ketiga, penting untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air di Kecamatan Penajam, termasuk potensi kekeringan atau banjir, serta mengembangkan strategi adaptasi yang sesuai untuk memastikan keberlanjutan pasokan air bersih di masa depan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang komprehensif dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam pengelolaan sumber daya air di Kecamatan Penajam, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Read online
File size438.51 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test