FISIP UNMULFISIP UNMUL

Progress in Social DevelopmentProgress in Social Development

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penambangan batu bara terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat di Kecamatan Sangatta, Kabupaten Kutai Timur. Penambangan, sebagai salah satu sektor kunci penggerak pembangunan ekonomi regional, juga menimbulkan berbagai isu terkait perubahan sosial, ketimpangan ekonomi, dan degradasi lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif, yaitu pengumpulan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik melalui kuesioner. Penelitian melibatkan 30 responden yang ditentukan dengan purposive sampling, yaitu pemilihan sengaja berdasarkan kriteria tertentu yaitu, warga yang tinggal di sekitar area pertambangan yang dianggap paling terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 66,67% responden berada dalam rentang usia 19-31 tahun, dengan mayoritas menyatakan bahwa mereka memperoleh manfaat ekonomi dari peningkatan kesempatan kerja (76,67%), diikuti oleh peningkatan usaha lokal (13,33%) dan pengembangan infrastruktur (6,67%). Dari aspek sosial, sebagian besar responden (46,67%) menilai tingkat kejahatan atau masalah sosial tetap sama, meskipun 6,67% menganggapnya meningkat. Sementara itu, dari perspektif ekonomi regional, 70% responden mencatat kenaikan signifikan harga tanah dan properti, berkisar antara 50-100% atau bahkan lebih tinggi. Dampak lingkungan yang dilaporkan oleh masyarakat meliputi polusi udara, degradasi lahan, dan gangguan sumber daya air. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun penambangan memberikan kontribusi ekonomi bagi sebagian besar warga, juga terdapat konsekuensi dalam bentuk ketimpangan sosial dan tekanan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan penambangan yang lebih berkelanjutan, dengan mempertimbangkan keseimbangan antara manfaat ekonomi, stabilitas sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas penambangan batu bara di Sangatta, Kutai Timur, memiliki dampak positif terhadap ekonomi melalui peningkatan kesempatan kerja, pendapatan rumah tangga, dan pengembangan usaha lokal, tetapi juga menimbulkan masalah sosial berupa perubahan struktur masyarakat dan dampak lingkungan yang serius seperti deforestasi, polusi air dan udara, serta ancaman terhadap biodiversitas.Meskipun sebagian besar responden tidak melaporkan masalah kesehatan langsung, risiko jangka panjang dari paparan polutan masih perlu ditangani.Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih ketat dari pemerintah daerah, program reklamasi dan CSR yang lebih efektif dari perusahaan, serta studi lebih lanjut tentang dampak kesehatan dan distribusi manfaat ekonomi untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di daerah pertambangan.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang distribusi manfaat ekonomi dari aktivitas penambangan batu bara di Sangatta, khususnya terkait dengan bagaimana manfaat tersebut didistribusikan di antara berbagai kelompok masyarakat. Kedua, penting untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana perusahaan penambangan dapat meningkatkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pengambilan keputusan terkait pengelolaan sumber daya alam. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan strategi komunikasi yang efektif antara perusahaan penambangan dan masyarakat lokal untuk mengurangi potensi konflik dan meningkatkan pemahaman tentang dampak lingkungan dari aktivitas penambangan.

  1. Progress in Social Development. impact coal mining socio economic conditions community sangatta east... doi.org/10.30872/psd.v6i2.168Progress in Social Development impact coal mining socio economic conditions community sangatta east doi 10 30872 psd v6i2 168
Read online
File size412.59 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test