UM-SORONGUM-SORONG
Casuarina: Environmental Engineering JournalCasuarina: Environmental Engineering JournalAir limbah domestik yang dihasilkan oleh kawasan industri, meskipun tidak berasal langsung dari proses produksi, tetap berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Limbah ini umumnya mengandung polutan organik, nutrien, minyak dan lemak, serta mikroorganisme patogen. Apabila tidak diolah secara tepat, pembuangan limbah ke badan air dapat meningkatkan kadar BOD, COD, TSS, Minyak dan Lemak, Ammonia, dan Total Coliform, yang berdampak pada penurunan kualitas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di MGS Menggung PT Pertamina EP Cepu dengan memanfaatkan data primer melalui observasi lapangan dan wawancara, serta data sekunder berupa hasil uji laboratorium periode Juli–Desember 2024. Evaluasi dilakukan terhadap enam parameter kualitas air limbah, yaitu Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), Total Suspended Solids (TSS), minyak dan lemak, Ammonia, serta Total Coliform. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata efisiensi penurunan BOD sebesar 42,8% dan COD sebesar 52,31%, yang tergolong cukup efektif. Sebaliknya, efisiensi penurunan TSS (38,80%) dan Total coliform (39,32%) masih kurang optimal. Rendahnya efisiensi tersebut menunjukkan perlunya perbaikan pada unit sedimentasi dan desinfeksi. Oleh karena itu, disarankan penambahan proses koagulasi–flokulasi serta optimasi sistem klorinasi untuk meningkatkan kinerja IPAL agar hasil olahan memenuhi baku mutu air limbah domestik sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.
Evaluasi efektivitas kinerja IPAL Domestik MGS Menggung PT.Pertamina EP Cepu menunjukkan bahwa efisiensi penghilangan Total Suspended Solid (TSS) dan Total Coliform masih kurang optimal.Meskipun demikian, hasil pemantauan kualitas effluent masih berada di bawah baku mutu yang ditetapkan, sehingga IPAL masih berfungsi sesuai regulasi.Oleh karena itu, perbaikan difokuskan untuk meningkatkan efektivitas pengolahan IPAL melalui penambahan proses koagulasi dan flokulasi serta penggantian tangki klorin.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk meningkatkan pengelolaan air limbah domestik di kawasan industri. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai optimasi proses koagulasi-flokulasi, termasuk pemilihan jenis koagulan dan flokulan yang paling efektif serta penentuan dosis yang tepat untuk meningkatkan efisiensi penurunan TSS. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada pengembangan sistem desinfeksi alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efektif dalam menurunkan kadar Total Coliform, seperti penggunaan teknologi UV atau ozonasi. Ketiga, penting untuk mengkaji pengaruh variasi beban organik dan hidrolik terhadap kinerja IPAL, serta mengembangkan model prediksi kinerja IPAL yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih baik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan pengelolaan air limbah domestik di kawasan industri, sehingga dapat melindungi kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
| File size | 1.69 MB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UMGUMG Secara keseluruhan, sistem bioflok efektif dalam menjaga kualitas air dan mendukung pertumbuhan ikan lele (Clarias sp. ). Hasil penelitian menunjukkanSecara keseluruhan, sistem bioflok efektif dalam menjaga kualitas air dan mendukung pertumbuhan ikan lele (Clarias sp. ). Hasil penelitian menunjukkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkanTempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat menimbulkan berbagai potensi pencemaran air tanah dan udara. Pencemaran air tanah merupakan masalah yang perlu mendapatkan
MALAHAYATIMALAHAYATI Pada waktu filtrasi 10 menit (P3 M10), kadar Fe turun menjadi 0,018 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 81. Kombinasi Ketiga MediaPada waktu filtrasi 10 menit (P3 M10), kadar Fe turun menjadi 0,018 mg/l dari 0,388 mg/l (P0), yang merupakan penurunan sebesar 81. Kombinasi Ketiga Media
MALAHAYATIMALAHAYATI Dari 1. 046 artikel yang diidentifikasi, 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kondisiDari 1. 046 artikel yang diidentifikasi, 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kondisi
POLBANPOLBAN Sistem kendali ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya, dengan karakteristik sistem non-linear dan pendekatan kendali Fuzzy Inference SystemSistem kendali ini merupakan pengembangan dari sistem sebelumnya, dengan karakteristik sistem non-linear dan pendekatan kendali Fuzzy Inference System
SARI MUTIARASARI MUTIARA Teknologi ini terbukti efektif secara visual dalam menjernihkan air, menghilangkan bau logam, dan mudah diaplikasikan menggunakan bahan-bahan lokal yangTeknologi ini terbukti efektif secara visual dalam menjernihkan air, menghilangkan bau logam, dan mudah diaplikasikan menggunakan bahan-bahan lokal yang
SARI MUTIARASARI MUTIARA Setiap anggota keluarga didorong untuk mengadopsi perilaku kebersihan dan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuanSetiap anggota keluarga didorong untuk mengadopsi perilaku kebersihan dan kesehatan secara mandiri. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
4141 Air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi utama bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Oleh karena itu, air harus dilindungi agar tetapAir merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi utama bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Oleh karena itu, air harus dilindungi agar tetap
Useful /
UMGUMG Dominasi mortalitas alami (M = 0,87) dibandingkan mortalitas penangkapan (F = 0,43) menegaskan bahwa dinamika populasi lebih dipengaruhi oleh faktor lingkunganDominasi mortalitas alami (M = 0,87) dibandingkan mortalitas penangkapan (F = 0,43) menegaskan bahwa dinamika populasi lebih dipengaruhi oleh faktor lingkungan
UM-SORONGUM-SORONG Sampling kualitas lingkungan dilakukan pada periode bulan basah (Februari–Maret 2023) di sembilan lokasi untuk air tanah, sepuluh lokasi untuk sampelSampling kualitas lingkungan dilakukan pada periode bulan basah (Februari–Maret 2023) di sembilan lokasi untuk air tanah, sepuluh lokasi untuk sampel
UM MetroUM Metro Tingginya permintaan bawang daun (Allium fistulosum, L. ) mendorong peningkatan budidaya secara intensif. Petani umumnya menggunakan pupuk kimia untukTingginya permintaan bawang daun (Allium fistulosum, L. ) mendorong peningkatan budidaya secara intensif. Petani umumnya menggunakan pupuk kimia untuk
UM MetroUM Metro Sebagai contoh, perumpamaan rumah laba-laba yang paling lemah dalam QS. Al-Ankabut: 41, tidak merujuk pada kerapuhan fisik benangnya, melainkan pada kerapuhanSebagai contoh, perumpamaan rumah laba-laba yang paling lemah dalam QS. Al-Ankabut: 41, tidak merujuk pada kerapuhan fisik benangnya, melainkan pada kerapuhan